Suara.com - Perwakilan tujuh partai politik yang mengatasnamakan Koalisi Kekeluargaan sepakat untuk menentukan kriteria gubernur dan wakil gubernur Jakarta periode 2017-2022.
"Kami sepakat memberi kriteria, pemimpin arif, bijaksana, santun, etika, bersih, beradab dan cerdas. Itulah kriteria yang berhasil kami sepakati dari tujuh partai politik," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta Bambang D.H. dalam jumpa pers di restoran Bunga Rampai, Menteng, Jakarta, Senin (8/8/2016)
Tujuh partai yang tergabung dalam Koalisi Kekeluargaan yaitu PDI Perjuangan, Partai Gerindra, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Demokrat, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Keadilan Sejahtera, dan Partai Amanat Nasional.
Bambang berharap kehadiran Koalisi Kekeluargaan dapat membantu masyarakat untuk menentukan pemimpin di masa mendatang.
"Ke depan tidak ada suasana gaduh, Jakarta sebagai Ibu Kota dapat ditinggali dengan suasana kondusif dan menjadi contoh pembangunan daerah lain. Itulah yang kami sepakati dalam musyawarah tadi," kata dia.
Perwakilan tujuh partai yang menghadiri pertemuan tadi yaitu Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta Nachrowi Ramli, Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta M. Taufik, Ketua DPW Partai Amanat Nasional DKI Jakarta Eko Hendro Purnomo, Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan DKI Jakarta Abdul Aziz , Ketua DPW Partai Keadilan Sejahtera DKI Jakarta Syakir Purnomo, dan Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa DKI Jakarta Hasbiallah Ilyas.