Wapres Sebut Daerah Sulit Maju Tanpa Inovasi

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 05 Mei 2016 | 21:46 WIB
Wapres Sebut Daerah Sulit Maju Tanpa Inovasi
Wakil Presiden Jusuf Kalla dan istri, Mufidah Jusuf Kalla [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla mendorong setiap daerah, khususnya di tingkat kabupaten, untuk meningkatkan produksi lokal serta memiliki kreativitas dan inovasi dalam mengolahnya menjadi hasil perekonomian daerah.

"Pondasi utama dari daerah adalah kegiatan yang produktif, dengan inovasi dan kreativitas dari daerah masing-masing. Tanpa inovasi dan kreativitas, maka akan sulit dicapai kemajuan bagi daerah itu sendiri," kata Wapres dalam pengukuhan pengurus Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) di JIExpo Kemayoran Jakarta, Kamis (5/5/2016).

Kemajuan suatu daerah tergantung pada produktivitas masing-masing daerah antara lain dalam bidang pertanian, industri dan jasa. Hasil dari peningkatan produksi tersebut kemudian dapat memberikan pemasukan ekonomi bagi daerah tersebut.

Dalam bidang pertanian, peningkatan tersebut dapat dilakukan dengan menaikkan jumlah dan kualitas hasil produksi. Selain itu, industri di suatu daerah harus digalakkan guna memberikan kesempatan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar.

"Sampai hari ini, penduduk itu akan terus menerus berpindah dari daerah ke kota, pedalaman masuk kota. Sehingga, apabila pertanian di daerah berhasil maka akan muncul kemakmuran daerah yang baik," jelasnya.

Upaya pemerintah daerah dalam membina masyarakatnya untuk berinovasi dan berkreasi terhadap produksi lokal tersebut dapat menjadi tolok ukur keberhasilan otonomi di daerah tersebut.

"Hasil otonomi ditentukan apakah daerah itu meningkatkan kesejahteraannya atau tidak, dan itu ditandai oleh berbagai indikator yang salah satunya kemampuan pemerinta daerah membiayai daerahnya dengan hasil-hasil lokal tersebut," jelas Wapres.

Di hadapan ratusan bupati, Wapres juga mengingatkan supaya pemerintah kabupaten tidak lebih banyak bergantung pada dana alokasi umum dan dana alokasi khusus dari Pemerintah Pusat.

"Bila banyak daerah masih bergantung pada DAU dan DAK saja, maka 80 persen daerah itu tidak bisa dikatakan sudah memberi inovasi dan kreativitas yang baik," ujarnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Iklim Bisnis Di Kuartal I 2016 Menurun dibandingkan Tahun Lalu

Iklim Bisnis Di Kuartal I 2016 Menurun dibandingkan Tahun Lalu

Bisnis | Rabu, 04 Mei 2016 | 14:53 WIB

Belanja Sambil Berbagi, di Sinilah Tempatnya

Belanja Sambil Berbagi, di Sinilah Tempatnya

Lifestyle | Minggu, 01 Mei 2016 | 10:11 WIB

Anggawira, Sosok Pengusaha Sekaligus Politisi dan Akademisi

Anggawira, Sosok Pengusaha Sekaligus Politisi dan Akademisi

Bisnis | Sabtu, 30 April 2016 | 15:27 WIB

PT Kino Indonesia Raih Peringkat Utama OCI Indonesia Award 2016

PT Kino Indonesia Raih Peringkat Utama OCI Indonesia Award 2016

Bisnis | Kamis, 28 April 2016 | 06:13 WIB

Dipo Ilham Djalil, Tinggalkan Sekuritas Demi Jadi Pengusaha

Dipo Ilham Djalil, Tinggalkan Sekuritas Demi Jadi Pengusaha

Bisnis | Sabtu, 23 April 2016 | 12:44 WIB

Tempat Rehat Baru di Jantung Kota Singapura

Tempat Rehat Baru di Jantung Kota Singapura

Lifestyle | Selasa, 19 April 2016 | 21:14 WIB

Aturan Kepemilikan Properti bagi Warga Asing di Berbagai Negara

Aturan Kepemilikan Properti bagi Warga Asing di Berbagai Negara

Bisnis | Selasa, 19 April 2016 | 16:53 WIB

Regulasi Properti bagi WNA Dorong Iklim Investasi

Regulasi Properti bagi WNA Dorong Iklim Investasi

Bisnis | Selasa, 19 April 2016 | 14:00 WIB

Inggris akan Bantu Indonesia untuk Perbaiki Kemudahan Berbisnis

Inggris akan Bantu Indonesia untuk Perbaiki Kemudahan Berbisnis

Bisnis | Selasa, 19 April 2016 | 06:07 WIB

Sarman Simanjorang, Gagal Lamar Kerja Justru Sukses dalam Bisnis

Sarman Simanjorang, Gagal Lamar Kerja Justru Sukses dalam Bisnis

Bisnis | Jum'at, 15 April 2016 | 20:52 WIB

Terkini

Dalami Amplop dari Bupati Kuansing, KPK Buka Peluang Periksa Menhut Raja Juli

Dalami Amplop dari Bupati Kuansing, KPK Buka Peluang Periksa Menhut Raja Juli

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:11 WIB

PLN Klaim Pemadaman Listrik di Kalbar Bukan karena Krisis Batu Bara, Ini Penyebabnya

PLN Klaim Pemadaman Listrik di Kalbar Bukan karena Krisis Batu Bara, Ini Penyebabnya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:59 WIB

Said Iqbal Beri Deadline Disnakertransgi DKI, Senin Harus Ada Keputusan Soal Kasus Mau Print

Said Iqbal Beri Deadline Disnakertransgi DKI, Senin Harus Ada Keputusan Soal Kasus Mau Print

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:54 WIB

Pengusaha Kalbar Rugi Akibat Listrik Padam, DPRD Desak PLN Lebih Terbuka

Pengusaha Kalbar Rugi Akibat Listrik Padam, DPRD Desak PLN Lebih Terbuka

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:52 WIB

PLN Sebut Bukan Karena Batu Bara, DPRD Minta Penyebab Pemadaman Listrik di Kalbar Dibuka ke Publik

PLN Sebut Bukan Karena Batu Bara, DPRD Minta Penyebab Pemadaman Listrik di Kalbar Dibuka ke Publik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:48 WIB

PAN Tegaskan Kasus Syah Afandin Bukan 'Dosa' Partai: Itu Tanggung Jawab Pribadi!

PAN Tegaskan Kasus Syah Afandin Bukan 'Dosa' Partai: Itu Tanggung Jawab Pribadi!

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:39 WIB

Teka-teki Lokasi Muktamar NU, 5 Provinsi Ini Bersaing Ketat

Teka-teki Lokasi Muktamar NU, 5 Provinsi Ini Bersaing Ketat

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:30 WIB

DTKJ Usul Mikrotrans Tak Lagi Gratis, Tarif Rp 2.000 Dinilai Bikin Data Penumpang Lebih Akurat

DTKJ Usul Mikrotrans Tak Lagi Gratis, Tarif Rp 2.000 Dinilai Bikin Data Penumpang Lebih Akurat

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:24 WIB

Kenapa Warga Bela Bandar Narkoba? Bedah Kasus Katingan yang Tewaskan Aipda Yudhi Perdana

Kenapa Warga Bela Bandar Narkoba? Bedah Kasus Katingan yang Tewaskan Aipda Yudhi Perdana

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:24 WIB

Kasus dr Icha Jadi Titik Balik, Kemenkes Siapkan Perpres Perlindungan Nakes hingga Aturan Sanksi

Kasus dr Icha Jadi Titik Balik, Kemenkes Siapkan Perpres Perlindungan Nakes hingga Aturan Sanksi

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:13 WIB

×