Jokowi Menolak Audiensi dengan Korban Pelanggaran HAM 1965

Pebriansyah Ariefana, Erick Tanjung

Rabu, 21 September 2016 | 13:58 WIB
Jokowi Menolak Audiensi dengan Korban Pelanggaran HAM 1965
Ketua YPKP 65 Bedjo Untung konfrensi pers di kantor LBH Jakarta, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Rabu (21/9/2016). (suara.com/Erick Tanjung)

Suara.com - Presiden Joko Widodo dan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Wiranto menolak permohonan audiensi oleh korban dan keluarga korban tragedi1965.

Surat penolakan audiensi itu ‎diterima Yayasan Penelitian Korban Pembunuhan (YPKP) 65‎ pada Selasa (13/9/2016) dengan No: 1643/polhukam/De-III/HK.06.06.02/9/2016 yang ditandatangani Deputi Bidang Koordinasi Hukum dan HAM, Jhoni Ginting.

"Kami sangat menyesalkan penolakan audiensi dengan Presiden dan Menko Polhukam," kata Bedjo Untung, Ketua YPKP 65 dalam konfrensi pers di kantor LBH Jakarta, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Rabu (21/9/2016).

Bedjo menjelaskan YPKP 65 telah mengirimkan surat permohonan audiensi kepada Presiden Jokowi dan Menko Polhukam Wiranto pada 8 Agustus lalu. Permohonan audiensi itu mengingat komitmen Presiden Jokowi yang ingin menyelesaikan pelanggaran HAM masa lalu, khususnya tragedi 65/66 dengan seadil-adilnya dan bermartabat seperti yang teruang dalam program Nawacita.

‎Namun dengan penolakan audiensi itu dapat dinilai sebagai presiden tidak adanya niatan kuat serta ketidakjelasan tindak lanjut penyelesaian tragedi 1965 secara adil dan bermartabat bagi korban. Hal ini membuktikan bahwa Pemerintah tidak memiliki kemauan dan kemampuan dalam menyelesaikan kasus pelanggaran HAM berat tersebut.

"Dengan begitu patut diduga bahwa upaya rekonsiliasi/non yudisial pun telah tertutup rapat, jalan dan tahapannya. Maka pilihan akhir jalan bermartabat sebagai negara hukum, maka pilihan jalur yudisial harus dibuka kembali sebagaimana rekomendasi yang telah diserahkan Komnas HAM ke Kejaksaan Agung," ujar dia.

‎Selain itu, mereka juga mendesak Pemerintah untuk menindaklanjuti rekomendasi Komnas HAM, Mahkamah Agung, DPR dan MPR RI untuk melakukan rehabilitasi umum bagi korban.

"Kami juga mendesak Menko Polhukam untuk mengumumkan kepada publik hasil rekomendasi Simposium Nasional Tragedi 65/66 yang diselenggarakan di Hotel Aryaduta pada April ‎lalu," tutur dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Punya Ketakutan Dicap Antek PKI

Jokowi Punya Ketakutan Dicap Antek PKI

News | Kamis, 25 Agustus 2016 | 15:39 WIB

Di Wantimpres, Korban Tragedi 65 Kembali Desak Jokowi Minta Maaf

Di Wantimpres, Korban Tragedi 65 Kembali Desak Jokowi Minta Maaf

News | Kamis, 25 Agustus 2016 | 14:20 WIB

Luhut Bungkam Soal Penolakan Terhadap Menkopolhukam Wiranto

Luhut Bungkam Soal Penolakan Terhadap Menkopolhukam Wiranto

News | Kamis, 28 Juli 2016 | 06:22 WIB

YLBHI Minta Kasus Kudatuli 1996 Diungkap

YLBHI Minta Kasus Kudatuli 1996 Diungkap

News | Rabu, 27 Juli 2016 | 17:26 WIB

Angkat Wiranto, Jokowi Kasih Kejutan Menyedihkan

Angkat Wiranto, Jokowi Kasih Kejutan Menyedihkan

News | Rabu, 27 Juli 2016 | 19:05 WIB

Amnesty Internasional Desak Jokowi Penuhi Janji Pemilu Soal HAM

Amnesty Internasional Desak Jokowi Penuhi Janji Pemilu Soal HAM

News | Rabu, 27 Juli 2016 | 06:46 WIB

1965, Franz Magnis: Peristiwa Itu Kejahatan Terbesar

1965, Franz Magnis: Peristiwa Itu Kejahatan Terbesar

News | Jum'at, 22 Juli 2016 | 19:07 WIB

Ketua DPR Setuju Pemerintah Abaikan Keputusan IPT

Ketua DPR Setuju Pemerintah Abaikan Keputusan IPT

News | Jum'at, 22 Juli 2016 | 17:08 WIB

Indonesia Cuek dengan Putusan Pengadilan Rakyat Kasus 65

Indonesia Cuek dengan Putusan Pengadilan Rakyat Kasus 65

News | Kamis, 21 Juli 2016 | 13:34 WIB

Masyarakat Internasional Hadapi Ketidakadilan HAM Lebih Rumit

Masyarakat Internasional Hadapi Ketidakadilan HAM Lebih Rumit

News | Minggu, 03 Juli 2016 | 07:04 WIB

Terkini

Warna Baju Pantangan Shio Naga dan Ular November 2026, Jangan Salah Pilih Outfit!

Warna Baju Pantangan Shio Naga dan Ular November 2026, Jangan Salah Pilih Outfit!

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:41 WIB

Perbedaan Boikot dan Cancel Culture yang Perlu Diketahui

Perbedaan Boikot dan Cancel Culture yang Perlu Diketahui

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:41 WIB

Buka Peluang Periksa Raja Juli! KPK Tunggu Fakta Baru yang Muncul di Sidang Bupati Kuansing

Buka Peluang Periksa Raja Juli! KPK Tunggu Fakta Baru yang Muncul di Sidang Bupati Kuansing

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:32 WIB

Investasi Rp15 Triliun, Proyek Pabrik Kimia Dasar di Cilegon Bisa Kurangi Impor Bahan Baku Industri

Investasi Rp15 Triliun, Proyek Pabrik Kimia Dasar di Cilegon Bisa Kurangi Impor Bahan Baku Industri

Jabar | Selasa, 03 November 2026 | 14:31 WIB

Full Count Tayang 2027, Kim Rae Won dan Park Hoon Bersaing Jadi Manajer

Full Count Tayang 2027, Kim Rae Won dan Park Hoon Bersaing Jadi Manajer

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 14:30 WIB

Petani Sawit Berpotensi Keluar dari Sistem RSPO Jika Pendapatan Terus Menurun

Petani Sawit Berpotensi Keluar dari Sistem RSPO Jika Pendapatan Terus Menurun

Jatim | Selasa, 03 November 2026 | 14:25 WIB

Kontroversi Listyo Sigit Prabowo Saat Jadi Kapolri: Dari Skandal Sambo hingga Tragedi Rantis Brimob

Kontroversi Listyo Sigit Prabowo Saat Jadi Kapolri: Dari Skandal Sambo hingga Tragedi Rantis Brimob

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:21 WIB

Hadapi PSMS Medan di League Cup, Persija Masih Ragu-ragu Turunkan Shayne Pattynama

Hadapi PSMS Medan di League Cup, Persija Masih Ragu-ragu Turunkan Shayne Pattynama

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

DPRD DKI Dorong Anggaran Rp1,5 Triliun Sentuh Ekonomi Kampung Kumuh

DPRD DKI Dorong Anggaran Rp1,5 Triliun Sentuh Ekonomi Kampung Kumuh

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

Review Dead-End Job: Horor Korea yang Menyindir Kejamnya Dunia Kerja

Review Dead-End Job: Horor Korea yang Menyindir Kejamnya Dunia Kerja

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

×