BNN Sebut Akiong Lebih Gembong dari Freddy Budiman

Tomi Tresnady | Nikolaus Tolen | Suara.com

Sabtu, 06 Agustus 2016 | 13:24 WIB
BNN Sebut Akiong Lebih Gembong dari Freddy Budiman
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Budi Waseso saat memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu di Jakarta, Kamis (4/8/2016). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Badan Narkotika Nasional mengatakan bahwa kekuatan gembong narkoba Freddy Budiman dalam menjalankan bisnis narkoba di Indonesia masih tergolong rendah. BNN lalu mengatakan jika masih ada puluhan jaringan atau gembong narkoba yang jauh lebih besar dari Freddy yang sudah dieksekusi pada Jumat (29/7/2016) dini hari.

"Masih ada 72 jaringan di seluruh Indonesia. Kalau dari segi kelas, Freddy belum ada apa-apanya. Freddy terlalu gampang lah, itu masih kelas kacang," kata Kepala bagian Hubungan Masyarakat BNN, Komisaris Besar, Slamet Pribadi dalam diskusi bertajuk Hitam Putih Pemberantasan Narkoba di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (6/8/2016).

Kata Slamet, salah seorang terpidana mati Chandra Halim alias Akiong adalah gembong yang kelasnya lebih tinggi daripada Freddy. Katanya, Akionglah yang sebenarnya menjadi penyandang dana Freddy selama ini.

"Kepandaian dia (Freddy Budiman), pandai action saja. Freddy Budiman itu kepandaiannya mencari sensasi hingga menuai kontroversi. Padahal masih ada yang lebih kuat seperti Akiong itu salah satunya," kata Slamet.

Akiong terbukti membeli ekstasi dan menjadi perantara jual-beli ekstasi. Pengadilan Negeri Jakarta Barat telah memvonis Akiong dengan hukuman mati setelah terbukti bersalah dalam kasus kepemilikan 1,4 juta pil ekstasi.

Akiong sendiri ditangkap pada 8 Mei 2012, saat BNN berhasil membongkar penyelundupan 1,4 juta pil ekstasi. Dalan kasus ini, Akiong tak bermain sendiri. Ada enam orang lainnya yang terlibat, termasuk oknum TNI, yakni Sema Supriyadi.

Sementara itu, Freddy Budiman akhirnya meregang nyawa di hadapan regu tembak saat dilakukan eksekusi mati jilid III di Lembaga pemasyarakatan  Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, pada Jumat dini hari, 29 Juli 2016.

Freddy merupakan terpidana mati pertama yang dieksekusi. Hal itu dilakukan setelah permohonan Peninjauan Kembali  Freddy ditolak Mahkamah Agung. Tiga lainnya yang dieksekusi mati adalah Michael Titus, Humprey Ejike, dan Sekh Osmani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jaksa Agung: Tulisan Haris Azhar Kesannya seperti Bola Liar

Jaksa Agung: Tulisan Haris Azhar Kesannya seperti Bola Liar

News | Jum'at, 05 Agustus 2016 | 21:03 WIB

Kontras Dalami Hasil Wawancara Haris dengan Freddy Budiman

Kontras Dalami Hasil Wawancara Haris dengan Freddy Budiman

News | Jum'at, 05 Agustus 2016 | 20:38 WIB

Tiga Jenderal Harus Mediasi dengan Haris Agar Isu Tak Kemana-mana

Tiga Jenderal Harus Mediasi dengan Haris Agar Isu Tak Kemana-mana

News | Jum'at, 05 Agustus 2016 | 18:26 WIB

Haris Dipolisikan, Istri Munir: Polri, TNI, BNN Kebakaran Jenggot

Haris Dipolisikan, Istri Munir: Polri, TNI, BNN Kebakaran Jenggot

News | Kamis, 04 Agustus 2016 | 19:48 WIB

Publik Bela Haris Azhar, Langkah Polri, TNI, BNN Disayangkan

Publik Bela Haris Azhar, Langkah Polri, TNI, BNN Disayangkan

News | Kamis, 04 Agustus 2016 | 18:09 WIB

Polri Sebut Tulisan Haris Azhar Bisa Dikategorikan Fitnah

Polri Sebut Tulisan Haris Azhar Bisa Dikategorikan Fitnah

News | Kamis, 04 Agustus 2016 | 18:00 WIB

Budi Waseso Ingin Ketemu Langsung Haris Azhar

Budi Waseso Ingin Ketemu Langsung Haris Azhar

News | Kamis, 04 Agustus 2016 | 17:47 WIB

Polri: Haris Kan Banyak Kenalan, Kenapa Nggak Diomongin Dulu

Polri: Haris Kan Banyak Kenalan, Kenapa Nggak Diomongin Dulu

News | Kamis, 04 Agustus 2016 | 17:30 WIB

Mabes Polri: Emangnya Kontras Bisa Proses Polisi Bermasalah?

Mabes Polri: Emangnya Kontras Bisa Proses Polisi Bermasalah?

News | Kamis, 04 Agustus 2016 | 17:11 WIB

Jokowi Sentil Aparat Soal Haris Azhar, Ini Reaksi Mabes Polri

Jokowi Sentil Aparat Soal Haris Azhar, Ini Reaksi Mabes Polri

News | Kamis, 04 Agustus 2016 | 17:04 WIB

Terkini

Peringati May Day: Massa Buruh Seragam Merah Gotong 'Rudal' Raksasa ke Gerbang DPR!

Peringati May Day: Massa Buruh Seragam Merah Gotong 'Rudal' Raksasa ke Gerbang DPR!

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 14:50 WIB

'Nggak Habis Pikir Aku!' Prabowo Heran Lihat Orang Pintar Justru Pintar Maling

'Nggak Habis Pikir Aku!' Prabowo Heran Lihat Orang Pintar Justru Pintar Maling

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 14:34 WIB

Donald Trump Ancam Iran Pakai Gambar AI Berpistol: No More Mr Nice Guy!

Donald Trump Ancam Iran Pakai Gambar AI Berpistol: No More Mr Nice Guy!

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 14:18 WIB

Suara Ojol Didengar Prabowo, Asosiasi Apresiasi Potongan Aplikasi 8 Persen

Suara Ojol Didengar Prabowo, Asosiasi Apresiasi Potongan Aplikasi 8 Persen

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 14:03 WIB

Mahasiswa Prancis di Singapura Terancam 2 Tahun Penjara Gara-gara Jilat Sedotan Vending Machine

Mahasiswa Prancis di Singapura Terancam 2 Tahun Penjara Gara-gara Jilat Sedotan Vending Machine

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 13:57 WIB

Negara Akan Ambil Alih! Prabowo Terbitkan Keppres Satgas PHK, Pasang Badan Bela Buruh yang Terancam

Negara Akan Ambil Alih! Prabowo Terbitkan Keppres Satgas PHK, Pasang Badan Bela Buruh yang Terancam

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 13:48 WIB

Audiensi di DPR, Buruh Tuntut Upah Layak dan Hapus Outsourcing

Audiensi di DPR, Buruh Tuntut Upah Layak dan Hapus Outsourcing

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 13:45 WIB

Konvoi Global Sumud Tembus Blokade Israel, Lanjutkan Misi Kemanusiaan ke Gaza

Konvoi Global Sumud Tembus Blokade Israel, Lanjutkan Misi Kemanusiaan ke Gaza

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 13:42 WIB

Yakinkan Buruh Bisa Punya Rumah! Prabowo Dobrak Aturan Bank, Beri Napas Cicilan KPR hingga 40 Tahun

Yakinkan Buruh Bisa Punya Rumah! Prabowo Dobrak Aturan Bank, Beri Napas Cicilan KPR hingga 40 Tahun

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 13:31 WIB

Prabowo Klaim Indonesia Tahan Krisis Global, Target Swasembada BBM Segera Tercapai

Prabowo Klaim Indonesia Tahan Krisis Global, Target Swasembada BBM Segera Tercapai

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 13:27 WIB