HUT Arema, Polisi "Panen" Tilang Konvoi Aremania

Suwarjono

Kamis, 11 Agustus 2016 | 19:17 WIB
HUT Arema, Polisi "Panen" Tilang Konvoi Aremania
Ribuan pendukung Arema Cronus (Aremania) mengantarkan jenazah Pelatih Suharno ke kompleks pemakaman keluarga di Desa Bendosewu, Blitar, Jawa Timur, Kamis (20/9). [Antara]

Suara.com - Aparat kepolisian "panen" tilang selama perayaan HUT ke-29 Arema karena banyak Aremania atau suporter Arema yang tidak mengindahkan larangan manajemen maupun polisi agar tidak melakukan konvoi pada Kamis ini.

Kabag Ops Polresta Malang Kompol Dodot Dwianto, di Malang, Jawa Timur mengaku penjagaan ketat harus dilakukan untuk menangkal arus konvoi Aremania yang merayakan HUT tim kebanggaannya itu.

"Penjagaan ketat seperti ini akan terus dilakukan sampai 14 Agustus mendatang dan tidak ada konvoi skala besar, kalau ada dan melanggar pasti dihentikan dan ditilang," ucapnya, menegaskan.

Di kawasan Jalan Kertanegara atau di area kantor sekretariat Arema, polisi Unit Satlantas Polresta Malang menggelar razia. Setiap Aremania yang melanggar peraturan lalu lintas, tanpa kompromi langsung ditilang.

Selain tilang, banyak kendaraan yang ditahan karena pengguna tidak bisa menunjukkan STNK, bahkan ada truk terbuka yang mengangkut orang dan membawa pengeras suara juga dihentikan.

Sedikitnya ada 12 unit motor yang akan dikandangkan sementara di kantor polisi karena melanggar peraturan lalu lintas. Selain melakukan razia kendaraan, polisi juga menempatkan Barakuda milik Brimob di depan Stasiun Kotabaru Malang. Sementara anggota kepolisian berjaga dengan senjata lengkap "standby" di posko.

Perayaan HUT Arema tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, di mana puluhan ribu Aremania membirukan wilayah Malang raya dengan berkonvoi. Pada tahun ini tidak ada konvoi dan diganti dengan napas tilas yang akan digelar pada Minggu (14/8), namun rute napak tilas hingga saat ini masih belum ditentukan.

Sementara itu pengendara motor maupun mobil yang terjaring razia antara lain adalah Aremania yang mengendarai truk terbuka dan motor yang tidak dilengkapi dengan dokumen kendaraan maupun pengendara tanpa helm.

Kasatlantas Polresta Malang AKP David Trio Prasojo mengemukakan ada belasan motor terjariing razia. "Kalau tidak mematuhi ketertiban berlalu lintas, tentunya kami tindak tegas, salah satunya diberi sanksi tilang," ujarnya.

Pada perayaan HUT ke-29 Arema tersebut, sejumlah Aremania dan Aremanita membagikan stiker tim berlogo kepala Singa itu kepada pengguna jalan di kawasan Stasiun Kotabaru. Sebanyak 3 ribu stiker dibagikan kepada pengendara motor dan mobil. Ada dua stiker yang dibagi, yakni stiker Arema 11 Agustus 1987 dan Arema Cinta Damai. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

PT 5 Persen Rawan Hanguskan Suara Rakyat, PAN Tegas Tolak Kenaikan RUU Pemilu

PT 5 Persen Rawan Hanguskan Suara Rakyat, PAN Tegas Tolak Kenaikan RUU Pemilu

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:19 WIB

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 16:19 WIB

Tak Cuma Coretax, Kemenkeu Mau Andalkan Big Data hingga AI buat Genjot Penerimaan Pajak

Tak Cuma Coretax, Kemenkeu Mau Andalkan Big Data hingga AI buat Genjot Penerimaan Pajak

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:18 WIB

El Nino Bikin Produksi Listrik PLTA Tertekan, Kementerian Bahlil Andalkan Hembusan Angin 24 Jam

El Nino Bikin Produksi Listrik PLTA Tertekan, Kementerian Bahlil Andalkan Hembusan Angin 24 Jam

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:13 WIB

Di Balik Angka Delapan LRT Manggarai: Diplomasi Santai Pramono dan Sinyal Politik Prabowo

Di Balik Angka Delapan LRT Manggarai: Diplomasi Santai Pramono dan Sinyal Politik Prabowo

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:13 WIB

Kemenkeu Akan Evaluasi Ketat Insentif Pajak ke Pengusaha

Kemenkeu Akan Evaluasi Ketat Insentif Pajak ke Pengusaha

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:12 WIB

74 WNI Terjebak di Tengah Perang Yaman saat Pertempuran Houthi Memanas

74 WNI Terjebak di Tengah Perang Yaman saat Pertempuran Houthi Memanas

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:12 WIB

PAN Keberatan PT Naik 5 Persen: Bukan Khawatir Tak Lolos ke Senayan

PAN Keberatan PT Naik 5 Persen: Bukan Khawatir Tak Lolos ke Senayan

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:11 WIB

How a Bear Became a Book, Mengintip Rahasia di Balik Winnie-the-Pooh

How a Bear Became a Book, Mengintip Rahasia di Balik Winnie-the-Pooh

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 16:10 WIB

Sopir Travel Dituduh Intel lalu Ditembak, DPR Mengecam: TPNPB-OPM Jangan Main Hakim Sendiri!

Sopir Travel Dituduh Intel lalu Ditembak, DPR Mengecam: TPNPB-OPM Jangan Main Hakim Sendiri!

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:04 WIB

×