Turki Pecat 11 Ribu Guru karena Diduga Pengikut Gulen

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 09 September 2016 | 04:07 WIB
Turki Pecat 11 Ribu Guru karena Diduga Pengikut Gulen
Presiden Turki, Tayyip Erdogan, memeriksa barisan pasukan kehormatan di Ankara pada 22 Juli kemarin (Reuters/Umit Bektas).

Suara.com - Pemerintah Turki melancarkan operasi terbesar dalam sejarah perlawanan terhadap gerilyawan Kurdi. Turki memecat 11.500 guru berstatus pegawai negeri sipil (PNS).

Para guru dituduh terlibat dalam aksi kudeta gagal terhadap Presiden Tayyip Erdogan. Para guru dianggap menjadi simpatisan Fethullah Gulen yang mendalangi kudeta Juli lalu. Namun Gulen membantah keterlibatan.

Erdogan berulang kali mengatakan dia tidak akan berhenti dalam usahanya untuk menumpas pengikut Gulen.

"Kami telah menjalankan dan sedang menjalankan operasi terbesar terhadap organisasi teroris dalam sejarahnya, baik di dalam dan di perbatasan kami," kata Erdogan.

"Apakah itu perjuangan melawan PKK atau melawan Feto, dimensi penting dari perjuangan ini adalah penghapusan PNS yang ekstensi dari organisasi ini dalam negara," lanjutnya.

Sebelumnya Turki telah menangkap 100.000 orang. Setidaknya 40.000 orang telah ditahan karena dicurigai berhubungan ke jaringan Gulen.

Tindakan Edorgan itu memicu kekhawatiran kelompok hak asasi dan pendukung negara barat di negara itu akan memangkas kebebasan hak berpendapat. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Istana Minta Turki Hormati Kedaulatan Indonesia

Istana Minta Turki Hormati Kedaulatan Indonesia

News | Jum'at, 29 Juli 2016 | 18:36 WIB

Sekolah di Yogya dan Bandung Sesalkan Tudingan Turki

Sekolah di Yogya dan Bandung Sesalkan Tudingan Turki

News | Jum'at, 29 Juli 2016 | 18:22 WIB

Kemenlu Hati-hati Tanggapi Permintaan Turki

Kemenlu Hati-hati Tanggapi Permintaan Turki

News | Jum'at, 29 Juli 2016 | 18:10 WIB

Kedubes Turki Minta Indonesia Tutup 9 Sekolah Terkait Gulen

Kedubes Turki Minta Indonesia Tutup 9 Sekolah Terkait Gulen

News | Jum'at, 29 Juli 2016 | 17:52 WIB

Diduga Terlibat Kudeta, Turki Akan Bubarkan Paspampres

Diduga Terlibat Kudeta, Turki Akan Bubarkan Paspampres

News | Minggu, 24 Juli 2016 | 13:27 WIB

Ini Dalang dan Rencana Pelaku Kudeta Turki

Ini Dalang dan Rencana Pelaku Kudeta Turki

News | Senin, 18 Juli 2016 | 13:28 WIB

6.000 Warga Ditangkap, Erdogan Pertimbangkan Hukuman Mati

6.000 Warga Ditangkap, Erdogan Pertimbangkan Hukuman Mati

News | Senin, 18 Juli 2016 | 05:31 WIB

Ledakan, Tembakan Tank Menyalak di Ankara dan Istanbul

Ledakan, Tembakan Tank Menyalak di Ankara dan Istanbul

News | Sabtu, 16 Juli 2016 | 05:20 WIB

Erdogan Desak Warga Turki Berdemonstrasi Menolak Kudeta Militer

Erdogan Desak Warga Turki Berdemonstrasi Menolak Kudeta Militer

News | Sabtu, 16 Juli 2016 | 05:03 WIB

Turki Berlakukan Darurat Militer

Turki Berlakukan Darurat Militer

News | Sabtu, 16 Juli 2016 | 04:51 WIB

Terkini

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:39 WIB

Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil

Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:32 WIB

Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung

Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:26 WIB

Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara

Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:39 WIB

Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani

Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:34 WIB

Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas

Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:04 WIB

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:34 WIB

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:02 WIB

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:26 WIB

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:20 WIB