KONI DKI: Atlet DKI Dihancurkan dalam Sehari di PON Jabar

Pebriansyah Ariefana | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Selasa, 27 September 2016 | 16:24 WIB
KONI DKI: Atlet DKI Dihancurkan dalam Sehari di PON Jabar
Atlet cabang atletik lari 400 m asal DKI Jakarta Zaenudin saat menjalani sesi latihan menjelang PON XIX Jabar 2016 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (5/9). [Antara]

Suara.com - Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi DKI Jakarta Raja Sapta Ervian prihatin dengan penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional XIX di Jawa Barat. Kekecewaan KONI DKI disampaikan langsung ke Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat ketika monitoring kegiatan PON ke XIX Jawa Barat 2016.

"Pertama banyak keputusan keputusan wasit yang sangat tidak profesional yang tidak menjunjung tinggi keadilan dan regulasi yang sudah ditetapkan. Sehingga berdampak pada kerugian pada atlet baik itu atlet sendiri atau kontingennya," kata Sapta di mes kontingen DKI, Hotel Patra Jasa, Dago, Bandung, Jawa Barat, Selasa (27/9/2016).

Dengan kecurangan yang dilakukan tuan rumah Jawa Barat, Sapta mengatakan banyak atlet DKI yang mentalnya turun, khususnya pada atlet muda yang baru berlaga di kancah nasional.

"Kami mempersiapkan mereka bertahun tahun dan atlet pun latihan pagi sore selama bertahun tahun, tetapi hanya di hancurkan pada satu atau dua hari, bahkan dalam waktu empat menit di cabang olah raga judo," katanya.

Sapta juga menyayangkan ulah suporter Jawa Barat yang kerap kali bertindak anarkis. Dia mencontohkan ketika kerusuhan terjadi antara tim Jawa Barat bertemu dengan Sulawesi Selatan dalam fase semifinal polo air di Kawasan Olahraga Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Senin (19/9/2016) lalu.

Akibat kerusuhan itu, atlet polo air DKI Jakarta yang tengah menyaksikan pertandingan ikut terkena imbas. Bahkan, dalam tayangan video atlet DKI Putra dan oknum penonton berseragam terlibat adu jotos.

"Kami prihatin sambutan dari suporter provinsi lainnya. Khususnya tuan rumah, yang melihat kontingen DKI seperti bukan saudara sendiri. Bukan saudara se-bangsa se-tanah air," kata dia.

"Kita semua satu bangsa setanah air, nggak perlu ada intimidasi, nggak perlu ada hal-hal yang di anggap membahayakan," lanjut Sapta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

DKI Jakarta dan Jatim Berebut Medali di bawah Tuan Rumah

DKI Jakarta dan Jatim Berebut Medali di bawah Tuan Rumah

News | Selasa, 27 September 2016 | 05:02 WIB

PON Jabar Lahirkan 40 Rekor Baru

PON Jabar Lahirkan 40 Rekor Baru

News | Sabtu, 24 September 2016 | 05:22 WIB

Jokowi Berharap PON Bisa Mencetak Atlet Berprestasi

Jokowi Berharap PON Bisa Mencetak Atlet Berprestasi

News | Sabtu, 17 September 2016 | 18:02 WIB

PON Jabar 2016 Perketat Pengawasan Doping

PON Jabar 2016 Perketat Pengawasan Doping

News | Sabtu, 28 Februari 2015 | 15:00 WIB

Ditolak Ulama, Dansa Tak Dilombakan di PON

Ditolak Ulama, Dansa Tak Dilombakan di PON

News | Kamis, 06 November 2014 | 23:59 WIB

Terkini

Deteksi Dini Preeklamsia, Kunci Tekan Stunting dan Selamatkan Ibu Sejak Masa Kehamilan

Deteksi Dini Preeklamsia, Kunci Tekan Stunting dan Selamatkan Ibu Sejak Masa Kehamilan

News | Kamis, 23 April 2026 | 17:46 WIB

Kereta Api Adu Banteng di Denmark, Banyak Korban Luka Hingga Kritis

Kereta Api Adu Banteng di Denmark, Banyak Korban Luka Hingga Kritis

News | Kamis, 23 April 2026 | 17:40 WIB

Geger! Organisasi HAM AS Dituding Suntik Dana untuk Ku Klux Klan hingga Neo Nazi

Geger! Organisasi HAM AS Dituding Suntik Dana untuk Ku Klux Klan hingga Neo Nazi

News | Kamis, 23 April 2026 | 17:38 WIB

Tragedi di Kos Benhil: Dua PRT Lompat dari Lantai 4, Polisi Dalami Motifnya

Tragedi di Kos Benhil: Dua PRT Lompat dari Lantai 4, Polisi Dalami Motifnya

News | Kamis, 23 April 2026 | 17:34 WIB

LPG 12 Kg Rp248 Ribu, Agen di Jaksel Banjir Keluhan Ibu-ibu: Kok Naik Harganya?

LPG 12 Kg Rp248 Ribu, Agen di Jaksel Banjir Keluhan Ibu-ibu: Kok Naik Harganya?

News | Kamis, 23 April 2026 | 17:28 WIB

Bukan Lagi Joki Duduk, Kecurangan UTBK Kini Pakai Telinga Bionik

Bukan Lagi Joki Duduk, Kecurangan UTBK Kini Pakai Telinga Bionik

News | Kamis, 23 April 2026 | 17:27 WIB

Siapa Karoline Leavitt? Jubir Gedung Putih, Pembela Donald Trump Paling Vokal

Siapa Karoline Leavitt? Jubir Gedung Putih, Pembela Donald Trump Paling Vokal

News | Kamis, 23 April 2026 | 17:25 WIB

Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui

Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui

News | Kamis, 23 April 2026 | 17:23 WIB

Sistem Mitigasi Dinilai Pincang, DPRD DKI Minta MRT Jakarta Perkuat Pasokan Listrik

Sistem Mitigasi Dinilai Pincang, DPRD DKI Minta MRT Jakarta Perkuat Pasokan Listrik

News | Kamis, 23 April 2026 | 17:20 WIB

Wamenkes Dante: Kelompok Anti Vaksin Tetap Ada, Lawannya Bukan Larangan tapi Informasi Akurat

Wamenkes Dante: Kelompok Anti Vaksin Tetap Ada, Lawannya Bukan Larangan tapi Informasi Akurat

News | Kamis, 23 April 2026 | 17:13 WIB