Prasetio Sebut Ada Ongkos Politik untuk Kampanye Ahok-Djarot

Pebriansyah Ariefana | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Jum'at, 30 September 2016 | 13:44 WIB
Prasetio Sebut Ada Ongkos Politik untuk Kampanye Ahok-Djarot
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. (suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Suara.com - Ketua Tim Pemenangan pasangan petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat, Prasetio Edi marsudi akan menggelar pertemuan untuk membahas besaran dana kampanye Ahok-Djarot di Pilkada Jakarta 2017.

"Ya nanti kita sepakati dulu sama tim, bahas tim, pasti ada cost politik, gotong royong semua parpol, tim Ahok-Djarot kan ada 4 parpol pengusung semua coba konsolidasi," ujar Prasetio di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (30/9/2016).

Prasetio menjelaskan partai pengusung Ahok-Djarot yang ada di DPRD DKI Jakarta siap memenangkan calon petahana. Apabila jumlah kursi partai pengsung disatukan, PDI Perjuangan, Nasdem, Hanura dan Golkar memiliki 52 kursi di legislatif.

"Kita duduk sebagai anggota dewan kan, kita punya massa nanti bisa mengembang tuh, akan bertanya ke partai pengusung nanti koordinasi ke pak gubernur juga," katanya.

Sekretaris DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta ini tidak mempersoalkan wacana Ahok yang ingin meniru konsep kampanye Presiden Amerika Serikat Barack Obama, salah satunya ialah menerapkan tiket masuk di arena kampanye nanti.

"Wacana kan sah-sah saja, itu kan kreatif, kita tinggal mengkolaborasi dengan 4 parpol, kayak dulu kita beli baju kotak-kotak Rp45 ribu satu baju, dijual relawan bisa punya rezeki, waktu jadi bendahara seperti itu untuk timses Jokowi-Ahok," katanya.

Sebelumnya Ahok mengharapakan seluruh relawan dan pendukung membantu pembiayaan dana kampanye di Pilkada Jakarta 2017. Salah satunya membuat acara-acara kampanye, yang datang harus membayar tiket masuk.

Ahok sudah memiliki rincian besaran harga tiket saat kampanye nanti. Untuk masuk ke acara kampanye, pendukung harus membayar uang Rp10 ribu. Sedangkan untuk para pejabat dan petinggi parpol harus membayar Rp2-3 juta.

Tidak hanya itu, bagi pejabat atau pengusuaha yang mau duduk di dekat calon petahana pada acara kampanye nanti juga diharuskan mengeluarkan uang puluhan juta rupiah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Prasetio Pastikan Pendukung Ahok Dapat 'Jatah'

Prasetio Pastikan Pendukung Ahok Dapat 'Jatah'

News | Jum'at, 30 September 2016 | 13:11 WIB

Ahok Curiga PNS Akan Dorong Warga DKI untuk Membencinya

Ahok Curiga PNS Akan Dorong Warga DKI untuk Membencinya

News | Kamis, 29 September 2016 | 17:59 WIB

AM Fatwa Sebut Pemerintahan Ahok Kongkalikong dengan Pengembang

AM Fatwa Sebut Pemerintahan Ahok Kongkalikong dengan Pengembang

News | Kamis, 29 September 2016 | 17:10 WIB

Prasetio Jadi Ketua Tim Pemenangan Ahok-Djarot, Nusron Sekretaris

Prasetio Jadi Ketua Tim Pemenangan Ahok-Djarot, Nusron Sekretaris

News | Kamis, 29 September 2016 | 16:55 WIB

Ahok Klaim Hampir Dijadikan Contoh Baik Pejabat Lapor Harta

Ahok Klaim Hampir Dijadikan Contoh Baik Pejabat Lapor Harta

News | Kamis, 29 September 2016 | 15:40 WIB

Terkini

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:34 WIB

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:22 WIB

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:52 WIB

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:37 WIB

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:31 WIB

Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir

Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:25 WIB

Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah

Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:16 WIB

Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia

Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:07 WIB

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:02 WIB

Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah

Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:57 WIB