Akbar Tandjung Tolak Iuran Caketum Golkar Rp1 Miliar

Adhitya Himawan, Nikolaus Tolen

Sabtu, 07 Mei 2016 | 13:55 WIB
Akbar Tandjung Tolak Iuran Caketum Golkar Rp1 Miliar
Mantan Ketua Umum Partai Golkar, Akbar Tandjung. [Suara.com/Adhitya Himawan]
Mantan Ketua Umum Partai Golkar, Akbar Tandjung sangat menyayangkan persyaratan yang diatur oleh Steering Committee Musyawarah Nasional Luar Biasa(Munaslub) yang mewajibkan bakal calon Ketua Umum Golkar memberikan uang dengan besaran minimal Rp1 miliar. Dia mengatakan bahwa dirinya sangat tidak setuju dengan kebijakan tersebut karena dapat membahayakan bagi perkembangan bagi partai Golkar ke depannya.
 
"Oleh karena itu, apa yang saya sampaikan, saya tetep konsisten saya tidak setuju dengan ketentuan kontribusi Rp 1 Miliar. Karena itu akan jadi preseden bagi Golkar sendiri," kata Akbar di Gado-Gado Boplo Jalan Gereja Theresia Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu(7/5/2016).
 
Lebih lanjut dia mengatakan bahwa dalam memutuskan kebijkan yang juga menjadi penyebab dua orang bakal Cakeum Golkar belum diloloskan tersebut, dirinya sebagai Ketua Dewan Pertimbangan DPP Partai Golkar tidak dilibatkan sama sekali oleh Steering Committee (SC). Namun, meskipun begitu dia tetap menyampaikan pandangannya, yang pada akhirnya juga tidak didengar oleh SC yang diketuai oleh Nurdin Halid.
 
"Saya tidak dalam posisi menyampaikan, tapi saya sudah menyampaikan pikiran-pikiran saya. Saya yakin tim komite tahu itu, kepada anggota tim SC sudah saya sampaikan.Dengan kata lain sebetulnya SC sudah tahu, tapi yang official memang tidak. Memang kami juga tidak diminta secara resmi sebagai ketua dewan pertimbangan, tapi sebetulnya kami sudah bicara di interen kami," kata Akbar.
 
Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa kalau angka Rp1 Miliar itu diterapkan dalam pemilihan Ketua Umum, maka bukan tidak mungkin praktek serupa akan berlanjut ke tingkat yang berada di bawahnya. Dan hal tersebutlah yang dikatakannya sangat dikhawatirkan merusak partai Golkar kedepannya.
 
"Kalau di pusat Rp1 Miliar, bisa saja nanti musyawarah daerah  tingkat satu Rp500 juta,  dan kemudian musyawarah daerah  tingkat dua Rp200 juta,  bukan tidak mungkin musyawarah daerah tingkat  kecamatan bisa Rp100 juta," kata Akbar.
 
Jika hal tersebut terus berlangsung, menurutnya akan sangat sulit bagi Golkar bisa diterima di masyarakat. Pasalnya, ada kesulitan yang muncul dalam menjelaskannya,sehingga masyarakat bisa menerimanya.
 
"Kalau  itu bisa kejadian, kalau itu jadi budaya di Partai Golkar, gimana kita bisa menjelaskan kepada publik? bagaimana Partai Golkar bisa  kita pertahankan citranya, imagenya, kalau tidak mau dilihat bahwa Golkar itu hanya urusannya soal uang semata-mata," tutup mantan Ketua DPR RI tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Target Ambisius, Pelti Targetkan Raih Lima Medali Emas pada SEA Games 2025

Target Ambisius, Pelti Targetkan Raih Lima Medali Emas pada SEA Games 2025

Sport | Kamis, 04 Desember 2025 | 14:00 WIB

Wabah Motor Brebet Pertalite Guncang Jatim, Nurdin Halid: Pertamina, Buka Hasil Lab Secara Terbuka!

Wabah Motor Brebet Pertalite Guncang Jatim, Nurdin Halid: Pertamina, Buka Hasil Lab Secara Terbuka!

News | Rabu, 29 Oktober 2025 | 18:05 WIB

Tutut Soeharto Bertarung di Munaslub Golkar? DPD Sulsel Solid ke Bahlil Lahadalia

Tutut Soeharto Bertarung di Munaslub Golkar? DPD Sulsel Solid ke Bahlil Lahadalia

News | Senin, 25 Agustus 2025 | 12:38 WIB

Tutut Soeharto Bakal Jadi Ketua Golkar? Mekeng Ungkap Fakta Mengejutkan di Balik Wacana Panas Ini

Tutut Soeharto Bakal Jadi Ketua Golkar? Mekeng Ungkap Fakta Mengejutkan di Balik Wacana Panas Ini

News | Kamis, 21 Agustus 2025 | 20:05 WIB

Bahlil Temui Prabowo, Idrus Marham: Presiden Tak Akan Pecah Belah Golkar

Bahlil Temui Prabowo, Idrus Marham: Presiden Tak Akan Pecah Belah Golkar

News | Senin, 11 Agustus 2025 | 19:11 WIB

Misteri Pertemuan Bahlil dan Prabowo: Isu Munaslub Golkar Ditepis, Namun Gestur Berbicara Lain

Misteri Pertemuan Bahlil dan Prabowo: Isu Munaslub Golkar Ditepis, Namun Gestur Berbicara Lain

News | Senin, 11 Agustus 2025 | 18:30 WIB

Politisi Senior Golkar Tantang 'Hantu' Munaslub: Munculkan Mukamu, Jangan Cuma Main Isu!

Politisi Senior Golkar Tantang 'Hantu' Munaslub: Munculkan Mukamu, Jangan Cuma Main Isu!

News | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 17:53 WIB

Inikah Kelompok yang Hembuskan Isu Munaslub Golkar untuk Dongkel Bahlil?

Inikah Kelompok yang Hembuskan Isu Munaslub Golkar untuk Dongkel Bahlil?

News | Rabu, 06 Agustus 2025 | 18:47 WIB

Mensesneg Bantah Istana Dalangi Munaslub Golkar: Jangan Kaitkan dengan Istana!

Mensesneg Bantah Istana Dalangi Munaslub Golkar: Jangan Kaitkan dengan Istana!

News | Selasa, 05 Agustus 2025 | 19:27 WIB

Politisi Senior Bantah Golkar Bakal Gelar Munaslub Lengserkan Bahlil: Di Dalam Tenang-tenang Saja

Politisi Senior Bantah Golkar Bakal Gelar Munaslub Lengserkan Bahlil: Di Dalam Tenang-tenang Saja

News | Senin, 04 Agustus 2025 | 18:08 WIB

Terkini

Tak Hanya Emas, Tokenisasi CPO Jadi Peluang Baru Pasar Kripto RI

Tak Hanya Emas, Tokenisasi CPO Jadi Peluang Baru Pasar Kripto RI

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 15:03 WIB

BPS Akui Belanja Pemerintah Meroket di Q3 2026 Gegara Gaji Pegawai hingga MBG

BPS Akui Belanja Pemerintah Meroket di Q3 2026 Gegara Gaji Pegawai hingga MBG

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 15:01 WIB

Mengapa Luka Tidak Memaafkan Pisau: Tentang Rasa Sakit yang Tak Pernah Benar-benar Pergi

Mengapa Luka Tidak Memaafkan Pisau: Tentang Rasa Sakit yang Tak Pernah Benar-benar Pergi

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 15:00 WIB

Penjualan LCGC Turun 11 Persen pada 2026, Sektor Pembiayaan Buka Suara Soal Penyebabnya

Penjualan LCGC Turun 11 Persen pada 2026, Sektor Pembiayaan Buka Suara Soal Penyebabnya

Otomotif | Kamis, 05 November 2026 | 15:00 WIB

Ini Syarat Anak Disabilitas Masuk Sekolah Rakyat

Ini Syarat Anak Disabilitas Masuk Sekolah Rakyat

Sulsel | Kamis, 05 November 2026 | 14:59 WIB

Layanan Dokter ke Rumah 24 Jam Jadi Alternatif Akses Kesehatan di Surabaya

Layanan Dokter ke Rumah 24 Jam Jadi Alternatif Akses Kesehatan di Surabaya

Health | Kamis, 05 November 2026 | 14:58 WIB

HP realme Harga Rp2 Jutaan Punya Baterai hingga 8.000 mAh, Ini Pilihannya

HP realme Harga Rp2 Jutaan Punya Baterai hingga 8.000 mAh, Ini Pilihannya

Tekno | Kamis, 05 November 2026 | 14:58 WIB

Soroti Perlinduangan Anak di Asrama, KPAI Dorong Sekolah Rakyat Masuk Sistem Pendidikan Nasional

Soroti Perlinduangan Anak di Asrama, KPAI Dorong Sekolah Rakyat Masuk Sistem Pendidikan Nasional

News | Kamis, 05 November 2026 | 14:55 WIB

Mau Ikut IPO Anthropic, Investor Harus Siapkan Biaya hingga 12 Persen

Mau Ikut IPO Anthropic, Investor Harus Siapkan Biaya hingga 12 Persen

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 14:53 WIB

Uji Coba Timnas Indonesia vs Yordania 13 November Masih Abu-Abu, Fakta Lain Terbongkar

Uji Coba Timnas Indonesia vs Yordania 13 November Masih Abu-Abu, Fakta Lain Terbongkar

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 14:51 WIB

×