Bom Istanbul, WNI di Turki Harus Tingkatkan Kewaspadaan

Pebriansyah Ariefana, Erick Tanjung

Rabu, 29 Juni 2016 | 13:38 WIB
Bom Istanbul, WNI di Turki Harus Tingkatkan Kewaspadaan
Menlu Retno Marsudi memberikan pernyataan di depan pers mengenai kabar penyanderaan tujuh WNI awak Kapal Charles 001, di Kementrian Luar Negeri, Jakarta, Jumat (24/6).[Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Pemerintah RI mengimbau kepada warga negara Indonesia yang berada di Istanbul, Turki dan sekitarnya untuk meningkatkan kewaspadaan. WNI harus menghindari titik keramaian yang rawan menjadi target teror.

Pernyataan ini menyusul serangan bom bunuh diri di Bandara Attaturk, Istanbul, Turki, Selasa (28/6/2016).

"Pemerintah juga pada kesempatan ini ingin mengingatkan kepada seluruh WNI yang ada di Turki untuk menjaga keamanan pribadi, meningkatkan kewaspadaan. Dan menghindari tempat-tempat keramaian yang dapat menjadi target ‎teror, serta mengikuti informasi dan aturan yang disampaikan otoritas keamanan setempat," kata Menteri Luar Negeri RI, Retno LP Marsudi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (29/6/2016).

‎Retno menuturkan, pasca kejadian bom di Bandara Turki, KJRI sebagai perwakilan Pemerintah RI di sana langsung ke tempat kejadian perakara dan mendatangi sejumlah ‎rumah sakit untuk mengecek dan mendata untuk mengetahui apakah ada korban dari WNI.

KJRI juga telah berkoordinasi dengan otoritas keamanan setempat untuk menggali informasi mengenai kemungkinan-kemungkinan ada korban dari WNI.

"Tadi pagi setelah kejadian, KJRI telah turun langsung ke lapangan untuk mengecek dan berkoordinasi dengan otoritas keamanan setempat. ‎Dapat saya sampaikan bahwa saat ini terdapat sekitar 728 WNI dan 310 diantaranya mahasiswa (belajar) di sana," ujar dia.

Sampai saat ini, lanjut Retno, korban serangan bom di sana tidak ada WNI. Pihak KBRI dan KJRI ‎di Turki terus bekerja mencari informasi dan mengikuti perkembangan situasi di sana.

"Nomor hotline yang ada di KJRI Istambul yang dapat dihubungi‎ adalah +905319831534. Jadi sampai sekarang teman-teman di KJRI Istambul masih bekerja untuk mendapat informasi lebih lanjut," tutur dia.

‎Sebelumnya dilaporkan BBC, satu orang dilaporkan menambahkan senjata serbu Kalashnikov. Baru-baru ini, Turki telah menuding peristiwa-peristiwa serangan dilakukan oleh separatis Kurdi dan kelompok IS (Negara Islam).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Indonesia Kecam Pemboman Bandara Ataturk, Turki

Indonesia Kecam Pemboman Bandara Ataturk, Turki

News | Rabu, 29 Juni 2016 | 10:43 WIB

WNI di Turki Diminta Tingkatkan Kewaspadaan dan Hindari Keramaian

WNI di Turki Diminta Tingkatkan Kewaspadaan dan Hindari Keramaian

News | Rabu, 29 Juni 2016 | 10:36 WIB

Bom Mobil di Turki Tewaskan Satu Polisi dan Lukai 13 Orang

Bom Mobil di Turki Tewaskan Satu Polisi dan Lukai 13 Orang

News | Minggu, 01 Mei 2016 | 14:57 WIB

Terkini

Mediasi Sengketa Lahan 14 Hektare di Gunung Sindur Belum Menemukan Titik Terang, Ini Penyebabnya

Mediasi Sengketa Lahan 14 Hektare di Gunung Sindur Belum Menemukan Titik Terang, Ini Penyebabnya

News | Rabu, 04 November 2026 | 18:40 WIB

Solusi Disrupsi AI, UGM dan Uni Eropa Dorong Kolaborasi di EHEF 2026

Solusi Disrupsi AI, UGM dan Uni Eropa Dorong Kolaborasi di EHEF 2026

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 18:40 WIB

Koleksi Mobil Ariyo Windutomo, Plt KSP Usai Listyo Sigit Dipecat

Koleksi Mobil Ariyo Windutomo, Plt KSP Usai Listyo Sigit Dipecat

Otomotif | Rabu, 04 November 2026 | 18:39 WIB

Kisah Koperasi Rimba Lestari: Terangi Dusun dengan Mikrohidro, Hidupi Warga Lewat Kopi

Kisah Koperasi Rimba Lestari: Terangi Dusun dengan Mikrohidro, Hidupi Warga Lewat Kopi

News | Rabu, 04 November 2026 | 18:37 WIB

Shampoo Bayam Mustika Ratu Apakah Non SLS? Cek Kandungan dan Manfaatnya

Shampoo Bayam Mustika Ratu Apakah Non SLS? Cek Kandungan dan Manfaatnya

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 18:37 WIB

KPK Tak Berhenti, Jaringan Bisnis Djarum Bakal Diusut Termasuk BCA?

KPK Tak Berhenti, Jaringan Bisnis Djarum Bakal Diusut Termasuk BCA?

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 18:35 WIB

Review Novel Resign, Ketika Angkat Kaki dari Kantor Jadi Bahan Taruhan

Review Novel Resign, Ketika Angkat Kaki dari Kantor Jadi Bahan Taruhan

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 18:30 WIB

Makin Panas Pemakzulan Gibran, Pendukung Bilang Gusti Allah Mboten Sare Netizen Balas Menohok

Makin Panas Pemakzulan Gibran, Pendukung Bilang Gusti Allah Mboten Sare Netizen Balas Menohok

News | Rabu, 04 November 2026 | 18:29 WIB

Obat Diabetes Golongan SGLT2 Inhibitor Bisa Turunkan Berat Badan, Begini Cara Kerjanya

Obat Diabetes Golongan SGLT2 Inhibitor Bisa Turunkan Berat Badan, Begini Cara Kerjanya

Health | Rabu, 04 November 2026 | 18:26 WIB

10 Fakta Kasus Penyadapan Presiden Prabowo oleh Listyo Sigit Cs

10 Fakta Kasus Penyadapan Presiden Prabowo oleh Listyo Sigit Cs

News | Rabu, 04 November 2026 | 18:25 WIB

×