Baru Bertemu Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Perang AS Pete Hegseth Dihantam Isu Diskriminasi

Galih Prasetyo

Rabu, 15 April 2026 | 11:44 WIB
Baru Bertemu Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Perang AS Pete Hegseth Dihantam Isu Diskriminasi
Menteri Urusan Perang AS Pete Hegseth menjadi tuan rumah pertemuan bilateral dengan Menteri Pertahanan Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin di Pentagon, 13 April 2026. (Foto: Navy Petty Officer 1st Class Eric Brann)
baca 10 detik
  • Menteri Perang AS Pete Hegseth menuai kontroversi terkait rencananya membatasi peran perempuan dalam unit tempur militer Amerika Serikat.
  • Pentagon mengalihkan studi evaluasi peran perempuan kepada Johns Hopkins University dengan perpanjangan waktu menjadi satu tahun pelaksanaan.
  • Kolumnis Clarence Page mengkritik kebijakan Hegseth karena dianggap mencampuradukkan agama dengan militer serta berpotensi membahayakan keamanan nasional Amerika.

Suara.com - Menteri Perang AS Pete Hegseth yang baru bertemu dengan Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, tengah disorot oleh publik lantaran kebijakan kontroversialnya.

Pete Hegseth sempat melontarkan pernyataan bahwa perempuan seharusnya tidak masuk dalam unit tempur tentara Amerika Serikat.

Pernyataan itu terang membuat publik dan kaum perempuan AS meradang. Namun dalam sidang konfirmasi, Pete berubah sikap dan melarat pernyataannya tersebut.

Pete menyebut perempuan tetap bisa bertugas selama memenuhi standar yang sama dengan pria.

Dilansir dari The Daily Best, langkah Hegseth juga dikaitkan dengan upaya lebih luas untuk membatasi program keberagaman, kesetaraan, dan inklusi (DEI) di lingkungan Pentagon.

Terbaru, upaya peninjauan peran perempuan di unit tempur Angkatan Darat Amerika Serikat mengalami hambatan setelah Pentagon mengganti lembaga pelaksana studi.

Pete Hegseth, menteri perang AS dengan tatonya yang viral [Secretary of Defense account on X via The Guardian]
Pete Hegseth, menteri perang AS dengan tatonya yang viral [Secretary of Defense account on X via The Guardian]

Awalnya, studi tersebut dijadwalkan berlangsung enam bulan sejak Januari dan dikerjakan oleh Institute for Defense Analyses (IDA).

Namun, Pentagon memutuskan mengalihkan proyek tersebut ke Johns Hopkins University Applied Physics Laboratory dengan tenggat waktu diperpanjang hingga satu tahun.

Seorang pejabat Pentagon menyebut perubahan ini dilakukan setelah evaluasi ulang terhadap kebutuhan studi.

baca juga

“Departemen menyadari perlunya memasukkan uji lapangan yang relevan dengan kondisi tempur untuk menghasilkan data yang lebih komprehensif,” ujarnya kepada The Daily Best.

Tak hanya soal kebijakan kontroversialnya terhadap perempuan di lingkungan tentara AS, Pete Hegseth juga mendapat kritik tajam dari kolumnis senior AS, Clarence Page.

Menurut Page, narasi Pete soal perang melawan Iran justru bisa berujung pada bencana untuk AS.

Dalam tulisannya, Page membandingkan situasi saat ini dengan film klasik Apocalypse Now karya Francis Ford Coppola.

Page menyinggung karakter Letkol Kilgore yang menggambarkan absurditas perang, sekaligus menjadi simbol bahaya glorifikasi konflik.

Page menilai kebijakan pertahanan di bawah Hegseth menunjukkan kecenderungan mencampur agama dengan militer.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Turun Makin Dalam, Kabar Gencatan Senjata AS-Iran Menguat

Harga Minyak Turun Makin Dalam, Kabar Gencatan Senjata AS-Iran Menguat

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 10:37 WIB

Babak Baru Diplomasi AS-Iran, Trump Ingin Ada Kesepakatan Cepat Akhiri Perang Iran

Babak Baru Diplomasi AS-Iran, Trump Ingin Ada Kesepakatan Cepat Akhiri Perang Iran

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 09:48 WIB

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:48 WIB

Rupiah Menguat Tipis di Tengah Pelemahan Dolar AS, Cek Harga Kurs Hari Ini

Rupiah Menguat Tipis di Tengah Pelemahan Dolar AS, Cek Harga Kurs Hari Ini

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 09:48 WIB

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:44 WIB

Terkini

Mendagri Tegaskan Pengawalan Regulasi Daerah agar Tepat Sasaran dan Berdampak bagi Masyarakat

Mendagri Tegaskan Pengawalan Regulasi Daerah agar Tepat Sasaran dan Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:18 WIB

3 Rekomendasi Peeling Serum Terbaik In This Economy, Harga Murah Rp20 Ribuan

3 Rekomendasi Peeling Serum Terbaik In This Economy, Harga Murah Rp20 Ribuan

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:15 WIB

Tak Ketemu Hayoung di The Trauma Code 2, Yuk Intip 5 Dramanya yang Lain!

Tak Ketemu Hayoung di The Trauma Code 2, Yuk Intip 5 Dramanya yang Lain!

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:15 WIB

75 Persen Rakyat Stres, Sosiolog: Wajar, Pemimpinnya Ambil Kebijakan Tanpa Kajian!

75 Persen Rakyat Stres, Sosiolog: Wajar, Pemimpinnya Ambil Kebijakan Tanpa Kajian!

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:11 WIB

Maria Ulfah Blak-Blakan Minta Anggaran Komnas Perempuan Ditambah: Kewajiban Negara!

Maria Ulfah Blak-Blakan Minta Anggaran Komnas Perempuan Ditambah: Kewajiban Negara!

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:09 WIB

Gebrakan Baru Low Tuck Kwong, Tambah Porsi Saham BYAN Jadi 10,25%

Gebrakan Baru Low Tuck Kwong, Tambah Porsi Saham BYAN Jadi 10,25%

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:09 WIB

Dari Pesisir Malang Menembus Bursa Karbon Dunia: Hutan Mangrove CMC Siap Menjaring 'Cuan Biru'

Dari Pesisir Malang Menembus Bursa Karbon Dunia: Hutan Mangrove CMC Siap Menjaring 'Cuan Biru'

Malang | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:08 WIB

Ekspor Indonesia Tumbuh 4,43%, Peluang UMKM Tembus Pasar Global Terbuka

Ekspor Indonesia Tumbuh 4,43%, Peluang UMKM Tembus Pasar Global Terbuka

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:04 WIB

Kabut Asap Lintas Negara, Jangan Biarkan Tanggung Jawab Menguap

Kabut Asap Lintas Negara, Jangan Biarkan Tanggung Jawab Menguap

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Jangan Tunggu Melar, Intip Rahasia Rawat 'Sabuk Nyawa' CVT Motor Matik Biar Aman Di Jalan

Jangan Tunggu Melar, Intip Rahasia Rawat 'Sabuk Nyawa' CVT Motor Matik Biar Aman Di Jalan

Otomotif | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:58 WIB

×