Unik, Pekanbaru Jadikan Dokter Hewan Cilik Penyuluh Rabies

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 20 Oktober 2016 | 00:01 WIB
Unik, Pekanbaru Jadikan Dokter Hewan Cilik Penyuluh Rabies
Ilustrasi Rabies. (Shutterstock)

Suara.com - Pemerintah Kota Pekanbaru, Provinsi Riau menjadikan kelompok dokter hewan cilik di wilayah setempat sebagai penyuluh rabies guna mencegah penyebaran bahkan menekan angkanya di kalangan masyarakat.

"Kami memilih murid SDN 95 Indrapuri menjadi sekolah percontohan dokter hewan cilik," kata Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Pekanbaru El Syabrina di Pekanbaru, Rabu (19/10/2016).

Hal dia nyatakan pada acara temu tani nelayan se-Kota Pekanbaru, sekaligus sempena hari rabies sedunia tahun 2016 di Rumah Potong Hewan Jalan Cipta Karya Ujung no. 3 Pekanbaru.

El Syabrina menjelaskan dipilihnya SDN 95 Indrapuri ini sebagai lokasi percontohan pertama dokter hewan cilik bukan tanpa alasan. Karena di wilayah Tenayan Raya tersebut terdapat jumlah Hewan Penyebar Rabies (HPR) terbanyak di Pekanbaru. Selain itu Tenayan Raya juga menjadi kawasan yang tertinggi kasus rabiesnya dibandingkan 12 kecamatan di Pekanbaru pada tahun lalu.

"Makanya kami memilih 30 murid SDN 95 menjadi dokter hewan cilik. Tahun ini merupakan tahap percobaan," terangnya lagi.

Tujuannya adalah agar anak-anak ini bisa menjadi kader pembawa informasi kepada teman se-usia mereka juga orangtua dan lingkungan.

"Mereka sudah dididik tentang apa itu rabies, bahayanya, cara penularannya hingga penanggulangannya," terang El Syabrina lagi.

Mengapa dipilih anak-ianak menurut El mereka merupakan salah satu kelompok yang rentan kontak dengan HPR dan tertular rabies.

"Karena anak-anak suka bermain dengan anjing, kucing dan kera peliharaannya," tegas dia.

Maka dengan tahunya anak-anak terhadap penyakit rabies, mereka akan bisa menjaga diri, mengingatkan sesama teman bagaimana cara yang benar memelihara hewan penular penyakit mematikan tersebut. Menurut El program dokter hewan cilik ini merupakan percontohan pertama di Pekanbaru yang bertujuan membantu pemerintah sebagai penyebar informasi kepada warga dan lingkungan masing-masing.

"Mereka diharapkan bisa menyebarkan informasi dampak rabies, dan cara penanggulangannya dari HPR kepada teman-teman, keluarga dan lingkungannya," ujarnya.

Ia menambahkan kegiatan dokter hewan cilik ini juga sudah diikutkan pada lomba tingkat nasional dalam rangka hari bebas rabies. Dia menambahkan lagi bahwa saat ini ada 121 laporan gigitan HPR yang masuk ke kantornya. Dari HPR yang menggigit sebanyak 75 oleh anjing, 38 kucing dan delapan kera. Hasil uji laboratorium dari laporan gigitan HPR terbukti sebanyak 13 positif rabies. Sementara 78 gigitan tidak bisa dibuktikan karena sampel rusak atau hilang.

"Karena itu makanya kami saat ini menggalakkan vaksinasi rabies gratis bagi HPR," ucapnya.

Sebab hanya itu satu-satunya cara untuk membuat penyebaran rabies pada hewan peliharaan bisa dihilangkan. Pantauan antara dilapangan 30 murid SDN 95 ini sudah faham dan cekatan melakukan simulasi rabies. Bagaimana mereka menjadi penyuluh, dokter, dinas yang memberikan pemahaman terhadap penyebaran, dampak, dan penanggulangan rabies di masyarakat. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KLB Rabies di Kotim, Satu Nyawa Anak Kembali Terenggut

KLB Rabies di Kotim, Satu Nyawa Anak Kembali Terenggut

News | Sabtu, 27 Juni 2015 | 21:43 WIB

Awas, Bali Krisis Vaksin Antirabies

Awas, Bali Krisis Vaksin Antirabies

Health | Minggu, 05 April 2015 | 14:29 WIB

Cara Bali Bebas dari Rabies

Cara Bali Bebas dari Rabies

News | Senin, 03 November 2014 | 01:40 WIB

Studi: Rabies Bisa Dimusnahkan dari Seluruh Dunia

Studi: Rabies Bisa Dimusnahkan dari Seluruh Dunia

Tekno | Rabu, 01 Oktober 2014 | 18:32 WIB

Cegah Wabah Rabies, Ribuan Ekor Anjing di Cina Dimusnahkan

Cegah Wabah Rabies, Ribuan Ekor Anjing di Cina Dimusnahkan

News | Senin, 08 September 2014 | 02:00 WIB

Warga Tewas Kena Rabies, Bengkulu Gelar Vaksinasi Massal

Warga Tewas Kena Rabies, Bengkulu Gelar Vaksinasi Massal

Lifestyle | Jum'at, 05 September 2014 | 04:46 WIB

Terkini

Namanya Tersangkut di Heboh Penyadapan Ilegal, Hercules Buka Suara

Namanya Tersangkut di Heboh Penyadapan Ilegal, Hercules Buka Suara

Video | Sabtu, 07 November 2026 | 12:50 WIB

Perbedaan Facial Wash vs Facial Foam, Benarkah Makin Banyak Busa Makin Bersih?

Perbedaan Facial Wash vs Facial Foam, Benarkah Makin Banyak Busa Makin Bersih?

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 12:40 WIB

Wangi Bersih, Sopan, dan Elegan! 5 Pilihan Parfum yang Cocok untuk Ibu Guru

Wangi Bersih, Sopan, dan Elegan! 5 Pilihan Parfum yang Cocok untuk Ibu Guru

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 12:30 WIB

Kontak Tembak Pecah di Dekai Yahukimo, 7 Pucuk Senjata Api OPM Disita TNI

Kontak Tembak Pecah di Dekai Yahukimo, 7 Pucuk Senjata Api OPM Disita TNI

News | Sabtu, 07 November 2026 | 12:26 WIB

Desil 10 tapi Gaji Rp3,5 Juta, Apakah Tetap Dapat BSU Kemnaker Rp900.000? Ini Penjelasannya

Desil 10 tapi Gaji Rp3,5 Juta, Apakah Tetap Dapat BSU Kemnaker Rp900.000? Ini Penjelasannya

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 12:19 WIB

Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Wamen HAM Desak Pengusutan Transparan

Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Wamen HAM Desak Pengusutan Transparan

News | Sabtu, 07 November 2026 | 12:15 WIB

Apakah Kulit Berminyak Tetap Membutuhkan Moisturizer? Simak Faktanya

Apakah Kulit Berminyak Tetap Membutuhkan Moisturizer? Simak Faktanya

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 12:15 WIB

Langkah Awal Memahami Pasar Modal: Belajar Investasi Bersama New BIONS

Langkah Awal Memahami Pasar Modal: Belajar Investasi Bersama New BIONS

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 12:15 WIB

Kasus Penyadapan Listyo, ICW Soroti Celah Hukum 16 Tahun yang 'Dibiarkan' Ugal-ugalan

Kasus Penyadapan Listyo, ICW Soroti Celah Hukum 16 Tahun yang 'Dibiarkan' Ugal-ugalan

News | Sabtu, 07 November 2026 | 12:14 WIB

Birokrasi di Zona Nyaman: Mengapa Program Tak Efisien Terus Dipertahankan?

Birokrasi di Zona Nyaman: Mengapa Program Tak Efisien Terus Dipertahankan?

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 12:00 WIB

×