Ritual Peringatan 1.000 Hari Arwah di Solo Dibubarkan Paksa

Kamis, 08 September 2016 | 05:23 WIB
Ritual Peringatan 1.000 Hari Arwah di Solo Dibubarkan Paksa
Simbol toleransi. (Shutterstock)

Suara.com - Warga Kelurahan Penumping Kecamatan Laweyan Kota Solo yang sedang memperingati 1.000 hari arwah neneknya yang sudah meninggal dibubarkan oleh sekelompok orang yang tidak kenal.

Ursula, salah satu anak keluarga yang sedang memperingati 1.000 hari warga Penumping Solo mengatakan peristiwa tersebut terjadi di pendopo Kelurahan Penumping Solo, pada Selasa (6/9/2016) sekitar pukul 19.30 WIB.

Menurut Ursula, peristiwa tersebut berawal dari keluarganya yang mengadakan peringatan 1.000 hari meninggal neneknya dengan acara Misa. Karena, rumahnya sempit, kemudian minta izin pak Lurah untuk meminjam pendopo yang sering digunakan kegiatan apa saja oleh warga setempat.

"Kami kemudian menggunakan pendopo awalnya untuk melakukan doa, setelah itu, kemudian juga diundang warga sekitar untuk peringatan meninggalnya nenek saya ini," kata Ursula, Rabu (7/9/2016).

Saat acara Misa mau selesai ada datang seorang mengambil gambar. Orang yang tidak dikenal itu, kemudian terus menghilang.

Ursula menjelaskan pihaknya sempat curiga dengan orang yang mengambil gambar tersebut. Tiga orang yang tidak dikenal kemudian mendatangi untuk membubarkan acara doa arwah tersebut. Mereka diajak berdialog agar tidak terjadi keributan.

"Warga yang ikut acara Misa sempat ketakutan, karena beberapa menit kemudian datang puluhan orang yang dikenal dengan berteriak-teriak untuk membukarkan kegiatan itu," kata.

Kepolisian dan Camat kemudian datang ke lokasi untuk menengahi tersebut.

"Mereka sempat menendang kursi dan meja berteriak agar segera bubar. Kami tidak mengenal seklompk orang itu, karena bukan warga Kelurahan Penumping," katanya.

Camat Laweyan Hendro Pramono menjelaskan kejadian itu hanya kesalahpahaman.

"Acara itu, kalau orang jawa peringatan 1.000 hari orang meninggal dengan baca doa Tahlil," kata Hendro.

Menurut Hendro, kelompok orang yang mendatangi ke lokasi peringatan 1.000 hari arwah tersebut tidak dikenal oleh warga setempat. Mereka bukan warga kelurahan Penumping. Karena dilihat dari wajahnya tidak ada yang dikenal. Polisi saat datang ke lokasi mereka sudah pergi meninggalkan lokasi. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI