DPRD: Tekan Peredaran Ganja, Pengawasan Lintas Batas Diperketat

Dythia Novianty

Senin, 08 Agustus 2016 | 07:16 WIB
DPRD: Tekan Peredaran Ganja, Pengawasan Lintas Batas Diperketat
Polri musnahkan ladang ganja. [Antara]

Suara.com - Anggota DPRD Kabupaten Merauke, Provinsi Papua meminta pemerintah setempat bersama aparat terkait, meningkatkan pengawasan terhadap pelintas batas RI-Papua Nugini (PNG) dan barang-barang bawaan khususnya di wilayah Sota, Merauke.

"Pengawasan selama ini sudah cukup baik cuma perlu ditingkatkan karena ganja yang masuk ke Indonesia ini sudah cukup meresahkan," kata Anggota DPRD Merauke Fransiskus Sirfefa di Merauke, Senin (8/8/2016).

Pengawasan yang ketat, kata dia, bisa menekan penyebaran narkoba jenis ganja yang sebagian besar datang dari PNG, serta mencegah penyalagunaannya di kalangan generasi penerus bangsa.

"Kondisi seperti ini cukup memprihatinkan karena ruangnya terbuka. Akses mereka masuk itu mudah sekali. Ini korbannya adalah masyarakat kami yang ada di Merauke," ujarnya.

Ketua Komisi B DPRD itu menambahkan, petugas yang berjaga di perbatasan harus menekan ruang gerak pelintas batas yang tidak memiliki izin, baik yang masuk dari PNG demikian sebaliknya dari Indonesia.

"Pos lintas batas ini harus lebih tertib sehingga keluar masuknya orang paling tidak ada pemeriksaan dan lain-lain, demikian dengan orang yang dari Merauke, dia juga tidak seenaknya masuk ke sana," ujarnya.

Sebelumnya, BNN Papua menggelar operasi gabungan di kampung "Vietnam", Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura dan berhasil mengamankan delapan warga Papua Nugini serta 2,5 gram ganja dan 40 butir amunisi.

Kepala BNN Papua Jackson Lapolonga seusai pelaksanaan operasi mengakui, kawasan kampung "Vietnam" merupakan kampung yang dikenal sebagai kawasan rawan bagi masuknya narkoba jenis ganja dari PNG.

Karena itu saat menggelar operasi pihaknya melibatkan berbagai unsur selain polisi dan TNI baik TNI AD maupun TNI AL juga imigrasi dan Satpol pp dengan jumlah anggota yang terlibat mencapai 250 orang.

Dari operasi tersebut, kata Jackson Lapolonga, anggota juga menyita berbagai peralatan elektronika yang diduga hasil curian yang nantinya dibarter dengan ganja.

"Hasil operasi cukup berhasil karena kampung Vietnam selama ini dianggap rawan berbagai tindak kriminal sehingga saat menggelar dikawal secara ketat guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," kata Lapolonga. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dokter Perbatasan Digaji Rp45 Juta, Anda Tertarik?

Dokter Perbatasan Digaji Rp45 Juta, Anda Tertarik?

News | Minggu, 24 Juli 2016 | 22:57 WIB

Komisi I Duga Perompak Suka Culik WNI Karena Dibayar

Komisi I Duga Perompak Suka Culik WNI Karena Dibayar

News | Senin, 11 Juli 2016 | 13:53 WIB

Revitalisasi Pos Lintas Batas Indonesia-Malaysia

Revitalisasi Pos Lintas Batas Indonesia-Malaysia

Foto | Kamis, 23 Juni 2016 | 15:39 WIB

Mendagri Klaim Sarana Infrastruktur di Perbatasan Hampir Rampung

Mendagri Klaim Sarana Infrastruktur di Perbatasan Hampir Rampung

News | Kamis, 19 Mei 2016 | 14:06 WIB

Jakarta Dapat Tambahan Lahan 5,1 Hektare dari Bekasi

Jakarta Dapat Tambahan Lahan 5,1 Hektare dari Bekasi

News | Rabu, 18 Mei 2016 | 03:49 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×