PDIP Minta Pemerintah Libatkan Nelayan

Dythia Novianty, Agung Sandy Lesmana

Minggu, 24 April 2016 | 15:22 WIB
PDIP Minta Pemerintah Libatkan Nelayan
PDIP gelar Rapat Koordinasi Kemaritiman di Jakarta, Minggu (24/4/2016). (Suara.com/Kurniawan Mas'ud)

Suara.com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), meminta pemerintah melibatkan para nelayan untuk menyampaikan pendapatnya dalam masalah proyek reklamasi teluk Jakarta. Saat ini, pemerintah telah sepakat memoratorium proyek reklamasi hingga segala persyaratan pembangunan dipenuhi.

"Nelayan harus dilibatkan, diajak pendapatnya, pemerintah punya rencana begini, nelayan, masyarakat pesisir di DKI itu harus diajak," kata Ketua DPP PDIP Bidang Maritim dan Perikanan, Rokhim Dahuri di sela Rapat Koordinasi Kemaritiman di Grand Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Pusat, Minggu (24/4/2016)

Rokhim mengklaim, jika partainya sangat memihak kepada para nelayan yang dianggap sebagai pihak yang dirugikan dari proyek pembangunan 17 pulau buatan tersebut.

"Kita sangat memihak kepada nelayan. Tapi kan kita negara hukum. Jadi tidak bisa menolak itu berdasarkan emosi," ujarya.

Selain itu, dia juga meminta pemerintah harus melibatkan para pakar dan LSM yang konsen dalam bidang lingkungan. Rokhim berharap, pemerintah tidak hanya memprioritaskan kepentingan kalangan pengusaha yang menjadi pihak pengembang proyek reklamasi.

"Para pakar terus juga dilibatkan, tentunya pakar yang benar-benar pakar. Dari berbagai macam perguruan tinggi, LIPI, BPPT. Jangan lupa juga LSM seperti Walhi, LSM teluk jakarta, Kiara, KNTI. Mereka anak2 muda, sangat cerdas, baik dan mengedepankan kepentingan bangsa," papar Rokhim.

Lebih lanjut, dirinya mengaku, akan terus mengawal proyek reklamasi sampai ada keputusan apakah proyek tersebut dihentikan atau kembali dilanjutkan.

"Sudah pasti (pendampingan para nelayan)," kata dia.

Sebelumnya, pemerintah sepakat untuk menghentikan sementara proyek reklamasi Teluk Jakarta hingga semua persyaratan pembangunan dipenuhi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PDIP Ngomongin Ahok di Pertemuan 'Akbar'

PDIP Ngomongin Ahok di Pertemuan 'Akbar'

News | Minggu, 24 April 2016 | 14:30 WIB

Kebiasaan PDIP Akan Suruh Kandidat Cagub DKI Daftar Seleksi

Kebiasaan PDIP Akan Suruh Kandidat Cagub DKI Daftar Seleksi

News | Minggu, 24 April 2016 | 12:56 WIB

Puan Gantikan Megawati Buka Rakor Kemaritiman PDIP

Puan Gantikan Megawati Buka Rakor Kemaritiman PDIP

News | Minggu, 24 April 2016 | 10:47 WIB

Soal Reklamasi, Staf Khusus Menteri PUPR Bela Ahok

Soal Reklamasi, Staf Khusus Menteri PUPR Bela Ahok

News | Sabtu, 23 April 2016 | 15:39 WIB

Jika Reklamasi Tak Dikaji, Perekonomian Pulau Jawa akan Hancur

Jika Reklamasi Tak Dikaji, Perekonomian Pulau Jawa akan Hancur

News | Sabtu, 23 April 2016 | 14:26 WIB

KLHK: Moratorium Reklamasi untuk Lihat Hal yang Kurang

KLHK: Moratorium Reklamasi untuk Lihat Hal yang Kurang

News | Sabtu, 23 April 2016 | 13:23 WIB

Proyek Reklamasi Teluk Jakarta Dianggap Sudah Menyimpang

Proyek Reklamasi Teluk Jakarta Dianggap Sudah Menyimpang

News | Sabtu, 23 April 2016 | 11:39 WIB

Terkait Kasus Suap Reklamasi, KPK Periksa Bupati Tangerang

Terkait Kasus Suap Reklamasi, KPK Periksa Bupati Tangerang

News | Jum'at, 22 April 2016 | 11:18 WIB

Nelayan Muara Angke Sebut PT MWS Masih Beroperasi di Pulau G

Nelayan Muara Angke Sebut PT MWS Masih Beroperasi di Pulau G

News | Kamis, 21 April 2016 | 18:12 WIB

Pengembang Pulau G Klaim Telah Penuhi Izin Reklamasi

Pengembang Pulau G Klaim Telah Penuhi Izin Reklamasi

Bisnis | Kamis, 21 April 2016 | 14:14 WIB

Terkini

Lagu Anak-anak Berjaya Lagi! Sikilku Iso Muni Sabet AMI Awards 2026

Lagu Anak-anak Berjaya Lagi! Sikilku Iso Muni Sabet AMI Awards 2026

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 21:02 WIB

Ulasan Cerpen Senyum Karyamin: Ironi Kemiskinan dan Kritik Ahmad Tohari

Ulasan Cerpen Senyum Karyamin: Ironi Kemiskinan dan Kritik Ahmad Tohari

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 21:00 WIB

Isu Pengerahan Warga Berbayar Rp50 Ribu di Jogja, RANS Akui Rombak Ulang Agenda

Isu Pengerahan Warga Berbayar Rp50 Ribu di Jogja, RANS Akui Rombak Ulang Agenda

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 20:56 WIB

Puluhan Ribu TNI Dikerahkan Masuk Jakarta, Yusril Tegaskan Tak Ada Gejolak

Puluhan Ribu TNI Dikerahkan Masuk Jakarta, Yusril Tegaskan Tak Ada Gejolak

News | Rabu, 04 November 2026 | 20:50 WIB

9 Sabun Cuci Muka untuk Usia 40 Tahun ke Atas agar Kulit Cerah dan Kencang

9 Sabun Cuci Muka untuk Usia 40 Tahun ke Atas agar Kulit Cerah dan Kencang

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 20:45 WIB

Amnesty Desak Pemerintah Bentuk Komite Independen Usut Skandal Penyadapan

Amnesty Desak Pemerintah Bentuk Komite Independen Usut Skandal Penyadapan

News | Rabu, 04 November 2026 | 20:36 WIB

Fadli Zon Unggah Foto Pertemuan dengan Prabowo, Ada Seskab Teddy di Istana Merdeka

Fadli Zon Unggah Foto Pertemuan dengan Prabowo, Ada Seskab Teddy di Istana Merdeka

News | Rabu, 04 November 2026 | 20:31 WIB

Review Dive into You: Komedi Romantis dengan Premis Pertukaran Jiwa

Review Dive into You: Komedi Romantis dengan Premis Pertukaran Jiwa

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 20:26 WIB

Daftar Nama Kereta Api yang Tidak Jadi Diganti PT KAI Usai Tuai Protes

Daftar Nama Kereta Api yang Tidak Jadi Diganti PT KAI Usai Tuai Protes

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 20:23 WIB

Pemilik Kebun Sawit Eks Torganda Surati DPR-Komnas HAM: Kami Minta Hak-hak Masyarakat Dikembalikan

Pemilik Kebun Sawit Eks Torganda Surati DPR-Komnas HAM: Kami Minta Hak-hak Masyarakat Dikembalikan

Sumut | Rabu, 04 November 2026 | 20:22 WIB

×