PPP Jelaskan Kenapa Jadikan Ruki dan Tommy Pengurus Partai

Siswanto | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Rabu, 27 April 2016 | 18:16 WIB
PPP Jelaskan Kenapa Jadikan Ruki dan Tommy Pengurus Partai
Taufiequrrachman Ruki [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Ada nama baru dalam jajaran kepengurusan PPP hasil muktamar di Pondok Gede yaitu mantan Ketua KPK Taufiequrrachman Ruki sebagai ketua mahkamah partai dan mantan Direktur Utama PT. Angkasa Pura I Tommy Soetomo sebagai bendahara umum.

"PPP ingin tata kelola partai lebih baik, kalau kemarin banyak yang blentang blentong, ke depan harus lebih baik termasuk tingkat ketaatan hukumnya itu yang kami inginkan," ujar Sektetaris Jenderal DPP PPP Asrul Sani ketika menjelaskan alasan partainya memasukkan dua nama tersebut di gedung Direktorat Jenderal Imigrasi, Kemenkumham, Jakarta, Rabu (27/4/2016).

Asrul mengatakan dengan adanya Ruki di jajaran pengurus PPP, kecil kemungkinan kader berani nakal.

"Kalau ketua mahkamah partai sekelas Pak Ruki, mikir-mikir juga kalau mau macem-macem," kata dia.

Dengan kehadiran Ruki, PPP diharapkan menjadi lebih transparan dalam hal apapun.

"Tidak ada konflik kepengurusan, saya kira KPK independen dan kalau sudah jadi mantan pimpinan KPK itu tidak akan mempengaruhi keputusan disana (DPP PPP). Justru adanya Pak Ruki menjaga agar transparan," kata Asrul.

Sedangkan pertimbangan PPP menunjuk Tommy Soetomo ialah untuk meningkatkan tata kelola PPP. Tommy dinilai matang dalam mengelola keuangan secara transparan.

"Misalnya laporan keuangannya sesuai dengan laporan standar akuntasi yang berlaku umum, kan harus begitu.Partai kan antara lain menerima dana banpol, itu kan harus ditransparankan," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sekjen Analogikan Kepengurusan PPP seperti Lapas yang Gemuk

Sekjen Analogikan Kepengurusan PPP seperti Lapas yang Gemuk

News | Rabu, 27 April 2016 | 16:57 WIB

Menkuhmam Sahkan Kepengurusan PPP Hasil Muktamar Pondok Gede

Menkuhmam Sahkan Kepengurusan PPP Hasil Muktamar Pondok Gede

News | Rabu, 27 April 2016 | 15:46 WIB

Taufiequrachman Ruki Masuk Kepengurusan PPP

Taufiequrachman Ruki Masuk Kepengurusan PPP

News | Rabu, 27 April 2016 | 13:33 WIB

Ledakan Mercon di Tabligh Akbar, PPP Imbau Kader Tak Terprovokasi

Ledakan Mercon di Tabligh Akbar, PPP Imbau Kader Tak Terprovokasi

News | Senin, 18 April 2016 | 11:56 WIB

Acara PPP di Sleman Berdarah, Simpatisan Tewas Dilempar Mercon

Acara PPP di Sleman Berdarah, Simpatisan Tewas Dilempar Mercon

News | Minggu, 17 April 2016 | 20:19 WIB

Konflik PPP, Djan Ingin Bawa ke Pengadilan Den Haag dan OKI

Konflik PPP, Djan Ingin Bawa ke Pengadilan Den Haag dan OKI

News | Kamis, 14 April 2016 | 18:05 WIB

Terkini

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:21 WIB

Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng

Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:04 WIB

Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh

Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:56 WIB

Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter

Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:49 WIB

Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng

Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:08 WIB

Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana

Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:02 WIB

Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur

Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:54 WIB

'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'

'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:54 WIB

Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi

Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:29 WIB

Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!

Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:16 WIB