Cara Relawan Hadapi Serangan Membabibuta Pembenci Ahok di Medsos

Siswanto, Agung Sandy Lesmana

Minggu, 29 Mei 2016 | 15:52 WIB
Cara Relawan Hadapi Serangan Membabibuta Pembenci Ahok di Medsos
Dukung Teman Ahok. Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sumardy saat peluncuran aplikasi GoAhok di Kedai Tempo, Jalan Utan Kayu, Jakarta Timur, Kamis (31/3/2016). [suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Suara.com - Digital strategist komunitas Teman Ahok, Rancha Belnevan, sudah punya senjata ampuh untuk menangkal serangan fitnah dan ejekan haters Ahok di media sosial. Senjatanya ternyata kampanye yang berisi konten-konten positif.

"Pasti ada black campaign. Kami kampanye positif saja," kata Ranca ketika mengisi acara talkshow di Teman Ahok Fair, gudang Sarinah Ecosystem, Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (29/5/2016).

Ranca mengakui banyak kalangan yang tidak senang dengan gerakan pengumpulan fotokopi KTP warga Jakarta untuk mendukung pencalonan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) - Heru Budi Hartono menjadi gubernur dan wakil gubernur Jakarta periode 2017-2022.

Salah satu bentuk ketidaksukaan mereka ialah menyebarkan kampanye hitam, seperti mengangkat isu SARA untuk menyerang Ahok.

"Black campaign selalu ada dan tiap hari kita hadapi. Misalnya isu SARA atau fitnah sudah jadi makanan sehari hari di tim digital. Tiap hari pasti ada. Ada yang pura pura jadi temen lalu nusuk dari belakang," kata dia.

Di hadapan hadirin yang memenuhi acara Teman Ahok Fair, dia menceritakan jatuh-bangun membentuk relawan Teman Ahok. Serangan paling dahsyat terjadi di awal dan sempat membuat relawan tidak percaya diri.

"Awalnya stres. Dibilang adminnya apa kafir gitu. Lama-lama kita makin sadar yang namanya perjuangkan sesuatu nggak semuanya sejalan," kata dia.

Dia berharap masyarakat jangan mudah terprovokasi isu SARA. Dia menyarankan masyarakat mengikuti info resmi dari media sosial Teman Ahok.

"Follow dan ikuti info teman Ahok karena banyak info simpang siur yang tidak ter-handle sama kita. Kita harus counter hal itu dengan info yang benar," kata Ranca.

Teman Ahok merupakan komunitas yang selama ini giat menggalang dukungan buat Ahok. Mereka menghimpun fotokopi KTP warga Jakarta untuk tiket Ahok mendaftar ke KPUD DKI Jakarta menjadi calon gubernur independen bersama Heru Budi Hartono.

Posko pusat Teman Ahok berada di Graha Pejaten, nomor 3, Jalan Pejaten Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Mereka punya puluhan cabang di seantero Jakarta, umumnya di mal.

Saat ini, mereka sudah berhasil menghimpun sebanyak 900.282 fotokopi KTP warga Jakarta, belum termasuk tambahan hari ini. Mereka memasang target bulan Juli nanti mendapatkan satu juta fotokopi. Jumlah yang sudah terkumpul sebenarnya sudah melebihi syarat yang ditetapkan KPUD DKI Jakarta yang hanya 530 ribu fotokopi lembar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gaya Ceplas-ceplos Ahok di Mata Relawan: Plus Minus Pasti ada

Gaya Ceplas-ceplos Ahok di Mata Relawan: Plus Minus Pasti ada

News | Minggu, 29 Mei 2016 | 15:13 WIB

Di Papan Aspirasi, Ahok Disamakan dengan Legenda Maradona

Di Papan Aspirasi, Ahok Disamakan dengan Legenda Maradona

News | Minggu, 29 Mei 2016 | 13:55 WIB

Berbagai Kalimat Dukungan Penuhi Papan Aspirasi Teman Ahok Fair

Berbagai Kalimat Dukungan Penuhi Papan Aspirasi Teman Ahok Fair

News | Sabtu, 28 Mei 2016 | 22:20 WIB

Terkini

PDIP Bicara Peluang Hak Angket Usai Putusan MA Soal Gibran: Pembicaraan Lintas Parpol Makin Masif

PDIP Bicara Peluang Hak Angket Usai Putusan MA Soal Gibran: Pembicaraan Lintas Parpol Makin Masif

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:51 WIB

Kisah Cinta, Kutu Buku, dan Petualangan Surealis: Review Jagat Rajawali Karya Eko Darmoko

Kisah Cinta, Kutu Buku, dan Petualangan Surealis: Review Jagat Rajawali Karya Eko Darmoko

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:46 WIB

Hasto Soal Putusan MA Ijazah Gibran: Tak Ada Kebohongan Abadi dalam Politik

Hasto Soal Putusan MA Ijazah Gibran: Tak Ada Kebohongan Abadi dalam Politik

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:44 WIB

Perbedaan Fungsi Retinol, Niacinamide, dan Vitamin C, Mana yang Dibutuhkan Kulitmu?

Perbedaan Fungsi Retinol, Niacinamide, dan Vitamin C, Mana yang Dibutuhkan Kulitmu?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:40 WIB

Solusi Cerdas di Balik Limbah MBG: Polinela Sulap Sisa Makanan Jadi Duit Lewat Magot

Solusi Cerdas di Balik Limbah MBG: Polinela Sulap Sisa Makanan Jadi Duit Lewat Magot

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:17 WIB

Memahami Perbedaan Buku Nikah, Akta Nikah, dan Kartu Nikah

Memahami Perbedaan Buku Nikah, Akta Nikah, dan Kartu Nikah

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:10 WIB

Dituding Jadi Imam Mahdi dan Bawa Kabur Rp1,3 Miliar, Figar Siap Lawan di Jalur Hukum

Dituding Jadi Imam Mahdi dan Bawa Kabur Rp1,3 Miliar, Figar Siap Lawan di Jalur Hukum

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:04 WIB

7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis

7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:01 WIB

Viral Guru AI IELTS Mengamuk, Benarkah Kecerdasan Buatan Mulai Punya Perasaan?

Viral Guru AI IELTS Mengamuk, Benarkah Kecerdasan Buatan Mulai Punya Perasaan?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:49 WIB

Duh! 53 Orang Bunuh Diri di DIY, Depresi Jeratan Pinjol hingga Faktor Ekonomi Jadi Pemicu

Duh! 53 Orang Bunuh Diri di DIY, Depresi Jeratan Pinjol hingga Faktor Ekonomi Jadi Pemicu

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:47 WIB

×