Saingi Pokemon, Pemkot Bogor Bangun Taman Kaulinan

Angelina Donna

Senin, 25 Juli 2016 | 07:55 WIB
Saingi Pokemon, Pemkot Bogor Bangun Taman Kaulinan
Permainan Pokemon Go. (Reuters)

Suara.com - Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat membangun taman bermain khusus untuk menampung atau mengakomodasi anak-anak sebagai tempat untuk bermain agar tidak terpengaruh dengan gawai  ataupun game yang lagi merajalela booming Pokemon Go.

"Kami membangun satu taman khusus untuk anak-anak, agar tidak teracuni oleh game Pokemon Go," kata Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, Senin.

Bima Arya mengatakan, taman tersebut diberi nama Taman Kaulinan dibuat khusus sebagai wahana permainan anak-anak yang dilengkapi dengan berbagai macam permainan tradisional.

Taman tersebut dibuat khusus memenuhi standar keselamatan dan keamanan anak-anak untuk bermain. Taman berlokasi di kawasan Lapangan Sempur tidak jauh dari pinggir Sungai Ciliwung.

"Kita lengkapi taman ini dengan permainan tradisional seperti gatrik, engklek, engrang, rumah pohon dan permainan ular tangga raksasa," katanya.

Bima menyebutkan, Taman Kaulinan menjadi pusat tempat bermain di ruang terbuka atau outdoor bagi anak-anak yang pertama dimiliki Bogor, diharapkan dapat menjadi percontohan.

"Taman kita buat khusus sebagai tempat berinteraksi warga dan juga anak-anak," katanya.

Demam game Pokemon Go menjadi perhatian Bima, secara khusus melalui akun Instagram pribadinya. Bima memposting foto sedang menangkap salah satu moster Pokemon berwarna kuning menyerupai ayam.

Melalui foto tersebut, Bima menyampaikan pesan "ada pokemon juga di rumah dinas. Mainlah dengan bijak, agar jiwa tidak rusak. Atur waktu dengan tepat, agar hidup tetap manfaat. Jaga diri setiap saat, agar kita tetap selama".

Sementara itu,Kepala Bidang Pertamanan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Bogor Yadi Cahyadi mengatakan, ide mendirikan Taman Kaulinan berawal dari keinginan Wali Kota Bogor untuk memiliki taman yang mengakomodir anak-anak usia kecil.

"Taman ini dibangun melalui dana CSR Alfamart Group, pembangunannya dimulai berbarengan dengan revitalisasi Lapangan Sempur, yang pengerjaannya dimulai tanggal 25 Juli ini," kata Yadi.

Ia mengatakan, Lapangan Kaulinan memiliki luas sekitar 550 meter persegi, terdapat tujuh permainan tradisional dengan anggaran sebesar Rp300 juta dari CSR swasta.

"Sesuai pesan Pak Wali, taman ini dibuat untuk mendorong kreativitas anak tapi dengan fokus permainan tradisional supaya anak-anak Kota Bogor mencintai identitas daerahnya," kata Yadi. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

MUI Lebak Keluarkan Fatwa Haram untuk Pokemon GO

MUI Lebak Keluarkan Fatwa Haram untuk Pokemon GO

Tekno | Minggu, 24 Juli 2016 | 16:53 WIB

Asyik Main Pokemon, Remaja Terobos Perbatasan Amerika

Asyik Main Pokemon, Remaja Terobos Perbatasan Amerika

Tekno | Minggu, 24 Juli 2016 | 16:42 WIB

Kiat Bagi Pemain "Pokemon Go" Agar Segera Naik Level

Kiat Bagi Pemain "Pokemon Go" Agar Segera Naik Level

Tekno | Minggu, 24 Juli 2016 | 13:05 WIB

Temukan "Pokestop" di GBK Senayan Jakarta

Temukan "Pokestop" di GBK Senayan Jakarta

News | Minggu, 24 Juli 2016 | 10:53 WIB

Pokemon Go Jadi Bahan Puisi Taufik Ismail

Pokemon Go Jadi Bahan Puisi Taufik Ismail

Lifestyle | Minggu, 24 Juli 2016 | 03:50 WIB

Main Pokemon Go di Korsel Butuh 'Perjuangan'

Main Pokemon Go di Korsel Butuh 'Perjuangan'

Tekno | Sabtu, 23 Juli 2016 | 20:34 WIB

Terkini

Taruh Nyawa di Selat Perbatasan, Wanita Ini Sukses Ubah Nasib Ratusan Ibu-Ibu di Sebatik

Taruh Nyawa di Selat Perbatasan, Wanita Ini Sukses Ubah Nasib Ratusan Ibu-Ibu di Sebatik

Bri | Sabtu, 12 September 2026 | 00:00 WIB

Ratusan Warga Carita Gelar Doa Bersama, Berharap 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Segera Ditemukan

Ratusan Warga Carita Gelar Doa Bersama, Berharap 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Segera Ditemukan

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 23:55 WIB

Doa untuk 5 Jurnalis Hilang Mengalir di Tangsel, Wawali Pilar Siap Bantu Maksimal

Doa untuk 5 Jurnalis Hilang Mengalir di Tangsel, Wawali Pilar Siap Bantu Maksimal

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 23:45 WIB

Temuan Pelampung Dicurigai Bukan Milik Kapal 5 Jurnalis, Pemilik Ungkap Perbedaannya

Temuan Pelampung Dicurigai Bukan Milik Kapal 5 Jurnalis, Pemilik Ungkap Perbedaannya

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 23:38 WIB

Menanti Kepulangan Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Anak Krakatau, PFI Gelar Doa Bersama

Menanti Kepulangan Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Anak Krakatau, PFI Gelar Doa Bersama

News | Jum'at, 11 September 2026 | 22:36 WIB

Purbaya Resmi Tarik Pajak Transaksi Digital Luar Negeri, Libatkan Bank hingga Fintech

Purbaya Resmi Tarik Pajak Transaksi Digital Luar Negeri, Libatkan Bank hingga Fintech

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 22:17 WIB

Shin Tae-yong Bawa Senjata Baru Lawan Persib, Ivan Mamut Siap Debut di El Clasico

Shin Tae-yong Bawa Senjata Baru Lawan Persib, Ivan Mamut Siap Debut di El Clasico

Bola | Jum'at, 11 September 2026 | 22:02 WIB

CIP Award 2026, Wadah PTBA Ubah Gagasan Jadi Solusi Nyata

CIP Award 2026, Wadah PTBA Ubah Gagasan Jadi Solusi Nyata

Sumsel | Jum'at, 11 September 2026 | 21:50 WIB

Hari Keempat, SAR Sisir Pulau Terdekat Anak Krakatau Cari 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

Hari Keempat, SAR Sisir Pulau Terdekat Anak Krakatau Cari 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

News | Jum'at, 11 September 2026 | 21:33 WIB

Mengetuk Pintu Langit, Taburan Doa Menggema di Hari Ke-4 Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Mengetuk Pintu Langit, Taburan Doa Menggema di Hari Ke-4 Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

News | Jum'at, 11 September 2026 | 21:20 WIB

×