Drajat: Visi Sri Mulyani Berbeda Tajam dengan Jokowi

Suwarjono | Suara.com

Kamis, 28 Juli 2016 | 19:52 WIB
Drajat: Visi Sri Mulyani Berbeda Tajam dengan Jokowi
Menteri Keuangan yang baru Sri Mulyani di acara serah terima jabatan (sertijab) dengan Bambang Brodjonegoro di Kementerian Keuangan RI di Jakarta, Rabu (27/7). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Pengamat ekonomi yang juga politisi PAN Dradjad Wibowo mengingatkan Presiden Joko Widodo untuk bersikap tegas terhadap menteri keuangan yang ditunjuknya Sri Mulyani Indrawati guna menjaga soliditas dan legitimasi pemerintahan.

"Menarik Sri Mulyani menjadi menteri kabinet ada plus minusnya bagi pemerintahan sehingga Presiden Jokowi dapat memelihara dan bersikap tegas terhadap Sri Mulyani," kata Dradjad Widowo pada diskusi "Arah Politik dan Ekonomi Pasca Reshuffle" di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Kamis.

Menurut Dradjad, Sri Mulyani sesungguhnya memiliki visi yang berbeda tajam dengan Presiden Joko Widodo.

Mantan Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional (DPP PAN) ini menilai, Sri Mulyani memiliki visi neo liberalisme, sedangkan Presiden Joko Widodo memiliki visi Nawacita yang mengutamakan kedekatan dengan rakyat.

"Jika Sri Mulyani bersikap neo liberalisme dengan membawa bendera Konsesus Washington agar dikritik keras karena dapat berdampak negatif terhadap negara dan rakyat," katanya.

Dradjad mengingatkan, Presiden Joko Widodo harus berani bersikap tegas dalam mengarahkan Sri Mulyani agar bersikap lebih moderat dan menurunkan visi neo liberalisme.

Menurut dia, Sri Mulyani harus bisa dibawa ke "tengah" dan jangan terlalu di "kanan".

"Persoalannya, Sri Mulyani lebih banyak pengetahuan ekonominya daripada Presiden Joko Widodo, sehingga masih menjadi pertanyaan siapa mengawasi siapa," katanya.

Dradjad juga mengkritik beberapa kebijakan Sri Mulyani ketika menjadi menteri keuangan pada pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono 2004-2009.

Menurut dia, Sri Mulyani menerapkan kebijakan remunerasi yakni pemberian tunjangan pagawai Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan hingga 11 kali gaji.

Namun kebijakan tersebut, kata dia, terbukti tidak efektif karena masih saja ada pgawai Ditjen Pajak yang melakukan korupsi atau kompromi dengan wajib pajak.

Jika Presiden Joko Widodo tidak dapat mengarahkan Sri Mulyani dan membawanya ke "tengah, Dradjad mengkawatirkan, citra pemerintahan dan citra Presiden Joko Widodo sendiri akan menurun. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Century Diungkit Lagi, Ade: Negara Ini Lagi Begini, Buat Apa Sih?

Century Diungkit Lagi, Ade: Negara Ini Lagi Begini, Buat Apa Sih?

News | Kamis, 28 Juli 2016 | 13:32 WIB

Sri Mulyani Diharapkan Gali Sumber Penerimaan Baru

Sri Mulyani Diharapkan Gali Sumber Penerimaan Baru

DPR | Kamis, 28 Juli 2016 | 08:10 WIB

Nasdem Sambut Positif Perombakan Kabinet Tim Ekonomi

Nasdem Sambut Positif Perombakan Kabinet Tim Ekonomi

Bisnis | Kamis, 28 Juli 2016 | 07:14 WIB

Sri Mulyani Dinilai Ikut Andil Perbesar Ketimpangan di Indonesia

Sri Mulyani Dinilai Ikut Andil Perbesar Ketimpangan di Indonesia

Bisnis | Kamis, 28 Juli 2016 | 07:10 WIB

Cerita Sri Mulyani Didukung Pejabat Bank Dunia Jadi Menteri

Cerita Sri Mulyani Didukung Pejabat Bank Dunia Jadi Menteri

News | Kamis, 28 Juli 2016 | 00:05 WIB

Sri Mulyani Siap Ngebut, Minta Dukungan Jajarannya

Sri Mulyani Siap Ngebut, Minta Dukungan Jajarannya

Bisnis | Rabu, 27 Juli 2016 | 19:39 WIB

Terkini

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:19 WIB

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:33 WIB

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:23 WIB

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:05 WIB

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 17:35 WIB

Kritik Pedas Idrus Marham: Komunikasi Menteri Prabowo Jeblok, Kebijakan Bagus Malah Salah Paham!

Kritik Pedas Idrus Marham: Komunikasi Menteri Prabowo Jeblok, Kebijakan Bagus Malah Salah Paham!

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:24 WIB

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:15 WIB

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:04 WIB

Komisi III DPR RI Gelar RDPU Terkait Dugaan Korupsi Videografer Amsal Sitepu

Komisi III DPR RI Gelar RDPU Terkait Dugaan Korupsi Videografer Amsal Sitepu

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:55 WIB

Serangan AS-Israel di Bandar Khamir Tewaskan 5 Warga Iran, Teheran Balas Hantam Fasilitas Aluminium

Serangan AS-Israel di Bandar Khamir Tewaskan 5 Warga Iran, Teheran Balas Hantam Fasilitas Aluminium

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:53 WIB