Kaget Saefullah Diusir dari Luar Batang, Djarot: Apa? Diusir

Siswanto, Dwi Bowo Raharjo

Selasa, 03 Mei 2016 | 12:12 WIB
Kaget Saefullah Diusir dari Luar Batang, Djarot: Apa? Diusir
Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Saefullah, usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus reklamasi di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (27/4/2016). [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Wakil Gubernur Jakarta Djarot Saiful Hidayat kaget mendengar informasi Sekretaris Daerah Saefullah ditolak warga Luar Batang, Penjaringan Jakarta Utara, ketika akan mengunjungi Masjid  Jami Keramat Luar Batang. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (2/5/2016) malam.

"Apa? Diusir, saya belum tahu," ujar Djarot di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (3/5/2016).

Djarot baru dengar ada penolakan warga, tetapi dia tahu kalau kemarin Saefullah akan bertemu warga Luar Batang.

"Tapi kemarin bilang ke saya, setelah upacara (hardiknas) dia mau ke sana untuk bicara. Tapi kalau diusir saya belum tahu," kata Djarot.

Ketika ditanya wartawan apakah Djarot berencana untuk mengunjungi warga Luar Batang, dia bilang tak perlu mengumumkan ke media soal itu.

"Kalau ada rencana ke sana, saya nggak ngomong ke kamu," katanya.

Kronologis penolakan terhadap Saefullah

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana merevitalisasi kawasan Luar Batang untuk menata kawasan tersebut. Sebagian warga menolak. Warga yang menolak menggandeng Yusril Ihza Mahendra - tokoh yang berhasrat menjadi gubernur Jakarta periode 2017-2002.

Kronologis ini disampaikan oleh pengurus Dewan Kesejahteraan Masjid Jami Keramat Luar Batang Mansur Amin.

Pada Sabtu (30/4/2016) perwakilan Pemprov DKI ingin bertemu warga.

Awalnya, pemerintah ingin pertemuan dilangsungkan di Balai Kota Jakarta dengan alasan keamanan, namun pengurus Masjid Jami Keramat Luar Batang dan tokoh masyarakat setempat menginginkan tempat pertemuannya di kantor Kecamatan Penjaringan.

Sampai akhirnya disepakati pertemuan dilangsungkan di kantor Kecamatan Penjaringan pada Senin (2/5/2016) malam. Pertemuan dihadiri Saefullah, Plt Wali Kota Jakarta Utara Wahyudi, Camat Penjaringan Kholid, Lurah Penjaringan Suranta dan pengurus RW 1, 2, 3, dan 4, Kelurahan Penjaringan. Pertemuan berlangsung mulai pukul 20.30 WIB hingga pukul 22.00 WIB

Dalam pertemuan tersebut, perwakilan warga menganggap sikap Saefullah berbeda dengan apa yang sebelumnya disampaikan

Saefullah mengatakan pemerintah akan tetap menertibkan pemukiman di sekitar masjid (masjid aman). Di sekitar masjid akan dibangun plaza untuk mempercantik kawasan. Di sana juga akan dibangun jalan-jalan besar sebagai kesatuan dari Kota Tua sampai Luar Batang.

Mendengar itu, perwakilan warga kaget dan protes serta menolak. Mereka mengatakan soal hukum pihak warga tidak akan memberikan jawaban. Sebab soal hukum sudah dikuasakan kepada Yusril.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Saefullah Beberkan Tiap Bulan Terima Duit Rp100 Juta dari Ahok

Saefullah Beberkan Tiap Bulan Terima Duit Rp100 Juta dari Ahok

News | Senin, 02 Mei 2016 | 14:36 WIB

Mengapa Buruh Angkat Isu Penggusuran Ahok, Ini Jawabannya

Mengapa Buruh Angkat Isu Penggusuran Ahok, Ini Jawabannya

News | Minggu, 01 Mei 2016 | 19:18 WIB

Pengganti Rustam Effendi ke Rumah Ahok, Bicara Kasus Luar Batang

Pengganti Rustam Effendi ke Rumah Ahok, Bicara Kasus Luar Batang

News | Minggu, 01 Mei 2016 | 13:30 WIB

Diceramahi Anak Singkong Agar Lebih Sabar, Ahok Malah Makin Keras

Diceramahi Anak Singkong Agar Lebih Sabar, Ahok Malah Makin Keras

News | Kamis, 28 April 2016 | 14:00 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×