20 Prajurit Paskhas di Biak Terpilih Jadi Pasukan Perdamaian PBB

Adhitya Himawan

Selasa, 20 September 2016 | 09:32 WIB
20 Prajurit Paskhas di Biak Terpilih Jadi Pasukan Perdamaian PBB
Pembukaan Latihan Gabungan Satgultor TNI Tri Matra IX Tahun 2014 di Lapangan Batalyon 461 Paskhas, Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (1/12). [Antara]

 Sebanyak 20 prajurit Pasukan Khas Batalyon 468 Sarotama di Kabupaten Biak Numfor, Papua, terpilih dan diberangkatkan menjadi pasukan perdamaian internasional PBB 23 K di Lebanon, Selasa.

Panglima Komando Sektor Pertahanan Udara Nasional IV Marsekal Pertama TNI Tamsil Gustari Malik saat melepas pasukan PBB itu, mengingatkan prajurit yang ditugaskan ke luar negeri dengan misi pasukan perdamaian Internasional PBB harus menjaga kehormatan negara dan TNI.

"Mendapat penugasan di luar negeri sebagai pasukan PBB merupakan suatu kehormatan prajurit dan kebanggaan keluarga sehingga harus dijalankan dengan baik,"katanya di Markas Komando Paskhas 468 Sarotama.

Ia mengatakan bertugas di luar negeri membawa nama bangsa dan satuan TNI harus memperhatikan standar operasional prosedur penugasan karena bergabung dengan pasukan lain dari berbagai negara untuk menjaga perdamaian di tempat tugas.

Selama berada di negara penugasan, katanya, prajurit harus tetap menjaga kesehatan pribadi karena akan berada di negara lain yang keadaan cuaca dan iklimnya berbeda dengan Indonesia.

"Saya harap selama bertugas di negara lain harus menjaga kenetralan dan tidak bertindak di luar SOP penugasan," katanya.

Komandan Pasukan Khas Batalyon 468 Sarotama Letkol Psk Paulus Purwadi mengakui 20 prajurit Paskhas yang terpilih itu sudah melalui seleksi ketat sejak dari satuan hingga terpilih menjadi pasukan perdamaian PBB.

"Tahapan seleksi berupa disiplin, kemampuan berbahasa Inggris, psikotes, kesamaptaan serta loyalitas dalam menjalankan tugas keseharian menjadi salah satu syarat seleksi untuk menjadi pasukan PBB," katanya.

Sebanyak 20 prajurit penugasan pasukan internasional PBB di bawah Komandan Kompi Lettu Psk Muhammad Riski Nashir akan tergabung dalam kompi mekanik 23 K 2016 selama satu tahun. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penerjun TNI Kopda Beni Dimakamkan Secara Militer di Magetan

Penerjun TNI Kopda Beni Dimakamkan Secara Militer di Magetan

News | Jum'at, 08 April 2016 | 05:21 WIB

Mabes Polri Kirim 140 Pasukan untuk Misi Perdamaian ke Sudan

Mabes Polri Kirim 140 Pasukan untuk Misi Perdamaian ke Sudan

News | Kamis, 17 Desember 2015 | 10:29 WIB

Dua Polisi Tertembak Paskhas TNI, Kapolri: Tak Ada Serangan Balik

Dua Polisi Tertembak Paskhas TNI, Kapolri: Tak Ada Serangan Balik

News | Jum'at, 02 Oktober 2015 | 18:53 WIB

Anggota Paskhas jadi Korban Hercules, Dankopaskhas: Itu Risiko

Anggota Paskhas jadi Korban Hercules, Dankopaskhas: Itu Risiko

News | Kamis, 02 Juli 2015 | 14:14 WIB

Gerilyawan ISIS Kepung Pasukan PBB

Gerilyawan ISIS Kepung Pasukan PBB

News | Minggu, 31 Agustus 2014 | 12:28 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×