Polisi Telusuri "Cerita Busuk dari Seorang Bandit"

Senin, 01 Agustus 2016 | 13:42 WIB
Polisi Telusuri "Cerita Busuk dari Seorang Bandit"
Konferensi pers Kontras mengenai kisah Freddy Budiman di Jakarta, Jumat (29/7/2016). [Suara.com/Dwi Bowo Rahardjo]

Suara.com - Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Inspektur Jenderal Polisi Ari Dono Sukmanto mengatakan akan menindak tegas anggota yang terlibat penyelundupan narkoba. Hal ini menyusul curhat terpidana mati Freddy Budiman yang ditulis Koordinator Kontras Haris Azhar yang menyebutkan ada oknum BNN, Polri, dan bea cukai yang ikut terlibat bisnis narkoba.

"Kalau kita temukan ada anggota yang melakukan sudah pasti akan kita tindak tegas," kata Ari di Bareskrim Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (1/8/2016).

"Pastinya kami selalu mengingatkan dan menegur anggota untuk tidak melakukan perbuatan yang keliru," kata Ari menambahkan.

Saat ini, polisi sedang melakukan pendalaman informasi dari Haris Azhar melalui pengawasan Divisi Profesi dan Pengamanan serta Inspektorat Pengawasan Umum. Sementara datanya akan dicari melalui penyelidikan.

Terkait apakah Haris Azhar akan dipanggil, Ari mengatakan polisi belum menjadwalkannya.

"Belum ada rencana pemanggilan. Perintah Kapolri kan Kepala Divisi Humas dulu. Kalau ada buktinya kami panggil nantinya," kata Ari.

Sebelumnya, Haris Azhar mengatakan kesaksian Freddy Budiman disampaikan di Nusakambangan pada tahun 2014.

Kepada Haris Azhar, Freddy bercerita perannya hanya operator penyelundupan narkoba. Setiap kali hendak mengimpor narkoba dari Cina, Freddy menghubungi berbagai pihak untuk mengatur kedatangannya.

"Kalau saya mau selundupkan narkoba, saya acarain (atur) itu. Saya telepon polisi, BNN, bea cukai, dan orang yang saya hubungi itu semuanya titip harga," kata Haris mengulangi cerita Freddy.

Harga narkoba yang dibeli dari Cina hanya Rp5 ribu per butir. Freddy tidak pernah menolak kalau ada oknum yang menitipkan harga atau mengambil keuntungan dari penjualan narkoba.

Oknum aparat disebut Freddy meminta keuntungan Rp10 ribu hingga Rp30 ribu per butir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI