Seorang Balita Dibunuh dengan Sadis di Kutai Timur

Adhitya Himawan | Suara.com

Senin, 11 Juli 2016 | 06:20 WIB
Seorang Balita Dibunuh dengan Sadis di Kutai Timur
Ilustrasi pembunuhan terhadap anak. [shutterstock]

Kepolisian Resor Kutai Timur, Kalimantan Timur memburu seorang pria paruh baya yang diduga sebagai pelaku pembunuhan sadis terhadap seorang balita.

Kasat Reskrim Polres Kutai Timur Ajun Komisaris Polisi Andika Dharma Sena saat dihubungi dari Samarinda, Senin (11/7/2016) membenarkan ditemukannya mayat seorang anak perempuan berusia lima tahun, diduga sebagai korban pembunuhan.

"Benar tadi pagi (Minggu,10/7/2016) sekitar pukul 10.00 Wita, ditemukan jasad seorang anak perempuan berusia lima tahun, diduga sebagai korban pembunuhan," kata Andika Dharma Seba.

Jasad korban ditemukan di semak-semak dan tertutup dahan pohon kelapa. Di tangan sebelah kanan korban terdapat luka bakar sehingga kuat dugaan mayat anak perempuan tersebut adalah korban pembunuhan dan saat ditemukan korban masih mengenakan pakaian.

Korban yang tinggal di Desa Banua Baru Ulu, Kecamatan Sangkuliran, Kabupaten Kutai Timur itu kata Andika Dharma Sena, sejak Kamis (7/7) sekitar pukul 11. 00 Wita dilaporkan hilang oleh keluarganya.

"Sejak dilaporkan hilang pada Kamis (7/7/2016) masyarakat terus mencari dan ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia," tutur Andika Dharma Sena.

Hingga Minggu malam, polisi lanjut Andika Dharma Sena masih terus melakukan penyelidikan di lokasi ditemukannya jasad korban.

Polisi tambah dia, telah memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap pelaku pembunuhan sadis terhadap anak perempuan berusia lima tahun itu.

Pihak keluarga menolak dilakukan otopsi sehingga polisi fokus untuk melakukan penyelidikan terkait dugaan pelaku pembunuhan tersebut.

"Hingga saat ini, kami masih menganalisis lokasi ditemukannya jasad korban untuk mencari petunjuk terkait dugaan pelaku pembunuhan itu," jelas Andika Dharma Sena.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, korban terakhir terlihat pada Kamis (7/7) sekitar pukul 11. 00 Wita, bersama seorang pria yang diperkirakan berusia antara 40 hingga 45 tahun.

Pria berinisial Jr, berperawakan sedang itu diduga kuat sebagai pelaku pembunuhan tersebut karena menghilang bersama korban.

Dari informasi tersebut, Jr diduga telah melarikan diri ke wilayah Kalimantan Utara. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

ABG Sadis Pembunuh Remaja Putri Dibekuk Polisi

ABG Sadis Pembunuh Remaja Putri Dibekuk Polisi

News | Sabtu, 25 Juni 2016 | 02:36 WIB

Penjahat Bantai 31 Penumpang Kendaraan Umum di Madagaskar

Penjahat Bantai 31 Penumpang Kendaraan Umum di Madagaskar

News | Kamis, 23 Juni 2016 | 09:41 WIB

Beritakan Enno Terlalu Sadis, Dewan Pers Tegur Media Massa

Beritakan Enno Terlalu Sadis, Dewan Pers Tegur Media Massa

News | Selasa, 21 Juni 2016 | 16:30 WIB

Politisi Perempuan Parlemen Inggris Tewas Ditembak

Politisi Perempuan Parlemen Inggris Tewas Ditembak

News | Jum'at, 17 Juni 2016 | 06:57 WIB

Cerita Guru Ngaji Sadis, Sebelum Bunuh Teman Diajak Meditasi

Cerita Guru Ngaji Sadis, Sebelum Bunuh Teman Diajak Meditasi

News | Selasa, 14 Juni 2016 | 13:51 WIB

Begini Cara Polisi Temukan Pembunuh Wanita yang Dibuang ke Parit

Begini Cara Polisi Temukan Pembunuh Wanita yang Dibuang ke Parit

News | Selasa, 14 Juni 2016 | 12:18 WIB

Kesal Sering Curhat, Sumini Digorok Kawannya Sampai Tewas

Kesal Sering Curhat, Sumini Digorok Kawannya Sampai Tewas

News | Selasa, 14 Juni 2016 | 12:13 WIB

Tersangka di Bawah Umur, Berkas Kasus Enno Dipercepat

Tersangka di Bawah Umur, Berkas Kasus Enno Dipercepat

News | Kamis, 19 Mei 2016 | 15:05 WIB

Eno Dibunuh Secara Biadab karena Menolak Jadi Teman Mesra

Eno Dibunuh Secara Biadab karena Menolak Jadi Teman Mesra

News | Selasa, 17 Mei 2016 | 18:01 WIB

Sore Ini, Pembunuhan Biadab Eno Diperagakan Ulang Pelakunya

Sore Ini, Pembunuhan Biadab Eno Diperagakan Ulang Pelakunya

News | Selasa, 17 Mei 2016 | 16:13 WIB

Terkini

Monas-HI Bebas Kendaraan Selama Malam Takbiran, Simak Rekayasa Lalu Lintasnya

Monas-HI Bebas Kendaraan Selama Malam Takbiran, Simak Rekayasa Lalu Lintasnya

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:00 WIB

Studi Ungkap Nasib Puntung Rokok di Tanah Setelah 10 Tahun: Bisakah Terurai?

Studi Ungkap Nasib Puntung Rokok di Tanah Setelah 10 Tahun: Bisakah Terurai?

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 11:21 WIB

50 Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta di H-1 Lebaran, Stasiun Mana yang Paling Padat?

50 Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta di H-1 Lebaran, Stasiun Mana yang Paling Padat?

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 11:00 WIB

Tradisi Lama, Salat Idulfitri di Gumuk Pasir Kretek Jadi Magnet Umat Muslim Jogja

Tradisi Lama, Salat Idulfitri di Gumuk Pasir Kretek Jadi Magnet Umat Muslim Jogja

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:46 WIB

Bukan Lagi Lokal! Begini Cara Muhammadiyah Tetapkan Hari Raya Islam Berlaku Sedunia

Bukan Lagi Lokal! Begini Cara Muhammadiyah Tetapkan Hari Raya Islam Berlaku Sedunia

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:38 WIB

PP Muhammadiyah: Lebaran Beda Itu Biasa, Jangan Pertajam Perbedaan

PP Muhammadiyah: Lebaran Beda Itu Biasa, Jangan Pertajam Perbedaan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:05 WIB

Khotbah Idulfitri Haedar Nashir: Peradaban Modern di Ambang Kehancuran Akibat Ulah 'Predator' Dunia

Khotbah Idulfitri Haedar Nashir: Peradaban Modern di Ambang Kehancuran Akibat Ulah 'Predator' Dunia

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:18 WIB

Ketua Umum PP Muhammadiyah Minta Tak Pertajam Perbedaan Idulfitri, Imbau Tokoh Agama Jaga Kesejukan

Ketua Umum PP Muhammadiyah Minta Tak Pertajam Perbedaan Idulfitri, Imbau Tokoh Agama Jaga Kesejukan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:59 WIB

Respons Dinamika Timur Tengah, Presiden Prabowo Pimpin Rapat Strategis Penghematan Energi

Respons Dinamika Timur Tengah, Presiden Prabowo Pimpin Rapat Strategis Penghematan Energi

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:36 WIB

Prabowo Pangkas Anggaran 'Akal-akalan' Rp308 Triliun: Jika Tak Dipotong, Ini ke Arah Korupsi

Prabowo Pangkas Anggaran 'Akal-akalan' Rp308 Triliun: Jika Tak Dipotong, Ini ke Arah Korupsi

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:25 WIB