Dikemanakan Mobil Mewah Sitaan KPK Bila Bukan Hasil Korupsi?

Siswanto, Agung Sandy Lesmana

Kamis, 26 Mei 2016 | 14:50 WIB
Dikemanakan Mobil Mewah Sitaan KPK Bila Bukan Hasil Korupsi?
Kendaraan pribadi milik Bupati Subang Ojang Suhandi diparkir di halaman Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di Jakarta, Jumat (29/4). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Saat ini, banyak barang bukti berbagai kasus korupsi yang disita Komisi Pemberantasan Korupsi. Di antaranya mobil-mobil mewah yang terindikasi didapat dari hasil gratifikasi.

"Iya kalau bicara mobil yang disita banyak mas," kata Biro Humas KPK Ipi Maryati Kuding, Kamis (26/5/2016).

Namun, Ipi tidak dapat merinci semua mobil mewah yang telah disita KPK.

Sebab, kata dia, datanya selalu berubah dari awal penyidikan, proses penuntutan sampai setelah pengadilan memutuskan kasusnya.

"Kalau proses penyidikan soal penyitaan bisa berubah, bertambah atau berkurang hingga sampai proses penuntutan. Kalau sitaan itu datanya belum fix, bisa berubah sampai proses perkaranya itu inkrah," katanya.

Ipi mengatakan sebagian barang sitaan tersebut hasil operasi KPK sendiri, sebagian lagi pengembalian dari pejabat secara sukarela karena tak mau tersangkut kasus gratifikasi.

"Ada beberapa (yang diserahkan sendiri), kalau kami menyita itu kan pasti ada berita acaranya. Kami sita dari siapa, terkait apa," kata dia.

Ipi mengatakan barang sitaan tersebut akan dikembalikan kalau terbukti bukan hasil korupsi.

"Kalau barang sitaan dalam hal ini tidak terkait dengan tindak pidana bisa saja dikembalikan," kata dia.

Sebaliknya, kalau terbukti hasil kejahatan, barang bukti akan dilelang ke publik. Hasil lelang nantinya akan diumumkan berdasarkan laporan tahunan di lembaga antirasuah.

"Nah kalau hasil barang yang disita, kemudian dilelang itu kan menunggu inkrah, prosesnya. Itu nantinya bisa diambil di laporan tahunannya KPK," katanya.

Saat ini, di halaman parkir KPK, masih ada beberapa barang sitaan dari Bupati Subang Ojang Sohandi yang telah menjadi tersangka kasus suap jaksa penuntut umum yang menangani perkara kasus anggaran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial tahun 2014. Di antaranya merek Nissan Navara bernomor polisi D 8025 EK.

Namun, sebagian barang sitaan tidak semuanya ditaruh di halaman parkir KPK, mengingat kapasitas ruangnya terbatas. Kendaraan yang diamankan dari Ojang yang lainn, antara lain dua mobil Toyota Vellfire, dua mobil Jeep Rubicon, satu mobil Totoya Camry, satu mobil Mazda CX5, satu motor Harley Davidson, satu motor Yamaha Trail, dan satu motor Yamaha ATV.

Halaman parkir KPK juga pernah dipenuhi mobil-mobil mewah hasil disita dari adik kandung mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, Tubagus Chaery Wardana. Di antaranya, Lamborghini Aventador, Nissan GTR warna putih bernomor B 888 GAW, Ferrari berwarna merah B 888 GIF, Rolls Royce hitam dan Bentley warna hitam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tempat Parkir KPK sampai Tak Muat Tampung Mobil Mewah Sitaan

Tempat Parkir KPK sampai Tak Muat Tampung Mobil Mewah Sitaan

News | Kamis, 26 Mei 2016 | 12:59 WIB

Terkini

Hanung Bramantyo Siapkan Plot Twist di Film Lobang Buaya, Dalangnya Bikin Penonton Terkecoh

Hanung Bramantyo Siapkan Plot Twist di Film Lobang Buaya, Dalangnya Bikin Penonton Terkecoh

Entertainment | Sabtu, 26 September 2026 | 15:53 WIB

Harga Minyak Dunia Kembali Naik, WFH Bakal Diterapkan Lagi?

Harga Minyak Dunia Kembali Naik, WFH Bakal Diterapkan Lagi?

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 15:52 WIB

Ombudsman Sidak Mendadak, Lapas Cibinong Bikin Publik Terbelalak

Ombudsman Sidak Mendadak, Lapas Cibinong Bikin Publik Terbelalak

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 15:50 WIB

Indra Kenz Bebas Bersyarat: Korban Masih Menanti Ganti Rugi yang Tersendat di Paguyuban

Indra Kenz Bebas Bersyarat: Korban Masih Menanti Ganti Rugi yang Tersendat di Paguyuban

News | Sabtu, 26 September 2026 | 15:49 WIB

Semakin Diteguk, Semakin Haus: Mengejar Dunia dalam Pareidolia

Semakin Diteguk, Semakin Haus: Mengejar Dunia dalam Pareidolia

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 15:40 WIB

'Siapa yang Memindahkan?!' Foto Jimmy Masrin dan Fasilitas Mewah Mendadak Hilang di Lapas Cibinong

'Siapa yang Memindahkan?!' Foto Jimmy Masrin dan Fasilitas Mewah Mendadak Hilang di Lapas Cibinong

News | Sabtu, 26 September 2026 | 15:34 WIB

Setelah Belasan Tahun Berjuang, Kampung Adat Urug Bogor Akhirnya Mengantongi Sertifikat Komunal

Setelah Belasan Tahun Berjuang, Kampung Adat Urug Bogor Akhirnya Mengantongi Sertifikat Komunal

Bogor | Sabtu, 26 September 2026 | 15:32 WIB

Ole Romeny Cetak 5 Gol dalam 5 Laga Timnas Indonesia, Ini Rahasianya

Ole Romeny Cetak 5 Gol dalam 5 Laga Timnas Indonesia, Ini Rahasianya

Bola | Sabtu, 26 September 2026 | 15:31 WIB

5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!

5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 15:30 WIB

Menang atas Singapura, Timnas Indonesia Tetap Dikritik Pengamat: Miskin Kreativitas!

Menang atas Singapura, Timnas Indonesia Tetap Dikritik Pengamat: Miskin Kreativitas!

Bola | Sabtu, 26 September 2026 | 15:25 WIB

×