Fakta Mencengangkan Truk yang Dipakai Pembantai di Nice

Ruben Setiawan | Suara.com

Minggu, 17 Juli 2016 | 14:43 WIB
Fakta Mencengangkan Truk yang Dipakai Pembantai di Nice
Lubang peluru di truk yang dipakai pelaku untuk menabraki orang-orang di perayaan Bastille Day di Nice, Prancis. (Reuters)

Suara.com - Sebuah fakta baru seputar insiden serangan teror yang terjadi di Nice, Prancis, terungkap. Mohamed Lahouaiej Bouhlel, pelaku teror yang menabraki orang di Promenade des Anglais, Nice, sengaja menyewa truk yang paling besar untuk melancarkan aksinya.

Hal itu terungkap lewat pengakuan manajer perusahaan penyewaan truk Via Location, tempat Bouhlel menyewa truk seberat 19 ton yang ia jadikan sebagai senjata pembunuh.

"Si teroris meminta kendaraan (truk) terbesar yang kami miliki," kata si manajer.

"Kami hanya menyewakan truk di sini, bukan senjata, bukan Kalashnikovs (sebuah merek senapan serbu). Kami semua amat terkejut. Kami semua tinggal di Nice dan khawatir akan keluarga kami," lanjutnya.

ISIS telah mengklaim bertanggungjawab atas serangan yang menewaskan 84 orang dan melukai lebih dari 200 lainnya itu.

Bouhlel diyakini menggunakan kartu kredit dan surat izin mengemudinya untuk mengambil truk tersebut dari kawasan Saint-Laurent-du-Var, yang berjarak sekitar 30 menit di sebelah barat Nice, pada hari Senin, 11 Juli 2016.

Surat-surat identitasnya ditemukan di dalam truk setelah polisi menembaknya mati saat tengah beraksi. Ia seharusnya sudah mengembalikan truk itu pada hari Rabu, 13 Juli. Namun, ia justru menggunakannya untuk menabraki dan melindas warga yang tengah merayakan Bastille Day, Kamis, 14 Juli 2016.

Bouhlel meninggalkan truk tersebut di dalam pagar pembatas yang dipasang polisi untuk keperluan perayaan Bastille Day. Kepada polisi, Bouhlel mengaku sedang mengirim es krim dengan truk tersebut.

Rekaman kamera keamanan memperlihatkan bahwa Bouhlel kembali sekitar pukul 21.04 dengan sepeda. Ia lalu terlihat masuk ke dalam boks truk.

Sekitar pukul 22.45, ia melaju ke trotoar dengan lampu menyala dan menjalankan mobilnya dengan zig-zag. Ia berhenti saat dicegat polisi dan ditembak mati. (Metro)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat

PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:15 WIB

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:18 WIB

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:10 WIB

Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental

Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:09 WIB

Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan

Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:54 WIB

Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati

Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:35 WIB

Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya

Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:58 WIB

Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak

Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:47 WIB

Polisi Bongkar Gudang Penadah HP Curian di Bekasi, 225 iPhone dan Android Disita

Polisi Bongkar Gudang Penadah HP Curian di Bekasi, 225 iPhone dan Android Disita

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:38 WIB

Yuk Liburan ke Surabaya! Jelajahi Panggung Budaya Terbesar Tahun Ini di Perayaan HJKS ke-733

Yuk Liburan ke Surabaya! Jelajahi Panggung Budaya Terbesar Tahun Ini di Perayaan HJKS ke-733

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:30 WIB