Eno Dibunuh Secara Mengerikan, Polisi Ciduk Seorang Lelaki

Siswanto, Agung Sandy Lesmana

Minggu, 15 Mei 2016 | 22:11 WIB
Eno Dibunuh Secara Mengerikan, Polisi Ciduk Seorang Lelaki
Ilustrasi garis polisi [suara.com/Nur Habibie]

Suara.com - Pagi tadi, Polda Metro Jaya mengamankan seorang lelaki yang diduga mengetahui kasus pembunuhan sadis terhadap Eno Fahira (18), karyawati pabrik plastik di Kosambi, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Banten, PT. Polyta Global Mandiri. Namun, sampai saat ini status lelaki tersebut masih sebagai terduga. 

"Sudah di Polda Metro pukul 06.00 WIB pagi, sedang diperiksa intensif," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Awi Setiyono kepada wartawan.

Awi mengatakan status lelaki tersebut akan ketahuan setelah satu hari. Lelaki ini diduga orang dekat korban.

"Belum tunggu 1x24 jam, ya (statusnya masih) terperiksa," kata dia.

Siang tadi, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Krishna Murti juga mengatakan penyidik sedang menangani seorang lelaki.

"Kita amankan seorang terduga pelaku," katanya.

Krishna belum mau membeberkan identitas lelaki tersebut.

Krishna mengatakan penyidik sedang menelusuri adanya dugaan pembunuh Eno lebih dari satu orang.

Lelaki tersebut diciduk oleh petugas gabungan Polsek Teluknaga, Polresta Kabupaten Tangerang, dan Polda Metro Jaya dini hari tadi.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementera, keterangan lelaki tersebut tidak konsisten.

Eno pertamakali ditemukan di kamar kontrakan, Kosambi, pada Jumat (13/5/2016). Saat ditemukan, kondisinya mengenaskan. Di bagian alat vitalnya ditancapkan sebuah gagang kayu untuk cangkul.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ibu Pelempar Bayi Juga Berniat Bunuh Diri

Ibu Pelempar Bayi Juga Berniat Bunuh Diri

News | Minggu, 15 Mei 2016 | 19:17 WIB

Terkini

KPK Pamerkan Barang Bukti Rp17,5 Miliar dari Kasus Silmy Karim, Ada Kripto hingga Emas

KPK Pamerkan Barang Bukti Rp17,5 Miliar dari Kasus Silmy Karim, Ada Kripto hingga Emas

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 19:19 WIB

Naik Jabatan, Kepala BGN Nanik S Dayeng Fokus Efisiensi Anggaran MBG

Naik Jabatan, Kepala BGN Nanik S Dayeng Fokus Efisiensi Anggaran MBG

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 19:07 WIB

Seminar KAGAMA HSE UGM: Atasi Bencana Hidrometeorologi Melalui Rehabilitasi Lanskap Berkelanjutan

Seminar KAGAMA HSE UGM: Atasi Bencana Hidrometeorologi Melalui Rehabilitasi Lanskap Berkelanjutan

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 19:06 WIB

BGN Akan Benahi Dapur MBG, Satu Kecamatan Ditargetkan Cukup Dilayani Enam SPPG

BGN Akan Benahi Dapur MBG, Satu Kecamatan Ditargetkan Cukup Dilayani Enam SPPG

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 19:02 WIB

Kasus Korupsi MBG, Begini Nasib Motor Listrik Hasil Mark Up dan SPPG yang Terafiliasi Dadan Cs

Kasus Korupsi MBG, Begini Nasib Motor Listrik Hasil Mark Up dan SPPG yang Terafiliasi Dadan Cs

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:58 WIB

Alasan BGN Libatkan TNI dalam Jajaran Pimpinan: Butuh Ahli Teritorial!

Alasan BGN Libatkan TNI dalam Jajaran Pimpinan: Butuh Ahli Teritorial!

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:48 WIB

Kejagung Sebut Aliran Dana Dadan Cs Berasal dari Insentif SPPG Rp6 Juta Per Hari

Kejagung Sebut Aliran Dana Dadan Cs Berasal dari Insentif SPPG Rp6 Juta Per Hari

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:47 WIB

Noel Tuding KPK Jadi Alat Oligarki dan Beri Peringatan Keras untuk Prabowo

Noel Tuding KPK Jadi Alat Oligarki dan Beri Peringatan Keras untuk Prabowo

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:36 WIB

Jangan Tunggu Harga Obat Meroket, DPR Desak Pemerintah Percepat Kemandirian Farmasi

Jangan Tunggu Harga Obat Meroket, DPR Desak Pemerintah Percepat Kemandirian Farmasi

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:28 WIB

Ditendang, Dipukul hingga Mati di Laut: Derita ABK Indonesia di Armada Cumi-Cumi Dunia

Ditendang, Dipukul hingga Mati di Laut: Derita ABK Indonesia di Armada Cumi-Cumi Dunia

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:26 WIB