KIPP: Jakarta Harus Berani Munculkan Figur Pemimpin Alternatif

Adhitya Himawan

Rabu, 27 April 2016 | 07:16 WIB
KIPP: Jakarta Harus Berani Munculkan Figur Pemimpin Alternatif
Sjafrie Samsoedin. [Facebook]

Komite Independent Pemantau Pemilu ( KIPP) Indonesia, menilai pelaksanaan Pilkada DKI tahun 2017, sudah di depan mata.  Namun demikian, kontestasi demokrasi  di DKI Jakarta, meskipun belum memasuki tahap-tahap Pilkada sebagaimana yang diatur oleh UU Pilkada (saat ini sedang direvisi).

Majelis KIPP Indonesia Muchtar Sindang, mengatakan, suasana politik sudah  terasa di berbagai pelosok Jakarta, dinamika politik semakin tinggi, dan suhu politik sudah bisa dibilang semakin memanas.

Muchtar menjelaskan, hal tersebut misalnya , tercermin dalam polemik sebuah kasus, antara kandidat dan pendukungnya saling serang dan membela diri, saling tuding untuk menjatuhkan lawan, penggunaan Sosmed yang hampir setiap hari selalu memuat aksi-aksi bakal calon kepala daerah.

" Wajar bila fenomena politik yang memanaskan suhu politik di Jakarta sebagai barometer politik Indonesia, berkembang sebelum Pilkada DKI Jakarta dimulai," kata Muchtar kepada wartawan di Jakarta, Selasa (26/4/2016).

Dia menyebutkan, banyak tokoh-tokoh politik yang menyatakan diri untuk maju sebagai calon guber DKI Jakarta. Namun ia menilai banyak para tokoh yang sudah tampil di publik yang secara terang-terangan akan maju di Pilkada DKI Jakarta belum memenuhi syarat-syarat yang dibutuhkan oleh masyarakat DKI Jakarta. 

" Karena, rata-rata mereka yang maju mendeklarasikan diri sebagai Cagub belum mengeluarkan ide dan gagasan-gagasan strategis untuk memimpin DKI Jakarta, akan tetapi para tokoh-tokoh yang tampil hanya lebih mengedepankan atau mempersonifikasi dirinya sebagai antitesa kandidat terkuat," jelasnya.

Namun menurutnya, hal-hal tersebut adalah hal yang sah dalam sebuah strategi politik di sebuah negara demokratis, selama dalam batas-batas yang bisa diterima akal sehat dan hukum yang berlaku di Indonesia.

Sementara itu, Ketua Umum Serikat Kerakyatan Indonesia ( SAKTI) Standarkiaa Latief mengatakan, dalam hubungan itu,pihaknya juga ingin ikut berpartisipasi dalam meramaikan bursa Calon Gubernur DKI Jakarta. Pihaknya mengusung Letnan Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin. "Yang akan kami usung untuk menjawab permasalahan DKI Jakarta. Seperti diketahui Bapak Letjen Sjarie Sjamsoedin memiliki rekam jejak yang pantas untuk memimpin Jakarta ke depan, yakni tegas, santun, bersih, disiplin serta seorang intelektual yang memiliki wawasan dan memahami segala persoalan di Jakarta," kata Standarkiaa kepada wartawan, Selasa (26/4/2016).

Suara.com - Standarkiaa menyampaikan dirinya pernah menjabat sebagai Wakil Menteri Pertahanan Indonesia dari 6 Januari 2010 hingga 20 Oktober 2014. Ia juga adalah mantan Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan, kedua jabatan itu tetap ia rangkap dari April 2005. Ia sebelumnya juga menjabat sebagai Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI tahun 2002–2005.Dan yang lebih perlu diperhatikan lagi beliau, Bapak Letnan Jenderal TNI (Purn.) Sjafrie Sjamsoeddin, dapat diterima semua golongan masyarakat. Walaupunderajat ‘volatilitas’ Pilkada yang dapat saja terpengaruh oleh berbagai isu tematik-sentimental, dan diyakini cukup mempunyai daya tarik tersendiri.

" Akan tetapi hal tersebut jangan kita anggap sebelah mata, apalagi yang menyangkut SARA, yang akhir-akhir ini menjadi senjata ampuh untuk melumpuhkan lawan, bahkan pembicaraan SARA hingga ke warung-warung kopi," paparnya.

Ia optimis ehadiran BapakLetnan Jenderal TNI (Purn.) Sjafrie Sjamsoeddin dapat diterima semua golongan dan lapisan diharapkan mampu membuat suhu politik DKI Jakarta menjadi lebih segar dan dingin, mengingat isu-isu bersifat negatif yang dilontarkan para tokoh politik nasional, tidak tertutup kemungkinan dapat menyebabkan potensi konflik laten maupun konflik terbuka.

"Kegaduhan sosial yang berpengaruh langsung terhadap stabilitas politik ibu kota negara, seperti sudah hanya soal waktu saja. Jika itu terjadi tentu sangat merugikan semua kalangan, khususnya warga ibu kota sendiri. Harus jujur diakui bahwa kondisi tersebut disebabkan oleh perilaku kepemimpinan Gubernurnya yang dinilai banyak pihak sudah berlebihan kontroversinya. Jauh dari sikap santun, sarkasme dalam komunikasi sosial politiknya, begitu juga denagn tokoh-tokoh saat ini muncul berkampanye sebagai calon gubernur jakarta yg semakin menciptakan potensi memicu ketegangan SARA," ujar Standarkiaa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kemhan Ungkap Tugas Dua Wamenhan Baru: Strategi Militer hingga Modernisasi Alutsista

Kemhan Ungkap Tugas Dua Wamenhan Baru: Strategi Militer hingga Modernisasi Alutsista

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 08:44 WIB

Djamari Chaniago dan Sjafrie Sjamsoeddin Dapat Bintang Mahaputera Adipurna dari Prabowo

Djamari Chaniago dan Sjafrie Sjamsoeddin Dapat Bintang Mahaputera Adipurna dari Prabowo

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 10:02 WIB

Prabowo Minta Suku Dayak Diberi Akses Luas Masuk TNI, Menhan Siapkan Hak Istimewa

Prabowo Minta Suku Dayak Diberi Akses Luas Masuk TNI, Menhan Siapkan Hak Istimewa

Video | Selasa, 01 September 2026 | 20:15 WIB

8 WNI Diduga Jadi Tentara Bayaran Rusia, Menhan Sjafrie Buka Suara

8 WNI Diduga Jadi Tentara Bayaran Rusia, Menhan Sjafrie Buka Suara

News | Selasa, 01 September 2026 | 10:35 WIB

Dapat Restu DPR, Anggaran Kemenhan Tahun 2027 Tembus Rp189 Triliun

Dapat Restu DPR, Anggaran Kemenhan Tahun 2027 Tembus Rp189 Triliun

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 16:42 WIB

Prabowo Minta Peluang Suku Dayak Jadi Prajurit TNI Dibuka Lebar, Menhan Siapkan Privilese

Prabowo Minta Peluang Suku Dayak Jadi Prajurit TNI Dibuka Lebar, Menhan Siapkan Privilese

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 16:15 WIB

Kapan Karhutla Selesai? Menhan Sjafrie: Tergantung Rakyat Indonesia

Kapan Karhutla Selesai? Menhan Sjafrie: Tergantung Rakyat Indonesia

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 15:06 WIB

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Personel TNI dari Tamtama hingga Perwira Kini Bisa Ikut Pendidikan Militer di China

Personel TNI dari Tamtama hingga Perwira Kini Bisa Ikut Pendidikan Militer di China

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 15:23 WIB

MIND ID Usulkan Pembentukan National Mineral Stockpile, Kendalikan Ekspor Batubara hingga Emas

MIND ID Usulkan Pembentukan National Mineral Stockpile, Kendalikan Ekspor Batubara hingga Emas

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 14:55 WIB

Terkini

Hadirkan Beautiful Nightmare,  Saloka at Night Gelar Pesta Piyama Halloween Berhadiah Menarik

Hadirkan Beautiful Nightmare, Saloka at Night Gelar Pesta Piyama Halloween Berhadiah Menarik

Jawa Tengah | Senin, 02 November 2026 | 21:26 WIB

Bisakah Gibran Segera Dilengserkan?

Bisakah Gibran Segera Dilengserkan?

News | Senin, 02 November 2026 | 21:20 WIB

Tanpa Waktu Istirahat, Maung Bandung Langsung Alihkan Fokus ke Markas Melbourne Victory

Tanpa Waktu Istirahat, Maung Bandung Langsung Alihkan Fokus ke Markas Melbourne Victory

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 21:19 WIB

Diiming-imingi Bonus Rp620 Juta, WNI Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia

Diiming-imingi Bonus Rp620 Juta, WNI Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia

News | Senin, 02 November 2026 | 21:17 WIB

Ekonom Unsri Hitung Kerugian Karhutla Sumsel 2026 Capai Rp5,7 Triliun

Ekonom Unsri Hitung Kerugian Karhutla Sumsel 2026 Capai Rp5,7 Triliun

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 21:04 WIB

Merayakan Rindu dan Kegelisahan lewat Puisi di Buku Kidung Para Pencari

Merayakan Rindu dan Kegelisahan lewat Puisi di Buku Kidung Para Pencari

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 21:00 WIB

Fakta TPPO Modus Tentara Bayaran Rusia, Cuma Modal Latihan Sebulan Langsung Tempur

Fakta TPPO Modus Tentara Bayaran Rusia, Cuma Modal Latihan Sebulan Langsung Tempur

News | Senin, 02 November 2026 | 20:55 WIB

Santriwati Tidur Digeledah Polisi, KPAI Ungkap Dugaan Penodongan Senjata

Santriwati Tidur Digeledah Polisi, KPAI Ungkap Dugaan Penodongan Senjata

News | Senin, 02 November 2026 | 20:49 WIB

Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia, Korban TPPO Cuma Dilatih Sebulan Sebelum ke Medan Perang

Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia, Korban TPPO Cuma Dilatih Sebulan Sebelum ke Medan Perang

News | Senin, 02 November 2026 | 20:36 WIB

Wanita Diduga ODGJ Melahirkan di Pinggir Jalan Pematangsiantar, Bayi Meninggal Dunia

Wanita Diduga ODGJ Melahirkan di Pinggir Jalan Pematangsiantar, Bayi Meninggal Dunia

Sumut | Senin, 02 November 2026 | 20:26 WIB

×