Bom Ranjau Darat Peninggalan Belanda Ditemukan di Pantai Sabang

Tomi Tresnady

Minggu, 10 Juli 2016 | 02:15 WIB
Bom Ranjau Darat Peninggalan Belanda Ditemukan di Pantai Sabang
Bom peninggalan Perang Dunia I [pixabay]

Suara.com - Tim Gegana Polda Aceh didampingi Kapolres Kota Sabang AKBP Slamet Wahyudi bersama pejabat polres lainnya mengamankan satu bom ranjau darat di bibir pantai Lorong Pantai Jaya Gampong (Desa) Ie Meulee Kecamatan Sukajaya, Sabang, Aceh, Minggu (10/7/2016).

Kapolres Sabang AKBP Slamet Wahyudi menyatakan, awal mula bom tersebut berada persis di bibir pantai di belakang asrama polisi (aspol) Lorong Pantai Jaya Gampong (Desa) Ie Meulee yang ditemukan oleh warga setempat, lalu melaporkannya kepada kepolisian dan mengambil tindakan cepat.

"Usai menerima laporan tersebut, saya langsung perintahkan anggota polres untuk memasang garis polisi agar warga setempat tidak mendekati lokasi bom tersebut," katanya.

Dia mengakui, langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menghindari korban jiwa jika bom tersebut meledak. Saat tiba, Tim Detasemen Gegana Polda Aceh itu langsung mengangkat bom itu dari lokasi semula untuk diamankan.

"Bom itu kami perkirakan peninggalan Belanda saat berkuasa di Sabang, dan sekarang Bom itu sudah diamankan Tim Detasemen Gegana Polda Aceh," kata AKBP Slamet Wahyudi lagi.

Komandan Tim Dataemen Gegana Polda Aceh Ipda Ardian di lokasi penemuan bom itu mengatakan bahwa bahan peledak tersebut tampaknya sudah sangat lama dan besar kemungkinan peninggalan Belanda.

"Ini jenis bom ranjau darat untuk meledakkan mobil tank dan ada kesamaan dengan bom ranjau laut, dan diperkirakan bobotnya sampai 100 kilogram, daya ledaknya bisa menghancurkan mobil tank," katanya, didampingi Kapolres Sabang serta sejumlah pejabat polres setempat. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Saudara Kandung Pelaku Bom Madinah Bertugas Jaga Masjidil Haram

Saudara Kandung Pelaku Bom Madinah Bertugas Jaga Masjidil Haram

News | Minggu, 10 Juli 2016 | 00:13 WIB

Rumah Pembom Polres Surakarta Digeledah Polisi

Rumah Pembom Polres Surakarta Digeledah Polisi

News | Jum'at, 08 Juli 2016 | 14:43 WIB

Pascabom Solo, Polantas Bali Dikawal Pasukan Bersenjata Lengkap

Pascabom Solo, Polantas Bali Dikawal Pasukan Bersenjata Lengkap

News | Jum'at, 08 Juli 2016 | 13:44 WIB

12 Warga Pakistan Diduga Terlibat Aksi Bom di Madinah

12 Warga Pakistan Diduga Terlibat Aksi Bom di Madinah

News | Jum'at, 08 Juli 2016 | 13:18 WIB

Ini Identitas dan Latar Belakang Pelaku Bom Dekat Masjid Nabawi

Ini Identitas dan Latar Belakang Pelaku Bom Dekat Masjid Nabawi

News | Jum'at, 08 Juli 2016 | 06:34 WIB

Ketua ICMI: Teroris Tidak Beragama

Ketua ICMI: Teroris Tidak Beragama

News | Kamis, 07 Juli 2016 | 12:43 WIB

Ketua DPR Harap Bom Bunuh Diri Jangan sampai Terjadi di Jakarta

Ketua DPR Harap Bom Bunuh Diri Jangan sampai Terjadi di Jakarta

News | Rabu, 06 Juli 2016 | 16:01 WIB

Bom Bunuh Diri di Solo Dorong DPR Segera Rampungkan RUU Terorisme

Bom Bunuh Diri di Solo Dorong DPR Segera Rampungkan RUU Terorisme

News | Rabu, 06 Juli 2016 | 15:41 WIB

Mendagri Irak Mengundurkan Diri  Pascaserangan Mematikan

Mendagri Irak Mengundurkan Diri Pascaserangan Mematikan

News | Rabu, 06 Juli 2016 | 13:05 WIB

Bom Bunuh Diri Teror Arab Saudi, Ini Tekad Raja Salman

Bom Bunuh Diri Teror Arab Saudi, Ini Tekad Raja Salman

News | Rabu, 06 Juli 2016 | 06:08 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×