Menteri ESDM Seperti Ini yang Harus Dipilih Presiden Jokowi

Ardi Mandiri | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Sabtu, 20 Agustus 2016 | 18:03 WIB
Menteri ESDM Seperti Ini yang Harus Dipilih Presiden Jokowi
Jokowi Hadiri Sidang Tahunan MPR

Suara.com - Anggota Dewan Energi Nasional Syamsir Abduh mengatakan posisi Menteri Energi Sumber Daya dan Mineral merupakan posisi yang strategis dalam mengelola energi.

Ia pun mengusulkan Presiden Joko Widodo untuk memilih calon menteri ESDM yang mampu mengelola energi, baik kemandirian dan ketahanan energi, untuk pembangunan nasional yang berkelanjutan dan bisa mensejahterakan kemakmuran rakyat.

"Oleh karenanya kriteria menteri yang akan ditunjuk presiden adalah menteri yang mampu mendorong tercapainya visi misi energi kita," ujar Syamsir di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (20/8/2016).

Tak hanya itu, kata Syamsir Menteri ESDM tentunya harus profesional dan punya kemampuan di bidangnya dan harus paham tentang perpolitikan.

"Walaupun dia profesional, juga harus paham tentang perpolitikan di Indonesia, kalau dia buta, walaupun dia orang politik, tapi seharusnya dia memahami tentang perpolitikan kita,"katanya.

Lebih lanjut, Syamsir menegaskan menteri ESDM harus bisa meyakinkan bahwa urusan energi, negara harus hadir. Ia pun menambahkan, Menteri ESDM nantinya juga bisa berkoordinasi dengan kementerian yang terkait.

"Menteri ESDM ini harus meyakinkan betul urusan energi, bahwa negara harus hadir. Karena banyak hal, negara tidak hadir. Urusan energi lintas sektor, harusnya menteri ESDM harus berkoordinasi dengan kementerian lain, misalnya kementerian keuangan dan kementerian BUMN," imbuh Syamsir.

Sementara itu, Direktur Eksekutif ReforMiner Institute Komaidi Notonegoro mengatakan Presiden Jokowi harus memilih calon menteri ESDM yang bisa mensejahterahkan kemakmuran rakyat.

"Selain aspek kepemimpinan dan integritasnya bagus, tentu juga harus bisa menerjemahkan sektor ini (ESDM), yang memang benar-benar menetes ke kesejahteraan rakyat, yang dibawahnya meliputi listrik,minerba, minyak dan gas
yang tantangannya sangat kompleks," kata Komaidi.

Ia juga menuturkan, Presiden Jokowi harus cermat dalam memilih Menteri ESDM. Pasalnya menteri ESDM merupakan sektor yang sangat strategis.

"Ke depan (Presiden ) tentu berhati-hati dalam memilih, karena ini sektor strategis, sektor yang sangat vital. Bangsa ini tentu menjadi bangsa yang besar, karena pandai mengelola kekayaan yang dimiliki, termasuk kekyaaan startegis dalam bentuk energi," ungkapnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mencopot Archandra Tahar dari jabatan dariMenteri ESDM, Senin (15/8/2016), menyusul terungkapnya kasus dwi kewarganegaraan. Archandra tercatat menjadi warga negara Amerika Serikat.

Keputusan tersebut efektif mulai berlaku pada Selasa (16/8/2016).

Status kewarganegaraan Archandra menjadi polemik beberapa hari terkahir. Bekas Presiden Petroneering memiliki kewarganegaraan Amerika Serikat. Karena Indonesia tidak mengakui kewarganegaraan ganda, status WNI Archandra ketika dilantik Presiden sebagai menteri pun dipertanyakan.

Isu ini awalnya muncul dari media sosial sejak akhir pekan lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menteri ESDM Harus Berjiwa Kebangsaan Agar Tak Berpihak ke Asing

Menteri ESDM Harus Berjiwa Kebangsaan Agar Tak Berpihak ke Asing

News | Sabtu, 20 Agustus 2016 | 11:49 WIB

Agun: Arcandra, Jangankan Jadi Menteri, Jadi Presiden Juga Boleh

Agun: Arcandra, Jangankan Jadi Menteri, Jadi Presiden Juga Boleh

News | Jum'at, 19 Agustus 2016 | 16:57 WIB

Terkini

Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai

Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:56 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004

Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:31 WIB

Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan

Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:28 WIB

Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya

Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:08 WIB

Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer

Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:04 WIB

Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat

Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:59 WIB

Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir

Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:46 WIB

Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia

Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:43 WIB

Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru

Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:35 WIB

Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah

Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:14 WIB