Ahmad Dhani: Kenapa Anak Buah Saya di-BAP seperti Teroris

Siswanto, Agung Sandy Lesmana

Senin, 06 Juni 2016 | 11:57 WIB
Ahmad Dhani: Kenapa Anak Buah Saya di-BAP seperti Teroris
Ahmad Dhani. (suara.com/Ismail)

Suara.com - Musisi yang berhasrat menjadi gubernur Jakarta periode 2017-2022, Ahmad Dhani, mempertanyakan penahanan yang dilakukan Polda Metro Jaya kepada delapan kru menjelang konser Panggung Rakyat Tangkap Ahok di depan KPK, Jakarta Selatan, pada Kamis (2/6/2016) lalu. Ahmad Dhani menyamakan penanganan terhadap anak buahnya seperti anggota teroris.

"Kenapa anak buah saya ditahan di BAP seperti teroris. Saya belum ketemu," kata Ahmad Dhani di Polda Metro Jaya, Senin (6/6/2016).

Ahmad Dhani hari ini datang ke Polda Metro Jaya untuk menemui Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Moechgiyarto.

Meski truk tronton berisi alat aksi dan delapan kru sudah dilepaskan Polda Metro Jaya pada Jumat (3/6/2016) lalu, Ahmad Dhani tetap ingin mendapatkan penjelasan mengenai tindakan polisi.

"Kalau nggak ada nggak apa-apa, tapi kenapa anak buah saya di-BAP. Kenapa dibebaskan, kenapa nggak ditahan aja," katanya.

Kedatangan Ahmad Dhani sekaligus untuk bertanya langsung kepada Kapolda mengenai pernyataan Kapolda yang dimuat media yang akan mempidanakan Ahmad Dhani menyusul aksi di KPK pada Kamis pekan lalu.

Ahmad Dhani tidak bisa langsung menemui Kapolda lantaran sedang Kapolda saat ini sedang rapat.

Akhirnya, dia dan sejumlah orang dari Aktivis Cinta Tanah Air yang mendampinginya menunggu di Polda Metro Jaya.

Ahmad Dhani dan Polda Metro Jaya ribut sejak Kamis lalu ketika truk tronton dan delapan anak buahnya diamankan Polda Metro Jaya menjelang konser bertajuk Panggung Rakyat Tangkap Ahok di gedung KPK. Gara-gara itu, konser batal.

Polisi mengamankan tronton berisi alat-alat, seperti alat musik, agar jangan sampai konser membuat arus lalu lintas macet. Lagipula, menurut polisi, konser tersebut belum mengantongi izin.

Hari itu, dia dan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti juga sempat ribut.

Ahmad Dhani mengaku sebelum truk tronton diamankan, dia ditelepon Krishna Murti terkait rencana unjuk rasa di gedung KPK. Menurut Dhani, Krishna melarang demo atas instruksi Presiden Joko Widodo.

"Saya kemarin ditelepon Dirkrimum. Pak Dir bicara ke saya, katanya, instruksi Presiden, nggak boleh demo di KPK," kata Ahmad Dhani.

Tetapi belakangan, Krishna membantah mencatut nama Jokowi ketika mengingatkan Ahmad Dhani. Setelah menjelaskan duduk masalahnya, Krishna memilih memaafkan Ahmad Dhani ketimbang memperkarakannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahmad Dhani Benar-benar Datangi Polda, Ngotot Temui Kapolda

Ahmad Dhani Benar-benar Datangi Polda, Ngotot Temui Kapolda

News | Senin, 06 Juni 2016 | 11:32 WIB

Ahmad Dhani Tantang Kapolda Metro: Besok Saya Datang ke Kantormu

Ahmad Dhani Tantang Kapolda Metro: Besok Saya Datang ke Kantormu

News | Senin, 06 Juni 2016 | 00:03 WIB

Nama Anak Kedua Dhani-Mulan, Ahmad Syailendra Aerlangga

Nama Anak Kedua Dhani-Mulan, Ahmad Syailendra Aerlangga

Entertainment | Minggu, 05 Juni 2016 | 06:56 WIB

Harapan Ahmad Dhani Putranya Lahir Selasa Pon Gagal Terwujud

Harapan Ahmad Dhani Putranya Lahir Selasa Pon Gagal Terwujud

Entertainment | Minggu, 05 Juni 2016 | 06:12 WIB

Terkini

4 Shio yang Makin Beruntung Setelah 29 Agustus 2026, Rencana Lebih Mudah Terwujud

4 Shio yang Makin Beruntung Setelah 29 Agustus 2026, Rencana Lebih Mudah Terwujud

Lifestyle | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:45 WIB

Dari Marie Curie hingga Dinosaurus: Bagaimana Buku Ini Membuka Pintu Dunia Sains untuk Anak-Anak?

Dari Marie Curie hingga Dinosaurus: Bagaimana Buku Ini Membuka Pintu Dunia Sains untuk Anak-Anak?

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:09 WIB

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

Jogja | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:25 WIB

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Jawa Tengah | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:34 WIB

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×