Para Pembenci Ahok Tutup Jalan Depan KPK Saat Jam Pulang Kerja

Siswanto, Nikolaus Tolen

Jum'at, 29 April 2016 | 18:38 WIB
Para Pembenci Ahok Tutup Jalan Depan KPK Saat Jam Pulang Kerja
Ilustrasi KPK [suara.com/Nikolaus Tolen]
Ratusan orang yang tergabung dalam kelompok Persatuan Pekerja Muslim Indonesia demonstrasi di depan gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (29/4/2016) sekitar jam 17.00 WIB.

Mereka datang menunggangi puluhan motor. Massa umumnya mengenakan seragam hitam dan membawa spanduk bertuliskan PPMI.

Tanpa kompromi, mereka langsung menutup satu lajur jalan di depan gedung KPK. Akibatnya, kemacetan arus lalu lintas tak terhindarkan, apalagi berbarengan dengan jam pulang kerja.
Mereka berorasi untuk mendesak KPK segera menyelesaikan kasus pembelian tanah untuk pembangunan Rumah Sakit Sumber Waras yang diduga melibatkan Gubernur Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Mereka juga mendesak KPK membongkar skandal pembahasan aturan reklamasi Teluk Jakarta.

Anggota serikat pekerja dari Jakarta Timur, Bekasi, Bogor, Kerawang, dan Purwakarta itu menilai KPK takut-takut menuntaskan kasus tersebut.

"Baru kali ini saya mendengar komisi KPK yang mencari niat jahat dalam korupsi. Kalau bicara niat, itu di masjid, di gereja pak. Atau apakah bapak takut terhadap orang di belakang Ahok dan Presiden Jokowi," kata orator yang berdiri di atas mobil.
 
Mereka juga menilai Ahok sebagai gubernur paling sombong yang pernah ada di Jakarta. Mereka menyontohkan sikap Ahok yang akan mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung setelah dikalahkan warga Bidara Cina di PTUN dalam kasus proyek sodetan Kali Ciliwung.

"Ahok ini bisanya melawan semua orang, BPK dia sebut ngaco, wali kota dia sebut nggak becus, sebentar lagi dia lawan Allah. Sombong sekali Ahok ini. Dia tidak ingat, kalau dia jadi gubernur itu, karena orang Jakarta. Tapi dia malah mengusir orang Jakarta Utara tanpa kompromi," katanya.

Dalam kasus reklamasi Teluk Jakarta, menurut mereka, juga menunjukkan sisi lain Ahok. Reklamasi bisa dijalankan, tanpa didahului kelengkapan sesuai perundang-undangan, seperti AMDAL.
 
"Apakah Ahok punya undang-undang sendiri di negeri ini, sehingga tidak mengikuti aturan. Kalau yang Muslim, tanpa bukti yang sah pun KPK langsung tetapkan tersangka, sama seperti KPK menetapkan orang Besar Mabes Polri (Komjen Budi Gunawan) sebagai tersangka tanpa bukti yang sah," katanya.

Demonstran meminta KPK bekerja serius dan tegas.

"Mana ICW (Indonesia Corruption Watch) dan LSM itu, kalau politik muncul terus giliran kasus rakyat tidak mau, jangan jadi pelacur pak. Ayo kita pulang, kita tidak perlu bertemu dengan b******k-b******k di dalam gedung KPK itu," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tiap Hari Diomeli Ahok, Yusril: Pak Ahok Kayak Kehabisan Akal

Tiap Hari Diomeli Ahok, Yusril: Pak Ahok Kayak Kehabisan Akal

News | Jum'at, 29 April 2016 | 17:36 WIB

Yusril Masih Punya Waktu 10 Bulan Buat Cari Celah Hukum Ahok

Yusril Masih Punya Waktu 10 Bulan Buat Cari Celah Hukum Ahok

News | Jum'at, 29 April 2016 | 17:26 WIB

Ahok Pernah Dinasihati Jangan Duet Bareng PNS

Ahok Pernah Dinasihati Jangan Duet Bareng PNS

News | Jum'at, 29 April 2016 | 17:11 WIB

Dituding Ahok Tak Bela Rakyat, Yusril: Mau Apalagi Ngomongnya

Dituding Ahok Tak Bela Rakyat, Yusril: Mau Apalagi Ngomongnya

News | Jum'at, 29 April 2016 | 16:02 WIB

Ahok Sudah Keok, Yusril Nasihati Jadi Orang Jangan Sombong

Ahok Sudah Keok, Yusril Nasihati Jadi Orang Jangan Sombong

News | Jum'at, 29 April 2016 | 14:45 WIB

Terkini

3 Varian Sariayu Facial Foam Lengkap dengan Review Pembeli, Harga di Bawah 40 Ribu

3 Varian Sariayu Facial Foam Lengkap dengan Review Pembeli, Harga di Bawah 40 Ribu

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:54 WIB

Bedak Apa yang Makin Berkeringat Makin Glowing? Cek 5 Pilihan Murah di Bawah Rp100 Ribu

Bedak Apa yang Makin Berkeringat Makin Glowing? Cek 5 Pilihan Murah di Bawah Rp100 Ribu

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:54 WIB

Kronologi Kader PDIP Musyafirin Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai Berujung Usulan Pemecatan

Kronologi Kader PDIP Musyafirin Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai Berujung Usulan Pemecatan

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:47 WIB

Tren Bahasa Gen Z: Campur Aduk, Makin Asyik, atau Malah Bikin Pusing?

Tren Bahasa Gen Z: Campur Aduk, Makin Asyik, atau Malah Bikin Pusing?

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:45 WIB

Sinopsis Crash 2: Debut Akting Jisung NCT, Tayang 16 November 2026

Sinopsis Crash 2: Debut Akting Jisung NCT, Tayang 16 November 2026

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:40 WIB

Lawan Productivity Guilt: Saat Istirahat Akhir Pekan Dianggap Dosa

Lawan Productivity Guilt: Saat Istirahat Akhir Pekan Dianggap Dosa

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Taruhan Berujung Petaka, Ini Cerita Seru Pemain 'Warga Rusun 609'

Taruhan Berujung Petaka, Ini Cerita Seru Pemain 'Warga Rusun 609'

Video | Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Jadi Penyalur Minyakita hingga Gas Melon, KDKMP Diklaim Bikin Irit Rp300 Ribu Tiap Bulan

Jadi Penyalur Minyakita hingga Gas Melon, KDKMP Diklaim Bikin Irit Rp300 Ribu Tiap Bulan

Bisnis | Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28 WIB

Jadi Pengingat Darurat Sampah Jakarta, Puluhan Ribu Botol Plastik Berlayar di Danau Sunter

Jadi Pengingat Darurat Sampah Jakarta, Puluhan Ribu Botol Plastik Berlayar di Danau Sunter

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:25 WIB

Review The Good Son: Thriller Psikologis yang Siap Mengacaukan Pikiranmu

Review The Good Son: Thriller Psikologis yang Siap Mengacaukan Pikiranmu

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:15 WIB

×