Kasus Gloria, Komnas PA Duga Menpora Melakukan Kebohongan Publik

Siswanto | Suara.com

Rabu, 17 Agustus 2016 | 06:30 WIB
Kasus Gloria, Komnas PA Duga Menpora Melakukan Kebohongan Publik
Gloria Natapradja Hamel dan Menpora Imam Nahrawi [suara.com/Agung Sandy Lemana]

Suara.com - Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, Selasa (16/8/2016), melakukan konferensi pers dan menyatakan kepada media bahwa Gloria Natapradja Hamel (16) menerima dengan ikhlas tidak diikutkan dalam pengibaran Sang Saka Merah Putih di Istana Merdeka. Pernyataan diambil Menpora dari Gloria tanpa didampingi oleh orangtua. Ketua Satgas Perlindungan Anak M. Ihsan menyayangkan hal itu.

"Sampai saat ini sang ibu berusaha dapat  bertemu dengan anaknya hanya tidak diberi akses," kata Ihsan melalui pernyataan tertulis yang diterima Suara.com.

Ihsan mengatakan terkait dengan sikap Gloria terhadap kesalahan prosedur yang dilakukan akibat kelalaian Kemenpora dan merupakan  peristiwa hukum, sikap menerima atau menolak tidak bisa diputuskan oleh Gloria karena masih usia anak.

"Seharusnya Menpora mengundang Ibu Gloria dan menyampaikan secara resmi keputusan pemerintah dan menanyakan apa sikap orangtua terhadap situasi yang dialami anaknya," kata dia.

Tawaran yang diberikan pada Gloria untuk menghibur agar bisa menerima kenyataan pahit setelah gagal jadi Paskibraka di Istana Merdeka, kata dia, tidak relevan dengan keputusan sepihak terhadap Gloria.

Menurut pendamping dari Satgas Perlindungan Anak sampai, saat ini ibu dari Gloria dalam kondisi sakit akibat tidak bisa bertemu anaknya pascadiminta Kemenpora membuat surat penarikan anaknya dan ibu Gloria menolaknya.

"Situasi yang terjadi membuat sang ibu turun kesehatannya, apalagi Gloria dalam komunikasi melalui telepon menangis setelah diberi saran oleh ibunya tentang situasi yang kedepan akan dialami anaknya," katanya.

Seharusnya, kata Ihsan, Menpora memberikan informasi yang lengkap tentang posisi Gloria dan ibunya. Karena setiap perkembangan Gloria, ibunya selalu melaporkan kepada pendamping.

Harusnya, kata dia, dalam situasi ini Menpora memberikan kesempatan pada ibu dari Gloria untuk memutuskan sikap apa yang diambil atas kelalaian yang dilakukan oleh pihak Kemenpora dalam seleksi calon anggota Paskibraka, dengan tidak menjanjikan di luar perjuangan Gloria yang ingin dapat mengibarkan bendera merah putih di Istana.

Ihsan mengatakan kelalaian pihak penyelenggara semakin terang benderang setelah keluarga menyampaikan informasi tentang pengurusan perpanjangan paspor dan kitas dibantu oleh panitia dalam proses rekrutmen ini.

"Kami dari Satgas Perlindungan Anak mengimbau pada Menpora untuk menghormati UUD, UU Perlindungan Anak dan Konvensi Hak Anak yang diratifikasi tahun 1990, yang menegaskan tentang kewajiban negara untuk menghormati dan melindungi harkat, martabat dan harga diri anak serta menunjukan sikap empati dalam menyikapi situasi yang dialami Gloria," kata dia.

Menurut Ihsan kelalaian dan kesalahan Kemenpora dalam rekrutmen dan seleksi calon anggota Paskibraka tidak diakui secara jujur oleh Menpora pada publik.

"Ini pelajaran penting bagi pemerintah untuk jujur pada masyarakat jika kesalahan karena kelalaian pemerintah bukan membebankan pada Gloria dan keluarganya," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dwi Kewarganegaraan akan Diterapkan di Indonesia, Siapa yang Bisa Dapat Kesempatan ini?

Dwi Kewarganegaraan akan Diterapkan di Indonesia, Siapa yang Bisa Dapat Kesempatan ini?

Sport | Selasa, 21 April 2026 | 22:36 WIB

Muncul Wacana Dwi Kewarganegaraan Indonesia, Begini Respons Menkumham

Muncul Wacana Dwi Kewarganegaraan Indonesia, Begini Respons Menkumham

News | Jum'at, 14 Juni 2024 | 14:59 WIB

Aturan Baru, Anak Kawin Campur Kini Dapat Status Dua Kewarganegaraan

Aturan Baru, Anak Kawin Campur Kini Dapat Status Dua Kewarganegaraan

News | Senin, 27 Juni 2022 | 12:19 WIB

Terkini

Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026

Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 22:00 WIB

Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!

Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 21:00 WIB

Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD

Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:51 WIB

Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..

Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:09 WIB

Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya

Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:02 WIB

Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat

Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:45 WIB

Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!

Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:21 WIB

Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia

Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:06 WIB

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:39 WIB

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:37 WIB