Rakyat Italia Dukung Aturan Larang Buang Makanan

Dythia Novianty

Senin, 08 Agustus 2016 | 07:35 WIB
Rakyat Italia Dukung Aturan Larang Buang Makanan
Ilustrasi sampah makanan. [Shutterstock]

Suara.com - Rakyat Italia yang terkenal kritis, menyambut positif munculnya peraturan baru mencegah pembuangan makanan yang dirilis oleh Parlemen Italia. Beberapa waktu lalu, para senator Italia mensahkan peraturan tersebut dengan suara dukungan mencapai 181 suara.

Aturan ini dihadirkan untuk memangkas jumlah sampah makanan yang mencapai tak kurang dari satu juta ton. Selain itu, juga bentuk memberi penghargaan antara warga dan pengusaha.

Dukungan juga diberikan oleh masyarakat Italia lainnya. Mereka menilai aturan itu merupakan langkah bagus dan layak, mengingat sangat banyak makanan yang disia-siakan.

"Saya cuma ragu langkah ini tidak akan terlalu efektif dalam mengubah prilaku pribadi mengenai makanan, yang saya percaya memainkan peran besar," ujar Daniele Fonde (47) seorang guru, kepada Xinhua, Senin (8/8/2016).

Tercatatkan, sebanyak 5,1 juta ton makanan dengan nilai tak kurang dari 12,6 miliar euro disia-siakan setiap tahun di Italia, demikian satu studi pada 2012 oleh Politechnico University di Milan. Itu menjadi landasan anggota Parlemen Italia membuat peraturan tersebut.

Secara keseluruhan, rata-rata sebanyak 94 kilogram sampah per kaita, sebanyak 53 persennya berasal dari kelompok penjual makanan dan 47 persen dari keluarga. Sampah makanan rumah tangga berjumlah 0,5 persen dari produk domestik kotor nasional (GDP) Italia, kata Kementerian Lingkungan Hidup.

Secara global, sebanyak 1,3 miliar ton makanan hilang atau disia-siakan di seluruh dunia setiap tahun, kata studi "Global Food Losses and Food Waste" yang disiarkan oleh Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) pada 2011.

"Ini adalah salah satu warisan yang paling indah dan nyata dari Milan Expo 2015," Menteri Pertanian Italia Maurizio Martina berkomentar mengenai peraturan tersebut setelah persetujuan definitifnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tempat Pembuangan Sampah Jadi Tempat Wisata, Kok Bisa?

Tempat Pembuangan Sampah Jadi Tempat Wisata, Kok Bisa?

News | Kamis, 28 Juli 2016 | 05:29 WIB

PLN Mulai Gunakan Tenaga Sampah Sebagai Sumber Energi Listrik

PLN Mulai Gunakan Tenaga Sampah Sebagai Sumber Energi Listrik

Bisnis | Jum'at, 22 Juli 2016 | 19:34 WIB

Selama Puasa, Sampah di Jakarta Meningkat

Selama Puasa, Sampah di Jakarta Meningkat

News | Senin, 04 Juli 2016 | 11:24 WIB

Wow, 26 Juta Kilogram Sampah Terkumpul dari Lima Pantai di Bali

Wow, 26 Juta Kilogram Sampah Terkumpul dari Lima Pantai di Bali

Lifestyle | Senin, 06 Juni 2016 | 09:14 WIB

Ribuan Warga Kota Bogor Mendadak Jadi Pemulung

Ribuan Warga Kota Bogor Mendadak Jadi Pemulung

News | Sabtu, 28 Mei 2016 | 12:50 WIB

Tanggapan Telkom Soal Sampah Kabel di Lorong Ring 1

Tanggapan Telkom Soal Sampah Kabel di Lorong Ring 1

News | Senin, 09 Mei 2016 | 19:48 WIB

Terkini

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:45 WIB

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:25 WIB

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

×