Sebanyak 830 Personel TNI Ditarik dari Operasi Tinombala

Esti Utami

Kamis, 01 September 2016 | 16:30 WIB
Sebanyak 830 Personel TNI Ditarik dari Operasi Tinombala
Personil TNI berjaga-jaga di Posko Operasi Tinombala 2016 Sektor II Tokorondo, Poso, Sulawesi tengah. (Antara/Muhammad Adimaja)

Suara.com - Sebanyak 830 personel pasukan TNI yang tergabung dalam Operasi Tinombala bersama Polri, ditarik dari Poso untuk kembali ke kesatuan masing-masing. Sementara penggantinya dalam jumlah yang sama telah bertugas sejak sepekan terakhir.

Penarikan pasukan tersebut dilaksanakan dalam upacara pelepasan di dermaga Pelabuhan Poso, Kamis, dipimpin Kapolda Sulteng Brigjen Polisi Rudi Sufahriadi selaku penanggung jawab operasi. Upacara ini dihadiri Danrem 132/Tadulako Kolonel Inf Muh Saleh Mustafa selaku wakil penanggung jawab Operasi Tinombala, Bupati Poso Darmin Sigilipu dan sejumlah undangan lainnya.

Kapolda dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Sulteng khusunya masyarakat Kabupaten Poso yang telah membantu Tim Tinombala dalam penumpasan jaringan terorisme pimpinan Santoso.

Ia juga menyampaikan bahwa Polri dan TNI akan terus menumpas sisa 15 DPO kelompok Santoso bila mereka tidak mau menyerahkan diri.

"Saya berterima kasih kepada seluruh masyarakat Poso yang telah membantu kami dalam Operasi Tinombala, kami akan terus menumpas sisa-sisa kelompok Santoso yang tinggal 15 orang lagi," tutur Rudi di hadapan Pasukan Tinombala.

Dalam kesempatan itu, Rudi juga menegaskan bahwa Santoso dan kelompoknya bukan hanya musuh warga Sulteng atau warga Kabupaten Poso, namun merupakan bangsa sehingga harus segera ditumpas habis.

Operasi yang telah dilakukan oleh pasukan Tinombala merupakan hasil kerja keras Polri dan TNI dibantu aparat negara lainnya serta masyarakat dan berhasil menumpas Santoso dan kelompoknya.

"Santoso dan kelompoknya bukan hanya musuh warga Poso, namun musuh dunia, dan hasil kerja keras selama ini dapat dikatakan luar biasa, dan terakhir saya menyampaikan salam kepada seluruh keluarga saudara (personel pasukan Tinombala)," tuturnya yang disambut tepukan tangan gemuruh seluruh pasukan.

Upacara pelepasan itu diselingi pemberian piagam penghargaan secara simbolis kepada tiga orang yang tergabung dalam pasukan Tinombala yang akan meninggalkan poso kengan KRI milik TNI AL.

Pelepasan 830 pasukan tersebut telah diganti dengan jumlah pasukan yang sama dari kesatuan berbeda dan telah beroperasi selama seminggu di hutan-hutan Poso.

Ke-830 personel itu berasal dari TNI AD Yonif Raider Kostrad sebanyak 347 orang, Raider Kodam 346 orang, Satgas Ban 16 orang, Marinir sebanyak 119 orang dan Kopasus 2 orang. Kapolda Rudi Sufahriadi kepada wartawan mengharapkan tahun depan Operasi Tinombala ini sudah dapat menumpas habis kelompok Santoso.

"Insya Allah tahun depan bisa selesai," ujarnya.

Kapolda juga menegaskan tidak ada perubahan (penambahan) pasukan, yang berbeda hanya wakil penanggung jawab Operasi Tinombala yang saat ini dipegang oleh Danrem 132/Tadulako Kolonel Inf Muh Saleh Mustafa. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×