Ratusan Kepala Kampung di Lampung Dijemur karena Malas

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 04 Mei 2016 | 06:09 WIB
Ratusan Kepala Kampung di Lampung Dijemur karena Malas
Ilustrasi terik sinar matahari. (Shutterstock)

Suara.com - Bupati Waykanan, Provinsi Lampung, Raden Adipati Surya memberikan sanksi berupa hukuman jemur di lapangan kepada ratusan kepala kampung yang dinilai melanggar disiplin karena menghadiri Rapat Koordinasi Kamtibmas dan Penanganan Korupsi, Senin (2/5/2016) kemarin.

"Saya merasa malu, karena saya ditanya Danlanudad Gatot Subroto, kenapa kepala kampung yang hadir hanya sedikit dibandingkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas, padahal ini rapat penting," kata bupati di hadapan ratusan kepala kampung yang berbaris di Lapangan Pemkab Waykanan, Selasa(3/5/2016).

Saat dijemur para kepala kampung itu diberikan pengarahan oleh bupati agar sebagai aparat kampung lebih disiplin dan bertanggungjawab terhadap tugasnya dan memberikan contoh yang baik kepada warganya.

Bupati Raden Adipati mengatakan, kepala kampung merupakan perpanjangan pemerintah yang berada paling depan yang langsung berhadapan dengan rakyat. Bila disiplin dan tanggung jawab sudah tidak dihiraukan, bagaimana mungkin bisa membangun Kabupaten Waykanan ke depan lebih baik dan mampu berdaya saing.

Bupati juga menyatakan bila ada kepala kampung yang tidak siap menjalankan tugas dan fungsinya, dipersilakan mengajukan pengunduran diri.

Dia menegaskan dirinya bersama Wakil Bupati Edward Antony, ingin bekerja serius untuk memajukan Kabupaten Waykanan dan masyarakat agar lebih baik lagi, karena itu kepala kampung juga dituntut untuk disiplin dan bertanggungjawab.

Bupati Raden Adipati sebelumnya juga mengumpulkan semua pegawai dan pejabat eselon II, III, dan IV yang tidak hadir atau pun terlambat saat upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional pada 2 Mei 2016.

"Mereka saya kumpulkan di ruangan kerja saya untuk mendapatkan pengarahaan, agar kejadian ini tidak terulang lagi di kemudian hari," katanya.

Bupati mengingatkan kepada seluruh kepala kampung agar tidak ada lagi yang tidak masuk atau mangkir saat ada rapat-rapat penting.

"Sudah jelas garis koordinasinya, kepala kampung langsung ke camat, baru ke bupati. Tegur saja kepala kampung yang tidak benar, bila masih bandel langsung lapor ke saya," tegasnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kanwil Kemenag Papua Barat Masih Kekurangan PNS

Kanwil Kemenag Papua Barat Masih Kekurangan PNS

DPR | Selasa, 03 Mei 2016 | 10:57 WIB

PNS Tukang Selingkuh di Mukomuko Akan Dipecat

PNS Tukang Selingkuh di Mukomuko Akan Dipecat

News | Sabtu, 30 April 2016 | 05:01 WIB

DKI Terapkan "Key Performance Indicator" untuk PNS

DKI Terapkan "Key Performance Indicator" untuk PNS

News | Jum'at, 15 April 2016 | 14:04 WIB

PNS Jakarta Malas Kerja Bakal Ketahuan Lewat Sistem Ini

PNS Jakarta Malas Kerja Bakal Ketahuan Lewat Sistem Ini

News | Kamis, 14 April 2016 | 13:56 WIB

Alasan Pengurangan PNS Dikiritik Komisi II DPR

Alasan Pengurangan PNS Dikiritik Komisi II DPR

News | Rabu, 16 Maret 2016 | 01:00 WIB

BJB Bidik Potensi Kredit Rumah ke PNS Jawa Barat

BJB Bidik Potensi Kredit Rumah ke PNS Jawa Barat

Bisnis | Kamis, 03 Maret 2016 | 19:28 WIB

BJB Bidik Potensi Kredit Rumah ke PNS Jawa Barat

BJB Bidik Potensi Kredit Rumah ke PNS Jawa Barat

Bisnis | Kamis, 03 Maret 2016 | 19:28 WIB

Menteri Yuddy: PNS Terlibat Narkoba Pasti Ditindak Tegas

Menteri Yuddy: PNS Terlibat Narkoba Pasti Ditindak Tegas

News | Kamis, 25 Februari 2016 | 00:43 WIB

Jika 'Buang' 40 Persen PNS, Jakarta Hemat Rp6 Triliun

Jika 'Buang' 40 Persen PNS, Jakarta Hemat Rp6 Triliun

News | Kamis, 11 Juni 2015 | 11:58 WIB

Terkini

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:08 WIB

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:01 WIB

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 22:40 WIB

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:32 WIB

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan!  Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:19 WIB

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:08 WIB

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:51 WIB

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:34 WIB

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:09 WIB

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:48 WIB