Ahok: Semua Orang Boleh Mengutip Kitab Suci

Pebriansyah Ariefana, Dwi Bowo Raharjo

Rabu, 28 September 2016 | 10:47 WIB
Ahok: Semua Orang Boleh Mengutip Kitab Suci
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menjalani sidang lanjutan di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Rabu (31/8). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Advokat Cinta Tanah Air melaporkan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ke Badan Pengawas Pemilu DKI Jakarta. Ahok dituduh menghina agama Islam.

Tapi Ahok bersikap santai dengan tuduhan itu. Menurut Ahok, semua orang berhak mengutip Al Quran Surat Al Maidah ayat 51.

"Semua orang, boleh mengutip kitab suci, kitab suci terbuka untuk umum. Siapa bilang melecehkan, dia mancing-mancing saja ngomong melecehkan," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (28/9/2016).

Ahok bahkan bingung dianggap telah melecehkan agama Islam karena pernah mengatakan jangan memilih dirinya di Pilkada Jakarta 2017 seperti yang tercantum dalam surat Al Maidah ayat 51.

"Ya silahkan saja lapor. Nah sekarang apa yang melecehkan kalau kita mengucapkan kalimat firman tuhan, orang aja juz di hafal-hafal kok dipertandingkan, kok dibilang (saya) melecehkan?" kata Ahok.

Menurut Ahok ayat suci Al Quran juga dipertandingkan dalam perlombaan, misalnya pada Musabaqah Tilawatil Quran.

"Apa itu melecehkan? Nah kamu jawab itu dulu. Kalau saya ngutip ayat suci, itu melecehkan? Yang hafalin ayat suci di omong-omongin melecehkan nggak kalau gitu? Dipertandingkan lagi dapat hadiah lagi, melecehkan nggak? Itu saja," katanya.

ACTA melaporkan Ahok dengan dugaan rasis dan menghina Agama Islam, Selasa (27/9/2016). Saat melapor, mereka menyerahkan surat Nomor :11/B/ACTA/lX/2016 ACTA dan diterima oleh Bawaslu DKI sekitar pukul 13.00 WIB kemarin.

Wakil Ketua ACTA Agustiar prihatin dengan sikap Ahok yang beberapa hari lalu secara terbuka di depan umum mengatakan jangan pilih dirinya karena Al Quran Surat Al Maidah ayat 51. Menurut Agus, Ahok telah melanggar Pasal 15 UU Nomor 40 Tahun 2008 Tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis.

Secara garis besar pasal tersebut mengatur larangan pembatasan berdasarkan ras dan etnis yang mengakibatkan pengurangan pengakuan hak asasi manusia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok Tegaskan Penggusuran Bukit Duri Tak Bisa Ditunda

Ahok Tegaskan Penggusuran Bukit Duri Tak Bisa Ditunda

News | Rabu, 28 September 2016 | 10:40 WIB

Ini Syarat Jika Cagub/Cawagub DKI Mau Menang

Ini Syarat Jika Cagub/Cawagub DKI Mau Menang

News | Selasa, 27 September 2016 | 18:21 WIB

Prasetio Siap Jadi Ketua Tim Pemenangan Ahok-Djarot

Prasetio Siap Jadi Ketua Tim Pemenangan Ahok-Djarot

News | Selasa, 27 September 2016 | 17:55 WIB

Usung Ahok, Boy: Hanya Megawati dan Tuhan yang Tahu

Usung Ahok, Boy: Hanya Megawati dan Tuhan yang Tahu

News | Selasa, 27 September 2016 | 17:42 WIB

Jika Ingin Kalahkan Ahok, Mainkan Isu Program Kerja

Jika Ingin Kalahkan Ahok, Mainkan Isu Program Kerja

News | Selasa, 27 September 2016 | 16:57 WIB

Ruhut Ngaku Diizinkan SBY Buat Jadi Timses Duet Ahok-Djarot

Ruhut Ngaku Diizinkan SBY Buat Jadi Timses Duet Ahok-Djarot

News | Selasa, 27 September 2016 | 16:31 WIB

Terkini

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:40 WIB

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:09 WIB

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:01 WIB

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:50 WIB

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:00 WIB

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 19:10 WIB

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:55 WIB

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:34 WIB

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:30 WIB

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:39 WIB