MPR: Presiden Belum Minta Maaf Terkait Korban Kemacetan "Brexit"

Ririn Indriani, Bagus Santosa

Kamis, 07 Juli 2016 | 13:35 WIB
MPR: Presiden Belum Minta Maaf Terkait Korban Kemacetan "Brexit"
Wakil Ketua MPR RI Fraksi PKS Hidayat Nur Wahid. [Suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk meminta maaf atas peristiwa belasan orang yang meninggal dunia dalam kemacetan di Tol Brebes Timur, Jawa Tengah.

Sampai saat ini, Politikus PKS tersebut belum mendengar pihak dari pemerintah yang meminta maaf atas peristiwa ini. Padahal, ada 12 orang, termasuk balita, yang diduga meninggal dunia karena keletihan, dan keracunan saat macet melanda.

"‎Menurut saya pemerintah penting untuk menyampaikan permintaan maaf‎ dan belasungkawa kepada mereka-mereka yang menjadi korban dari kemacetan panjang dan akhirnya mereka meninggal. Karena tidak sedikit sampai belasan orang," kata Hidayat disela-sela acara open house Lebaran, Kamis (7/7/2016).

"Dan, sampai hari ini kita tidak dengar pernyataan bela sungkawa seperti itu baik dari Presiden atau Menteri Perhubungan, termasuk pihak-pihak yang bertanggungjawab secara langsung terhadap masalah ini. Jadi menurut saya penting pemerintah melakukan ini," sambungnya.

Dalam kesempatan ini, Hidayat menyampaikan duka dan belasungkawa yang mendalam untuk seluruh keluarga korban.

Angogota Komisi I DPR RI ini mengatakan seharusnya permasalahan kemacetan seperti ini tidak boleh terjadi. Lantaran, kemacetan merupakan masalah rutin yang harusnya bisa diatasi pemerintah.

"Macet ini sudah rutin tahunan, bukan hanya lebaran, ada libur panjang, tahun baru, natal, juga macet. Sehingga mestinya pemerintah itu sudah snagat solutif mempertimbangkan dampak seperti ini," kata dia.

‎Hidayat juga menyinggung seharusnya pembangunan tol ini ditujukan untuk mengurangi kemacetan. Bukan malah membuat masalah kemacetan itu sendiri. Apalagi, dia melihat pembangunan tol ini belum terlalu memadai.

"Pemerintah sudah mengumumkan tentang tol baru ini, bagaimana tol baru ini disebut bakal lancar dan cepat sampai, pemerintah sudah meresmikan dan sudah mengumumkan semacam itu, harusnya pemerintah siap dengan segala skenarionya. Tapi ini sudah diresmikan lama dan sudah dipakai. Harusnya pemerintah antisipatif lah," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kemenkes Bantah Macet di Brebes Sebabkan Pemudik Meninggal

Kemenkes Bantah Macet di Brebes Sebabkan Pemudik Meninggal

News | Rabu, 06 Juli 2016 | 22:58 WIB

Seperti Ini Situasi Brexit di Hari Lebaran

Seperti Ini Situasi Brexit di Hari Lebaran

News | Rabu, 06 Juli 2016 | 13:52 WIB

Terkini

Barbuk Emas dan Uang Punya Siapa? Hensa Desak Transparansi Kasus Usai Jampidsus Febrie Mundur

Barbuk Emas dan Uang Punya Siapa? Hensa Desak Transparansi Kasus Usai Jampidsus Febrie Mundur

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:06 WIB

Usai Mundur, Jaksa Agung Tunjuk Rudi Margono Jadi Plt Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah

Usai Mundur, Jaksa Agung Tunjuk Rudi Margono Jadi Plt Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:53 WIB

Jawa Tengah Darurat Korupsi? 4 Kepala Daerah Terjaring OTT KPK dalam Waktu Singkat

Jawa Tengah Darurat Korupsi? 4 Kepala Daerah Terjaring OTT KPK dalam Waktu Singkat

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:16 WIB

KPK Ungkap Modus Bupati Sukoharjo, Gunakan SK Paksa ASN Setor Insentif hingga Rp2,93 Miliar

KPK Ungkap Modus Bupati Sukoharjo, Gunakan SK Paksa ASN Setor Insentif hingga Rp2,93 Miliar

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 12:34 WIB

Klarifikasi Kejati Jateng: Tak Ada Pemeriksaan Personel Polri Terkait SPPG

Klarifikasi Kejati Jateng: Tak Ada Pemeriksaan Personel Polri Terkait SPPG

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 11:59 WIB

KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo dan Dua Pejabat Pemkab Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pemerasan

KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo dan Dua Pejabat Pemkab Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pemerasan

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 11:31 WIB

Drama Perceraian Bupati Gowa Berbuntut Laporan Polisi: Mantan Suami Cium Aroma Kesaksian Palsu

Drama Perceraian Bupati Gowa Berbuntut Laporan Polisi: Mantan Suami Cium Aroma Kesaksian Palsu

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 10:58 WIB

Habiburokhman Tegaskan Mundurnya Jampidsus Febrie Tak Boleh Hentikan Pengusutan Kasus Korupsi

Habiburokhman Tegaskan Mundurnya Jampidsus Febrie Tak Boleh Hentikan Pengusutan Kasus Korupsi

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 10:32 WIB

The 2nd IBOS Expo 2026 Siap Digelar, Hadirkan Lebih dari 100 Peluang Bisnis dari Berbagai Industri

The 2nd IBOS Expo 2026 Siap Digelar, Hadirkan Lebih dari 100 Peluang Bisnis dari Berbagai Industri

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 09:18 WIB

Jaksa Agung Resmi Terima Pengunduran Diri Febrie Adriansyah dari Jampidsus

Jaksa Agung Resmi Terima Pengunduran Diri Febrie Adriansyah dari Jampidsus

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 07:13 WIB

×