Pimpinan DPR Terima Komnas Pengendalian Tembakau

Adhitya Himawan, Bagus Santosa

Senin, 18 Juli 2016 | 17:24 WIB
Pimpinan DPR Terima Komnas Pengendalian Tembakau
Konpers Pimpinan DPR dan Komnas Pengendalian Tembakau Terkait RUU Pertembakauan di Gedung DPR, Jakarta, Senin (18/7/2016). [Suara.com/Bagus Santosa]

Pimpinan DPR menerima tamu dari Komnas Pengendalian Tembakau, Senin (18/7/2016). Pertemuan ini membahas tentang kelanjutan pembahasan RUU Pertembakauan yang tengah digarap DPR.

Perwakilan Komnas Pengendalian Tembakau, Prof Emil Salim meminta pembahasan RUU pertembakauan ini tidak dilanjutkan. Karena, menurutnya RUU ini tidak baik untuk masa depan bangsa dan merusak kesehatan masyarakat.

"Ini membahayakan dan mendorong kecanduan dari masyarakat kita. Yang bisa merusak kesehatan. Sehingga karakter ciri dari RUU pertembakauan menurut hemat kami tidaklah menguntungkan pembangunan jiwa bangsa kita," kata Emil usai pertemuan.

Dia menerangkan, fakta menunjukkan 59 persen perokok tembakau adalah usia muda, yaitu 15-16 tahun.  Generasi ini yang nantinya akan seharusnya membawa kejayaan Indonesia pada 2045. ‎Namun, nyatanya generasi ini rusak akan zat nikotin.

"‎Ruu ini meracuni usia muda yg jd harapan bangsa kita. Mereka nanti di 2045 jadi pemimpin bangsa kita, kalau pemimpin kita rusak pasti akan merusak bangsa kita," kata dia.

Ketua DPR Ade Komarudin yang menerima kunjungan ini mengatakan, DPR akan mempertimbangkan masukan tersebut. 

Politikus Golkar ini menambahkan kekhawatiran yang disampaikan dalam pertemuan ini akan ditelaah dan akan diatur lebih baik lagi. Karena dia  setuju peredaran tembakau harus dikendalikan.

"Kita sampai pada satu kesimpulan yang arahnya, bisa jadi ini akan jadi masukan untuk Komisi 9. Mungkin nanti bisa jadi RUU pengendalian tembakau. Seperti kekhawatiran Pak Emil dan kita juga," kata dia.

"Nanti kita serahkan ke Baleg yang sedang harmonisasi. Ada pansus besar karena ini banyak kepentingannya terkait berbagai Komisi 6, 9, dan lainnya. RUU ini sedang harmonisasi. Sedang tahapan akhir," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KTNA Serukan Perlindungan Pada Petani Tembakau

KTNA Serukan Perlindungan Pada Petani Tembakau

Bisnis | Jum'at, 15 Juli 2016 | 10:59 WIB

Ketua Panja: Penolakan RUU Pertembakauan Propaganda Hiperbolis

Ketua Panja: Penolakan RUU Pertembakauan Propaganda Hiperbolis

News | Jum'at, 01 Juli 2016 | 03:44 WIB

Kontribusi Pajak Nasional dari Industri Tembakau 52,7 Persen

Kontribusi Pajak Nasional dari Industri Tembakau 52,7 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juni 2016 | 17:09 WIB

Industri Tembakau di Indonesia Menyerap 5,98 Juta Pekerja

Industri Tembakau di Indonesia Menyerap 5,98 Juta Pekerja

Bisnis | Senin, 27 Juni 2016 | 15:53 WIB

YLKI Tuding Ada Kongkalikong Antara Industri Rokok dan Baleg DPR

YLKI Tuding Ada Kongkalikong Antara Industri Rokok dan Baleg DPR

Bisnis | Minggu, 26 Juni 2016 | 19:07 WIB

Misbakhun: Industri Rokok Berkontribusi Besar Pada Cukai Negara

Misbakhun: Industri Rokok Berkontribusi Besar Pada Cukai Negara

Bisnis | Kamis, 16 Juni 2016 | 10:24 WIB

Ratas Pengendalian Tembakau

Ratas Pengendalian Tembakau

Foto | Selasa, 14 Juni 2016 | 17:51 WIB

Ini Lima Alasan Petani Tembakau Tolak Aksesi FCTC

Ini Lima Alasan Petani Tembakau Tolak Aksesi FCTC

Bisnis | Selasa, 14 Juni 2016 | 16:04 WIB

Jokowi Tak Mau Indonesia Cuma Ikut-ikutan Teken FCTC

Jokowi Tak Mau Indonesia Cuma Ikut-ikutan Teken FCTC

News | Selasa, 14 Juni 2016 | 14:57 WIB

Bahas FCTC, Jokowi Gelar Ratas Pengendalian Tembakau

Bahas FCTC, Jokowi Gelar Ratas Pengendalian Tembakau

News | Selasa, 14 Juni 2016 | 14:49 WIB

Terkini

Perusahaan Biofarmasi Raih Predikat Tempat Kerja Terbaik Lima Tahun Berturut-Turut

Perusahaan Biofarmasi Raih Predikat Tempat Kerja Terbaik Lima Tahun Berturut-Turut

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Survei Voxpol Center: 63,3 Persen Responden Nilai Prabowo Mampu Jalankan Pemerintahan

Survei Voxpol Center: 63,3 Persen Responden Nilai Prabowo Mampu Jalankan Pemerintahan

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:15 WIB

Klasemen Terbaru Super League: Persija Jakarta Nyaman di Puncak, Persib Bandung Terpuruk

Klasemen Terbaru Super League: Persija Jakarta Nyaman di Puncak, Persib Bandung Terpuruk

Bola | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:15 WIB

5 Cara Menikmati Kesenangan Kecil Tanpa Boros, dari Ngopi hingga Streaming Musik

5 Cara Menikmati Kesenangan Kecil Tanpa Boros, dari Ngopi hingga Streaming Musik

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:07 WIB

Survei Voxpol Center: 63,1 Persen Publik Percaya Pemerintahan Prabowo - Gibran

Survei Voxpol Center: 63,1 Persen Publik Percaya Pemerintahan Prabowo - Gibran

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:02 WIB

Teuku Riefky Ingin Ekraf Indonesia Mendunia, Belajar dari Fenomena Aura Farming

Teuku Riefky Ingin Ekraf Indonesia Mendunia, Belajar dari Fenomena Aura Farming

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Pecah Telur! Ananda Wahyu Sumbang Emas Pertama untuk Solo dari Cabor Sambo di Porprov 2026

Pecah Telur! Ananda Wahyu Sumbang Emas Pertama untuk Solo dari Cabor Sambo di Porprov 2026

Surakarta | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Bisa Dipakai Lari di Jalan Hingga Gunung, 6 Sepatu Terbaru Ortuseight Ini Layak Dilirik

Bisa Dipakai Lari di Jalan Hingga Gunung, 6 Sepatu Terbaru Ortuseight Ini Layak Dilirik

Sport | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:37 WIB

333 Kebakaran Terjadi dalam Tiga Bulan di Kabupaten Bogor, 199 Kasus Melanda Lahan Terbuka

333 Kebakaran Terjadi dalam Tiga Bulan di Kabupaten Bogor, 199 Kasus Melanda Lahan Terbuka

Bogor | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:24 WIB

Hari Santri, PKB Jateng Perkuat Gerakan Sosial hingga Dorong UMKM Naik Kelas

Hari Santri, PKB Jateng Perkuat Gerakan Sosial hingga Dorong UMKM Naik Kelas

Jawa Tengah | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×