Ikatan Alumni ITB 'Turun Tangan' Bantu Pengelolaan Teluk Jakarta

Arsito Hidayatullah | Suara.com

Kamis, 04 Agustus 2016 | 19:51 WIB
Ikatan Alumni ITB 'Turun Tangan' Bantu Pengelolaan Teluk Jakarta
Proyek reklamasi di Teluk Jakarta. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA-ITB) membentuk Tim Panel Ahli Independen yang bertugas merumuskan rekomendasi Strategi Penanganan Teluk Jakarta berdasarkan pendekatan teknokratis kepada pemerintah.

"Tim ahli ini bertugas selama tiga bulan penuh, hingga Agustus ini. Persisnya sampai tim ini bisa menghasilkan rumusan rekomendasi yang akan disampaikan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi)," kata Ketua Umum IA-ITB, Ridwan Djamaludin, kepada pers di Jakarta, Kamis (4/8/2016).

Dikatakan Ridwan, rekomendasi tersebut akan disampaikan kepada Presiden Jokowi dan ke hadapan publik pada Agustus 2016 ini.

 
Ridwan menjelaskan, selama ini proses pembangunan di Pantai Utara Jakarta selalu diwarnai pro dan kontra, serta kontroversi yang tak dapat dihindari baik dari sisi pemerintah, masyarakat, LSM, maupun swasta. Hal itu disebabkan setiap pemangku kepentingan selalu membawa kepentingan yang ingin diwujudkan, baik antara pemerintah pusat dan pemda, pemerintah dan masyarakat, serta pemangku lainnya.

"Perbedaan tersebut menyebabkan pro-kontra hingga kini. Oleh karenanya, kami menugaskan Tim Panel Ahli IA-ITB untuk menyusun rekomendasi independen, untuk menjadi masukan kepada pemerintah berdasarkan pendekatan teknokratis," tambahnya.

Dikatakan Ridwan, IA-ITB ingin agar pemerintah memiliki Strategi Pengelolaan Teluk Jakarta berdasarkan aspek teknokratis, yakni pengelolaan yang berkelanjutan, aman, berketahanan, produktif, dan berkeadilan antara semua aspek kehidupan dan pemangku kepentingan.

Dia pun mengatakan, rekomendasi Strategi Pengelolaan Teluk Jakarta ini juga merupakan tindak lanjut dari pertemuan pengurus IA-ITB dengan Presiden Jokowi beberapa waktu lalu. Tim tersebut, tambah Ridwan, terdiri dari tujuh orang pakar di bidang terkait, seperti tata ruang, lingkungan, transportasi, geologi, oceanografi, citra satelit, kemaritiman, dan bidang hukum.

Sementara itu, juru bicara tim panel ahli yang ditunjuk, Bernardus Djonoputro, mengatakan bahwa langkah awal yang dikerjakan tim tersebut antara lain adalah melakukan pemetaan, serta menghimpun data permasalahan dan teknis. Termasuk di antaranya dengan melibatkan para stakeholder yang terkait melalui rangkaian forum diskusi dan workshop.

"Penekanan dari rekomendasi IA-ITB nantinya diharapkan dapat mengurangi dan mengantisipasi dampak sistemik terhadap kepastian hukum, kepastian usaha, kepastian hak hidup warga, dan perlindungan lingkungan hidup," ujar Bernardus.

Bernardus mengingatkan pentingnya rekomendasi IA-ITB mengenai Strategi Penanganan Teluk Jakarta ini, terutama karena saat ini ada 30 proyek serupa di pesisir banyak daerah yang siap untuk mengikuti preseden penanganan Teluk Jakarta. IA-ITB pun berharap pembangunan Pantai Utara Jakarta dapat dilakukan secara berkelanjutan, tanpa merusak kualitas lingkungan, sosial (masyarakat pesisir) dan sesuai undang-undang yang berlaku. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ada Cara Lain, Luhut Timbang Lanjutkan Proyek Reklamasi

Ada Cara Lain, Luhut Timbang Lanjutkan Proyek Reklamasi

News | Selasa, 02 Agustus 2016 | 19:12 WIB

Susi Pudjiastuti Serahkan Masalah Reklamasi Ke Luhut

Susi Pudjiastuti Serahkan Masalah Reklamasi Ke Luhut

Bisnis | Kamis, 28 Juli 2016 | 13:51 WIB

Taufik Beberkan Pertemuan 4 Mata dengan Orang Dekat Ahok

Taufik Beberkan Pertemuan 4 Mata dengan Orang Dekat Ahok

News | Selasa, 26 Juli 2016 | 15:25 WIB

KPK Akan Periksa 5 Pihak Swasta Terkait Sanusi

KPK Akan Periksa 5 Pihak Swasta Terkait Sanusi

News | Senin, 25 Juli 2016 | 10:37 WIB

Terkini

Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi

Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:32 WIB

Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark

Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:25 WIB

Pemerintah AS Kaji Ulang Aturan Daur Ulang Plastik, Lingkungan Terancam?

Pemerintah AS Kaji Ulang Aturan Daur Ulang Plastik, Lingkungan Terancam?

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:20 WIB

Pemerintah Buka 30.000 Posisi Manajer Koperasi Desa! Cek Syarat dan Cara Daftarnya di Sini

Pemerintah Buka 30.000 Posisi Manajer Koperasi Desa! Cek Syarat dan Cara Daftarnya di Sini

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:06 WIB

Amerika Serikat Klaim Gencatan Senjata Lebanon-Israel Dapat Diperpanjang

Amerika Serikat Klaim Gencatan Senjata Lebanon-Israel Dapat Diperpanjang

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:45 WIB

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Satu Keluarga Tewas Akibat Kebakaran di Tanjung Duren Jakbar

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Satu Keluarga Tewas Akibat Kebakaran di Tanjung Duren Jakbar

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:44 WIB

Pihak Andrie Yunus Pastikan Absen Sidang Perdana di Pengadilan Militer 29 April, Ini Alasan Kontras

Pihak Andrie Yunus Pastikan Absen Sidang Perdana di Pengadilan Militer 29 April, Ini Alasan Kontras

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:44 WIB

Setelah AS, Giliran Jerman Mau Ikut Campur di Selat Hormuz

Setelah AS, Giliran Jerman Mau Ikut Campur di Selat Hormuz

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:41 WIB

Wamenkes Dante Blak-blakan: AI Percepat Diagnosis Penyakit, Tapi RI Masih Bergantung Impor

Wamenkes Dante Blak-blakan: AI Percepat Diagnosis Penyakit, Tapi RI Masih Bergantung Impor

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:37 WIB

Heboh Mahasiswi ITB Jadi Korban Foto AI Telanjang, Wamenkomdigi Ingatkan soal Etika

Heboh Mahasiswi ITB Jadi Korban Foto AI Telanjang, Wamenkomdigi Ingatkan soal Etika

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:27 WIB