Mengerikan, Abu Sayyaf Penggal Warga Kanada dengan Pisau "Rambo"

Ruben Setiawan | Suara.com

Sabtu, 18 Juni 2016 | 15:05 WIB
Mengerikan, Abu Sayyaf Penggal Warga Kanada dengan Pisau "Rambo"
Adegan pemenggalan warga Kanada Robert Hall oleh Abu Sayyaf. (Asia One)

Suara.com - Kelompok militan Abu Sayyaf Filipina merilis sebuah rekaman video yang memperlihatkan eksekusi penggal kepala terhadap sandera mereka yang berasal dari Kanada, Robert Hall. Seperti diketahui, potongan kepala Hall ditemukan kepolisian Filipina pada Senin (13/6/2016) lalu.

Video berawal dari adegan di mana ada dua militan yang berdiri di belakang Hall yang berlutut. Sebuah bendera ISIS terlihat di belakang mereka.

Hall terlihat mengenakan sebuah kaos berwarna oranye dan sebuah celana hitam. Kedua tangannya diyakini terikat di belakang punggungnya.

Salah satu militan memegang kepala Hall, sementara di satu tangan lainnya, si militan menggenggam sebilah pisau besar yang disebut Asia One sebagai "pisau Rambo", karena mirip dengan pisau yang digunakan dalam film "Rambo" garapan Hollywood. Seorang militan lain, yang mengenakan topeng olah raga ski, berdiri di belakang Hall sembari mengucapkan doa dalam Bahasa Arab selama sekitar 45 detik.

Pada adegan berikutnya, Hall didorong ke tanah, kemudian si militan pemegang pisau menggorok leher Hall. Hall sempat berlutut di hadapan para militan dan bergumam.

Setelah selesai, potongan kepala Hall diangkat dan dipamerkan di depan kamera. Setelah pemenggalan, kamera juga menangkap keberadaan seorang militan lain berbaju biru dan memegang senapan mesin.

Video tersebut diyakini dibuat di sebuah hutan di kawasan Jolo, Filipina bagian selatan. Pada hari Senin, Abu Sayyaf mengancam akan memenggal Hall apabila tebusan yang mereka minta tidak dibayarkan.

Potongan kepala Hall ditemukan dalam sebuah kantong plastik yang diletakkan di samping Katedral Carmelite, Jolo. Hall, yang berusia 68 tahun sudah disandera oleh Abu Sayyaf sejak tanggal 21 September 2015 lalu.

Pihak keluarga Hall mengungkapkan, segala cara sudah ditempuh untuk membebaskan Hall. Namun, berdasarkan arahan Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau, tuntutan tebusan Abu Sayyaf tidak boleh dipenuhi karena dapat merendahkan harga diri dari nilai-nilai yang dimiliki warga Kanada. (Asia One)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB