Kisah Bripka Seladi Awal Mula Nyambi Jadi Pemulung Selepas Dinas

Siswanto, Dian Rosmala

Senin, 23 Mei 2016 | 15:33 WIB
Kisah Bripka Seladi Awal Mula Nyambi Jadi Pemulung Selepas Dinas

Suara.com - "Jadi, kisah saya, awal mulanya saya mulung tahun 2004, saya memang terjepit masalah biaya untuk anak istri saya," kata anggota Polisi Lalu Lintas Polres Kota Malang Brigadir Polisi Kepala Seladi di hadapan pimpinan DPR di gedung Nusantara III, Jakarta, Senin (23/5/2016).

Hari ini, Seladi diundang ke DPR oleh Ketua DPR Ade Komarudin dan sejumlah anggota dewan. Mereka ingin mendengar cerita langsung dari Seladi. Cerita dari lelaki berusia 57 tahun yang sekarang jadi teladan banyak orang karena kejujurannya. Seladi memilih jadi pemulung di luar tugas negara untuk mencukupi kehidupan keluarga.

Warga Jalan Gadang Gang 6, Kelurahan Gadang, Kecamatan Sukun, itu mengungkapkan pertamakali menjadi pemulung di sekitar Polres Kota Malang. Soalnya, di sana banyak sampah berharga yang berceceran.

"Tahun 2004 sudah mulai, saat itu dari piket malam saya melihat ada sampah di sekitar Polresta Malang, saya lirik ke sana dan saya ambil, terus saya tumpuk. Lepas dinas saya berangkat lagi ke sana, saya gerak dan saya bawa pulang," tutur Seladi.

Sampah-sampah itu ditimbunnya dulu di rumah, begitu sudah banyak, dia baru menjualnya.

"Setelah saya kumpulkan, karena sedikit, saya nyari lagi, mulai sore sampai jam enam malam. Setelah itu saya pilah-pilah, antara plastik, botol plastik dan lain-lain," tutur Seladi.

 Ketika itu, uang hasil penjualan barang bekas terbilang lumayan.

"Dapat Rp400 ribu lebih. Setelah dapat Rp400 ribu, anak istri saya kumpulkan, kemudian saya kasih ini lho hasil nyusuh (mencari sampah)," kata Seladi.

Seladi senang dengan aktivitasnya di luar jam dinas. Dia berprinsip, lebih baik hidup sederhana tapi jujur, ketimbang kaya tapi korup.

Sejak itu, ayah dari tiga anak itu selepas piket, keliling dengan sepeda onthelnya mencari barang bekas. Sepeda ini pula yang selama ini menjadi kendaraannya sejak tahun 1977.

Ade Komarudin mengapresiasi Seladi. Itu sebabnya, Ade mengundangnya ke Parlemen.

"Minggu lalu saya membaca sebuah kisah di media, saya kaget dan bersyukur bahwa masih ada petugas negara yang memilih mengatakan kejujuran dibanding mengambil pilihan-pilihan yang tidak kita kehendaki," tutur Ade.

"Bripka Seladi bertugas di Polres Kota Malang, tidak sungkan sambil bertugas sekaligus menjadi pemulung sampah sebagai tugas tambahan di luar dinasnya," Ade menambahkan.

Ade mengatakan Seladi tidak tergoda menerima suap dari warga yang mengurus Surat Izin Mengemudi di kantor polisi. Seladi memilih untuk menjadi pemulung demi mendapatkan uang haal.

"Dalam beberapa artikel yang memuat berita Bripka Seladi ini, sebenarnya beliau bisa saja menerima suap dari yang menginginkan SIM-nya keluar. Bahkan sering ada orang yang datang untuk menyuap Pak Seladi agar dapat SIM," tutur Ade.

Ade berharap sikap Seladi menjadi simbol kejujuran, khususnya bagi pejabat negara.

"Insya Allah dengan seperti ini, akan banyak orang seperti Pak Seladi, dengan begitu revolusi mental akan berhasil, ini contoh dari Bripka Seladi," kata Ade.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Tablet Murah Harga Rp1 Jutaan: Lenovo Lecoo P900A Hadir dengan RAM 8GB dan OS Tanpa Iklan

Tablet Murah Harga Rp1 Jutaan: Lenovo Lecoo P900A Hadir dengan RAM 8GB dan OS Tanpa Iklan

Tekno | Senin, 10 Agustus 2026 | 09:08 WIB

Yayasan Harapan Ibu: Temuan Ratusan Senjata di Sekolah Murni Urusan Hukum, Bukan Konflik Internal

Yayasan Harapan Ibu: Temuan Ratusan Senjata di Sekolah Murni Urusan Hukum, Bukan Konflik Internal

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 09:05 WIB

Pengusaha Masih Nakal, Ratusan Truk Obesitas Masih Ada di Jalan

Pengusaha Masih Nakal, Ratusan Truk Obesitas Masih Ada di Jalan

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 09:04 WIB

UMKM Nelayan Makin Cuan Berkat Diversifikasi Hasil Laut, Pendapatan Tembus Rp68,45 Juta

UMKM Nelayan Makin Cuan Berkat Diversifikasi Hasil Laut, Pendapatan Tembus Rp68,45 Juta

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Dukung UMKM, ShopeePay dan SPayLater Gelar Kompetisi Desain Batik "Corak Cerita Nusantara"

Dukung UMKM, ShopeePay dan SPayLater Gelar Kompetisi Desain Batik "Corak Cerita Nusantara"

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Niat Minta Minum, Suami di Bandar Lampung Malah Pulang Bersimbah Darah

Niat Minta Minum, Suami di Bandar Lampung Malah Pulang Bersimbah Darah

Lampung | Senin, 10 Agustus 2026 | 08:51 WIB

Novel Tanjung Luka, Pencarian Kebenaran di Tengah Prasangka Masyarakat

Novel Tanjung Luka, Pencarian Kebenaran di Tengah Prasangka Masyarakat

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 08:50 WIB

Cemburu Buta Suami di Banyuwangi Berujung Tragedi Minggu Pagi

Cemburu Buta Suami di Banyuwangi Berujung Tragedi Minggu Pagi

Jatim | Senin, 10 Agustus 2026 | 08:44 WIB

Achilles Bidik Kebutuhan Bisnis dari Transaksi hingga Pendanaan

Achilles Bidik Kebutuhan Bisnis dari Transaksi hingga Pendanaan

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 08:43 WIB

1.300 Penerbangan Dibatalkan karena Topan Dolphin di Shanghai

1.300 Penerbangan Dibatalkan karena Topan Dolphin di Shanghai

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 08:43 WIB

×