May Day di Jakarta, Kapolda: Alhamdulillah Aman dan Lancar

Siswanto | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Minggu, 01 Mei 2016 | 20:12 WIB
May Day di Jakarta, Kapolda: Alhamdulillah Aman dan Lancar
Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Moechgiyarto [suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Moechgiyarto mengatakan peringatan Hari Buruh Internasional yang berlangsung sepanjang Minggu (1/5/2016) berlangsung lancar.

"Ya kita sudah menyaksikan, anda juga sudah melihat situasi alhamdullillah berjalan aman tertib lancar," kata Moechgiyarto di Jakarta.

Moechgiyarto mengatakan tidak ada kericuhan yang terjadi selama acara May Day dan hal ini sesuai dengan kesepakatan serikat pekerja.

"Ini berkat adanya kesepakatan antara pihak buruh terutama pimpinan buruh dengan kita, sehingga sesuai dengan rencana kegiatan sudah berakhir," kata dia

"Dan tentunya ini terima kasih juga kepada Polda Jabar dan Polda Banten sesuai dengan komitmen kita pada saat rapat, mereka setiap kesitu ada anggota polisi yang hadir dan juga dikawal," Moechgiyarto menambahkan

Moechgiyarto mengatakan aparat keamanan akan mengawal proses rombongan buruh meninggalkan Jakarta ke daerah masing-masing. 

"Ya dikawal. Tetap kita kawal," kata dia.

Suara.com - Buruh yang turun ke jalan berasal dari berbagai organisasi.

Aksi di depan gedung DPR tadi diikuti sekitar 2.000 buruh dari Serikat Pekerja Nasional dan Federasi Serikat Pekerja Otomotif Indonesia. Mereka membawa spanduk dengan tulisan: Indonesia Banyak Orang Pinter Berkedok Investasi Masak Mau Pakai Tenaga Asing" dan "Pak Jokowi Turunkan Harga BBM dan Sembako."

Mereka mengusung berbagai isu. Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia Said Iqbal mengatakan KSPI mengusung empat isu besar.

Pertama cabut Peraturan Pemerintah Nomor 78/2015 tenang pengupahan. Kedua, tolak upah murah, naikkan upah minimum 2017 Rp650 ribu, dan stop kriminalisasi buruh serta stop PHK.Aksi hari ini diikuti oleh berbagai organisasi buruh. Dalam pernyataan tertulis Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia Said Iqbal mengatakan ada empat isu yang diusung.

Ketiga, tolak proyek reklamasi dan tolak penggusuran serta tolak RUU tentang Pengampunan Pajak (tax amnesty). Dan keempat, deklarasi ormas buruh dengan nama Rumah Rakyat Indonesia dan ORI.

Selain di Jakarta, buruh juga demo di sejumlah kota besar, seperti Jawa Barat, Banten, Jawa Timur, Sumatera Utara, dan Sulawesi Selatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tax Amnesty, KSPI: Upah Buruh Murah, Pengemplang Pajak Diampuni

Tax Amnesty, KSPI: Upah Buruh Murah, Pengemplang Pajak Diampuni

Bisnis | Minggu, 01 Mei 2016 | 19:51 WIB

Buruh Klaim Reklamasi Teluk Jakarta Ancam Nelayan dan Lingkungan

Buruh Klaim Reklamasi Teluk Jakarta Ancam Nelayan dan Lingkungan

News | Minggu, 01 Mei 2016 | 19:23 WIB

Ini Rintangan Judicial Review PP Pengupahan di MK

Ini Rintangan Judicial Review PP Pengupahan di MK

News | Minggu, 01 Mei 2016 | 19:03 WIB

Gaji Rp3,1 Juta di Jakarta Tak Cukup Buat Hidup Layak

Gaji Rp3,1 Juta di Jakarta Tak Cukup Buat Hidup Layak

News | Minggu, 01 Mei 2016 | 18:52 WIB

GIGI Sumbang 10 Lagu di GBK, Usai Konser, Buruh Ajak Selfie

GIGI Sumbang 10 Lagu di GBK, Usai Konser, Buruh Ajak Selfie

News | Minggu, 01 Mei 2016 | 18:14 WIB

Terkini

Menangkap Matahari Mengubahnya Jadi Listrik, Kisah Masjid Mujahidin Menuju Energi Bersih

Menangkap Matahari Mengubahnya Jadi Listrik, Kisah Masjid Mujahidin Menuju Energi Bersih

News | Senin, 20 April 2026 | 23:45 WIB

Gus Ipul Apresiasi Komitmen Pemprov Sulteng dalam Pengembangan Sekolah Rakyat

Gus Ipul Apresiasi Komitmen Pemprov Sulteng dalam Pengembangan Sekolah Rakyat

News | Senin, 20 April 2026 | 22:24 WIB

Daur Ulang Air Wudhu hingga Panel Surya, Jejak Kampus Muhammadiyah Menuju Transisi Energi

Daur Ulang Air Wudhu hingga Panel Surya, Jejak Kampus Muhammadiyah Menuju Transisi Energi

News | Senin, 20 April 2026 | 22:15 WIB

Rudal Iran Hancurkan 1.000 Rumah Tel Aviv Hingga Tak Layak Huni

Rudal Iran Hancurkan 1.000 Rumah Tel Aviv Hingga Tak Layak Huni

News | Senin, 20 April 2026 | 22:05 WIB

Baleg DPR Sepakat RUU PPRT Dibawa ke Paripurna untuk Disahkan

Baleg DPR Sepakat RUU PPRT Dibawa ke Paripurna untuk Disahkan

News | Senin, 20 April 2026 | 21:57 WIB

Irvian Bobby Sultan Kemnaker Sebut Noel Minta Rp3 Miliar Pakai Kode '3 Meter'

Irvian Bobby Sultan Kemnaker Sebut Noel Minta Rp3 Miliar Pakai Kode '3 Meter'

News | Senin, 20 April 2026 | 21:52 WIB

Gempa M 7,4 dan Tsunami Landa Jepang Utara, Kemlu RI Pastikan Kondisi WNI Aman

Gempa M 7,4 dan Tsunami Landa Jepang Utara, Kemlu RI Pastikan Kondisi WNI Aman

News | Senin, 20 April 2026 | 21:50 WIB

Bakal Diambil Keputusan Tingkat I Malam Ini, Berikut 12 Poin Substansi RUU PPRT

Bakal Diambil Keputusan Tingkat I Malam Ini, Berikut 12 Poin Substansi RUU PPRT

News | Senin, 20 April 2026 | 21:41 WIB

Komnas Perempuan: Candaan di Grup WA Bisa Masuk Kekerasan Seksual

Komnas Perempuan: Candaan di Grup WA Bisa Masuk Kekerasan Seksual

News | Senin, 20 April 2026 | 21:32 WIB

Mencetak Generasi Peduli Lingkungan yang Bertanggung Jawab Melalui Proyek Fikih Hijau

Mencetak Generasi Peduli Lingkungan yang Bertanggung Jawab Melalui Proyek Fikih Hijau

News | Senin, 20 April 2026 | 20:57 WIB