Ngotot Demo di Gedung Lama KPK, Ahmad Dhani Dkk Diusir

Siswanto, Nikolaus Tolen

Kamis, 02 Juni 2016 | 15:12 WIB
Ngotot Demo di Gedung Lama KPK, Ahmad Dhani Dkk Diusir
Ahmad Dhani di atas mobil saat demonstrasi di depan gedung KPK [suara.com/Nikolaus Tolen]
Aparat kepolisian melarang demonstrasi anti Ahok yang dihadiri musisi Ahmad Dhani dan aktivis Ratna Sarumpaet di depan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (2/6/2016) siang. Massa diminta pindah ke depan gedung KPK baru yang terletak di Jalan Kuningan Persada.

Polisi melarang mereka demo di Jalan Rasuna Said agar tak menciptakan kemacetan arus lalu lintas, mengingat ini merupakan jalur utama.

"Kami minta untuk segera bergeser ke utara (gedung KPK baru), kami sudah melarang untuk demo di sini," kata Kapolsek Setiabudi AKBP Tri Yulianto di depan gedung Wisma Bakrie.
 
Awalnya, demonstran menolak diminta pindah ke gedung baru KPK yang lokasinya tak seberapa jauh dari gedung lama.

"Kita harus bertahan kawan-kawan, kita tidak boleh pindah. Kita ke sini untuk meminta KPK agar menangkap Ahok sebagai tersangka," kata Sekretaris Jenderal KSPI M. Rusdi dari atas mobil komando.
 
Setelah terus menerus diberi imbauan, akhirnya demonstran, antara lain dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia, bersedia pindah tempat.

Tetapi sebelum mau pindah, sempat terjadi cekcok antara demonstran dan anggota polisi.

"Kawan-kawan kita tidak kalah, kita hanya mengalah. Kita tidak mau bentrok dengan polisi yang kita gaji, kita mengalah saja,tetapi karena kita berjalan, kami minta pelan-pelan," kata Rusdi.
 
Sebelumnya, Ahmad Dhani dkk. akan menyelenggarakan aksi Panggung Rakyat Tangkap Ahok di depan gedung KPK. Panggung ini akan berisi musik dan teater serta orasi. Namun, batal karena truk tronton yang berisi alat musik beserta kru Ahmad Dhani diamankan Polda Metro Jaya karena dianggap akan mengganggu arus lalu lintas.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Awi Setiyono menjelaskan pengamanan truk tronton berisi alat peraga aksi tidak dimaksudkan untuk membungkam hak warga menyampaikan pendapat di muka umum. Tetapi, tujuannya lebih ke antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan polisi, di antaranya kemacetan lalu lintas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahmad Dhani Ngaku Ditelpon Krishna Murti Sebut Jokowi Larang Demo

Ahmad Dhani Ngaku Ditelpon Krishna Murti Sebut Jokowi Larang Demo

News | Kamis, 02 Juni 2016 | 14:54 WIB

Ini Harapan Ahok Jakarta Bisa Menjadi "Smart City"

Ini Harapan Ahok Jakarta Bisa Menjadi "Smart City"

News | Kamis, 02 Juni 2016 | 14:22 WIB

Ahmad Dhani Sewot Krunya Diperiksa Polisi

Ahmad Dhani Sewot Krunya Diperiksa Polisi

Entertainment | Kamis, 02 Juni 2016 | 13:56 WIB

Ahmad Dhani Dkk Gagal Demo Anti Ahok di KPK, Jokowi Dimarahi

Ahmad Dhani Dkk Gagal Demo Anti Ahok di KPK, Jokowi Dimarahi

News | Kamis, 02 Juni 2016 | 13:53 WIB

Kesal Demo Dihalangi, Ahmad Dhani: Kapan Demo Tak Ganggu Jalan!

Kesal Demo Dihalangi, Ahmad Dhani: Kapan Demo Tak Ganggu Jalan!

News | Kamis, 02 Juni 2016 | 13:39 WIB

Terkini

WNI Tentara Bayaran Rusia Dibayar Rp 50 Juta Per Bulan, Ada 58 Orang Terjebak di Perang Ukraina

WNI Tentara Bayaran Rusia Dibayar Rp 50 Juta Per Bulan, Ada 58 Orang Terjebak di Perang Ukraina

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:53 WIB

Kelalaian Bakar Sampah Picu Kebakaran Hutan di Klaten, 1,6 Hektare Ludes

Kelalaian Bakar Sampah Picu Kebakaran Hutan di Klaten, 1,6 Hektare Ludes

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:53 WIB

Kasus Suap Suhardiman Amby, KPK Ungkap Peluang Periksa Menhut Raja Juli

Kasus Suap Suhardiman Amby, KPK Ungkap Peluang Periksa Menhut Raja Juli

Riau | Selasa, 03 November 2026 | 14:51 WIB

5 Sabun Mandi yang Cocok untuk Kulit Kering dan Bersisik agar Lembap Seharian

5 Sabun Mandi yang Cocok untuk Kulit Kering dan Bersisik agar Lembap Seharian

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:51 WIB

Dune 3 hingga Avengers: Doomsday, Ini 5 Tontonan yang Rilis di Akhir Tahun 2026

Dune 3 hingga Avengers: Doomsday, Ini 5 Tontonan yang Rilis di Akhir Tahun 2026

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 14:50 WIB

Tarif Listrik November 2026 Terbaru, Cek Daftar Harga per kWh untuk Semua Golongan Pelanggan

Tarif Listrik November 2026 Terbaru, Cek Daftar Harga per kWh untuk Semua Golongan Pelanggan

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:49 WIB

Barang Penumpang Sriwijaya Air Hilang di Bandara Sultan Hasanuddin

Barang Penumpang Sriwijaya Air Hilang di Bandara Sultan Hasanuddin

Sulsel | Selasa, 03 November 2026 | 14:48 WIB

Sempat Diragukan Warga, Usaha BRILink Agen Ini Kini Layani 100 Transaksi Sehari!

Sempat Diragukan Warga, Usaha BRILink Agen Ini Kini Layani 100 Transaksi Sehari!

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 14:47 WIB

Raffi Ahmad Bikin RANS Anjlok Hingga 23%, Gimana Prospek Sahamnya?

Raffi Ahmad Bikin RANS Anjlok Hingga 23%, Gimana Prospek Sahamnya?

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 14:45 WIB

Jejak Karier Mentereng Listyo Sigit Prabowo: Ajudan Jokowi hingga Duduki Kursi KSP

Jejak Karier Mentereng Listyo Sigit Prabowo: Ajudan Jokowi hingga Duduki Kursi KSP

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:43 WIB

×