Tersangka Pembuat Vaksin Palsu untuk Bayi Bertambah Jadi 17 Orang

Adhitya Himawan, Agung Sandy Lesmana

Kamis, 30 Juni 2016 | 10:05 WIB
Tersangka Pembuat Vaksin Palsu untuk Bayi Bertambah Jadi 17 Orang
Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti [suara.com/Oke Atmaja]

 Penyidik Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri kembali meringkus satu orang tersangka dalam kasus pembuatan vaksin palsu untuk bayi. Dengan demikian, total tersangka dalam pembuatan vaksi palsu tersebut menjadi 17 orang.

"Iya tadi infonya nambah satu lagi tersangka," kata Kapolri Jenderal Badrodin Haiti di  Polda Metro Jaya, Kamis (30/6/2016)

Dikatakan Badrodin jika penangkapan satu tersangka tersebut merupakan pengembangan dari para tersangka yang sebelumnya ditangkap.

Kabareskrim Inspektur Jenderal Ari Dono Sukmanto mengatakan jika satu tersangka yang telah ditangkap tersebut bertugas sebagai kurir, bukan menjadi produsen.

"Tugasnya hanya kurir," kata Ari.

Namun demikian, Ari belum bisa mengungkapkan mengenai dugaan keterlibatan sejumlah rumah sakit dalam pembuatan vaksin palsu tersebut. Dia beralasan jika hingga kini penyidik masih terus mengembangkan.

"Masih pengembangan," katanya.

Sejauh ini, penyidik Bareskrim Polri telah menetapkan 16 tersangka kasus pembuatan vaksi palsu untuk bayi. Keenam belas tersangka tersebut diantaranya yakni pemilik apotek dan toko obat di kawasan Bekasi berinisial J, MF pemilik apotek, R berperan sebagai distributor, T dan S yang berperan sebagai kurir. Kemudian HS, H, R, L, dan AP yang berperan sebagai  pembuat vaksin palsu di kawasan Bekasi, Jawa Barat. Lalu, AP yang penjual vaksin palsu di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan. Tiga orang yang berperan sebagai distributor di kawasan Subang, Jawa Barat dan seorang yang bertugas sebagai pencetak label vaksin palsu juga telah ditangkap. Polisi juga telah meringkus pasangan suami-istri berinisial M dan T yang berperan sebagai distributor penjualan vaksin palsu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Selain Vaksin, Jangan-jangan Obat Juga Dipalsukan

Selain Vaksin, Jangan-jangan Obat Juga Dipalsukan

News | Rabu, 29 Juni 2016 | 18:58 WIB

Bisakah Pemerintah Awasi Vaksin Seketat Pengawasan Mata Uang?

Bisakah Pemerintah Awasi Vaksin Seketat Pengawasan Mata Uang?

News | Rabu, 29 Juni 2016 | 19:14 WIB

Gawat, Vaksin Palsu Ternyata Bisa Bikin Bayi Keracunan

Gawat, Vaksin Palsu Ternyata Bisa Bikin Bayi Keracunan

News | Rabu, 29 Juni 2016 | 19:04 WIB

Deddy Mizwar: Vaksin Palsu sama dengan Membunuh Bayi

Deddy Mizwar: Vaksin Palsu sama dengan Membunuh Bayi

News | Rabu, 29 Juni 2016 | 11:40 WIB

Vaksin Palsu Tak Bikin Bayi Meninggal, Jadinya Susah Dikenali

Vaksin Palsu Tak Bikin Bayi Meninggal, Jadinya Susah Dikenali

News | Selasa, 28 Juni 2016 | 21:18 WIB

Jokowi: Pembuatan Vaksin Palsu Kejahatan Luar Biasa

Jokowi: Pembuatan Vaksin Palsu Kejahatan Luar Biasa

News | Selasa, 28 Juni 2016 | 19:36 WIB

Terkini

Umi Pipik Klarifikasi soal Hadiah Motor Raffi Ahmad untuk Anaknya: Tak Lupa Kebaikan

Umi Pipik Klarifikasi soal Hadiah Motor Raffi Ahmad untuk Anaknya: Tak Lupa Kebaikan

Entertainment | Selasa, 03 November 2026 | 12:31 WIB

Niat Cek Gratis Malah Tekor, Emas 24 Karat Konsumen Ini Mendadak Dinilai 20 Karat dan Viral

Niat Cek Gratis Malah Tekor, Emas 24 Karat Konsumen Ini Mendadak Dinilai 20 Karat dan Viral

Bogor | Selasa, 03 November 2026 | 12:31 WIB

Wujudkan Modernisasi Pertanian, Pemprov Jateng Salurkan 1.507 Alsintan

Wujudkan Modernisasi Pertanian, Pemprov Jateng Salurkan 1.507 Alsintan

News | Selasa, 03 November 2026 | 12:30 WIB

4 Sabun Muka BHA untuk Kulit Berminyak: Bebas Jerawat dan Pori-pori Tersumbat!

4 Sabun Muka BHA untuk Kulit Berminyak: Bebas Jerawat dan Pori-pori Tersumbat!

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 12:30 WIB

Cara Pakai Hair Oil yang Benar agar Rambut Tidak Lepek dan Lebih Berkilau

Cara Pakai Hair Oil yang Benar agar Rambut Tidak Lepek dan Lebih Berkilau

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 12:29 WIB

Wira's Playroom Buka Ruang Belajar Inklusif, Tawarkan Pendekatan Belajar Sesuai Kebutuhan Anak

Wira's Playroom Buka Ruang Belajar Inklusif, Tawarkan Pendekatan Belajar Sesuai Kebutuhan Anak

News | Selasa, 03 November 2026 | 12:26 WIB

KPK Buka Peluang Hadirkan Ahmad Dhani sebagai Saksi Kasus Bea Cukai

KPK Buka Peluang Hadirkan Ahmad Dhani sebagai Saksi Kasus Bea Cukai

Bekaci | Selasa, 03 November 2026 | 12:26 WIB

Ramalan Zodiak Sagitarius Sepanjang November 2026: Siap Sambut Kejutan Akhir Tahun

Ramalan Zodiak Sagitarius Sepanjang November 2026: Siap Sambut Kejutan Akhir Tahun

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 12:25 WIB

Kawal Kasus Kekerasan Seksual Anak, Bupati Karawang Minta Polisi Usut Tuntas

Kawal Kasus Kekerasan Seksual Anak, Bupati Karawang Minta Polisi Usut Tuntas

Jabar | Selasa, 03 November 2026 | 12:24 WIB

Penyusutan Gletser Picu Ancaman Krisis Air di Masa Depan: Siapa Paling Terdampak?

Penyusutan Gletser Picu Ancaman Krisis Air di Masa Depan: Siapa Paling Terdampak?

News | Selasa, 03 November 2026 | 12:24 WIB

×