Imam Besar Istiqlal: Bom Bunuh Diri Tidak Islami

Ruben Setiawan

Rabu, 06 Juli 2016 | 05:00 WIB
Imam Besar Istiqlal: Bom Bunuh Diri Tidak Islami
Suasana Masjid Istiqlal pada Idul Adha (24/9/2015). (Suara.com/Bagus Santosa)

Suara.com - Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar menyatakan pelaku dan tindakan bom bunuh diri yang kembali marak beberapa waktu ini adalah tidak islami karena tidak pernah dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya.

"Kejadian bom bunuh diri di Madinah, Turki, Afaghanistan dan dalam negeri itu adalah jalan pintas, tidak dibenarkan syariat dan tidak pernah dicontohkan Nabi dan sahabatnya, jika itu dibenarkan mengapa tidak dicontohkan, padahal setiap hari nabi itu berperang, sahabat setiap hari menghadapi tantangan," kata Nasaruddin, di Masjid Istiqlal, Jakarta, Selasa.

Nabi Muhammad SAW sendiri, kata Nasaruddin, memerintahkan agar dalam peperangan jangan mengorbankan orang tua, perempuan, pepohonan dan hewan serta merusak rumah ibadah.

"Islam tidak mengajarkan untuk berperang dengan masyarakat sipil, jika peperangan harus militer dengan militer, itu yang dicontohkan nabi," ujarnya lagi.

Nasaruddin menegaskan sangat tidak tepat orang yang mengatasnamakan Islam dengan melakukan kekerasan seperti pemboman, pasalnya Allah SWT mencintai kelembutan dan kasih sayang bukan sebagai tuhan penghukum atau penyiksa.

"Jadi kualitas islam yang baik adalah orang yang mencontoh visi dan misi pada bulan Ramadan dengan menebarkan kasih sayang kepada sesama, karena sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi sesama. Allah SWT mengatakan bukan hanya untuk warga muslim tetapi juga untuk agama lain, apa pun warga negaranya. Tidak ada tempat bagi mereka yang melakukan kekerasan atas nama Islam," tuturnya.

Dia mengimbau, umat Islam Indonesia lebih matang, arif dan bijaksana, sehingga tidak mudah terpancing dengan keadaan apa pun terutama generasi mudanya agar menyalurkan energinya untuk berjihad dalam hal positif seperti memerangi kemiskinan dan juga kebodohan.

"Mereka generasi muda yang energinya terbuang percuma, jika harus berjihad di jalan seperti itu, masa orang harus terbunuh. Ini sangat disayangkan, karena energinya bisa untuk disalurkan dalam jihad memerangi kemiskinan dan kebodohan," ujarnya pula.

Karena itu, lanjut dia, semua pihak harus berhati-hati, jangan sampai 'menari' di tabuh genderang yang salah, karena karakter beragama di Indonesia beragama secara akal sehat dan lemah lembut.

"Karenanya Masjid Istiqlal juga harus bisa memancarkan energi positif itu, karena masjid ini juga merupakan lambang pemersatu bukan hanya umat islam saja, tapi umat dan warga bangsa lain," kata dia menambahkan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lampaui Target, Menag Klaim Indeks Kerukunan Beragama RI Capai Level Tertinggi

Lampaui Target, Menag Klaim Indeks Kerukunan Beragama RI Capai Level Tertinggi

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 21:06 WIB

Batal Hadir di Zikir Monas Karena Tugas Negara, Prabowo Titip Salam Hangat Lewat Menag

Batal Hadir di Zikir Monas Karena Tugas Negara, Prabowo Titip Salam Hangat Lewat Menag

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 20:30 WIB

Dijaga Ketat 7 Ribu Personel, Ribuan Jemaah Mulai Padati Monas Jelang Zikir Bersama Prabowo

Dijaga Ketat 7 Ribu Personel, Ribuan Jemaah Mulai Padati Monas Jelang Zikir Bersama Prabowo

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:14 WIB

Ditanya soal Caketum PBNU, Menag Nasaruddin Pilih Irit Bicara

Ditanya soal Caketum PBNU, Menag Nasaruddin Pilih Irit Bicara

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 13:51 WIB

Menag Perketat Syarat Jadi Kyai dan Pesantren Usai Marak Kasus Pelecehan

Menag Perketat Syarat Jadi Kyai dan Pesantren Usai Marak Kasus Pelecehan

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 12:48 WIB

Alasan Tamu Negara Selalu Diajak Berkeliling Istiqlal dan Katedral

Alasan Tamu Negara Selalu Diajak Berkeliling Istiqlal dan Katedral

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:29 WIB

Oktober 2026 Ini Pemerintah Siapkan Wajib Halal Nasional, Ini Dampak Bagi UMKM, Bisnis, dan Konsumen

Oktober 2026 Ini Pemerintah Siapkan Wajib Halal Nasional, Ini Dampak Bagi UMKM, Bisnis, dan Konsumen

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 11:06 WIB

Menag Nasaruddin Umar Ajak Umat Beragama Redam Ego demi Perdamaian Dunia

Menag Nasaruddin Umar Ajak Umat Beragama Redam Ego demi Perdamaian Dunia

News | Senin, 01 Juni 2026 | 06:21 WIB

Menag: Banyak Nonmuslim Serahkan Hewan Kurban ke Masjid Istiqlal

Menag: Banyak Nonmuslim Serahkan Hewan Kurban ke Masjid Istiqlal

Video | Rabu, 27 Mei 2026 | 16:00 WIB

Megawati dan Gereja Katedral Ikut Serahkan Hewan Kurban ke Masjid Istiqlal

Megawati dan Gereja Katedral Ikut Serahkan Hewan Kurban ke Masjid Istiqlal

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 10:30 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×