Kakak Si Brutal dari Sepatan Pernah Lapor ke Badan Terorisme

Siswanto, Agung Sandy Lesmana

Jum'at, 21 Oktober 2016 | 15:24 WIB
Kakak Si Brutal dari Sepatan Pernah Lapor ke Badan Terorisme
Lokasi penyerangan brutal dengan senjata tajam terhadap anggota kepolisian di Cikokol, Tangerang, Banten, Kamis (20/10). (Antara)

Suara.com - Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar mengungkapkan keluarga Sultan Azianzah pernah melaporkan Sultan ke Badan Nasional Penanggulangan Terorisme. Ketika itu, keluarga curiga Sultan punya aktivitas berbau teroris.

"Kakaknya sudah berupaya melaporkan ke BNPT, melaporkan dua bulan lalu. Lalu kakaknya berikan beberapa materi untuk menyadarkan adiknya. Banyak upaya, tapi gagal," kata Boy di Mabes Polri, Jumat (21/10/2016).

Sultan merupakan pemuda berusia 22 tahun asal Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, yang menyerang tiga anggota polisi secara membabi buta di sekitar pos polisi, Jalan Perintis Kemerdekaan, kawasan sekolah Yuppentek, Cikokol, Kota Tangerang, Banten, Kamis (20/10/2016). Tiga anggota polisi yang menjadi korban Sultan ialah Kapolsek Tangerang Kota Komisaris Efendi, Kepala Unit Pengendalian Massa Kepolisian Resor Metro Tangerang Kota Iptu Bambang Haryadi, dan anggota Satuan Lalu Lintas Polsek Benteng Bripka Sukardi.

Dari hasil penelusuran penyidik, kata Boy, juga ditemukan indikasi kegiatan Sultan berkaitan dengan jaringan teroris. Dan hal itu yang diyakini melatarbelakangi aksi Sultan kemarin.

"Ada proses cuci otak, doktrinasi yang berhasil terhadap yang bersangkutan sehingga melakukan tindakan seperti ini," kata dia.

Boy mengatakan selama ini keluarga sudah menasihati Sultan agar jangan sekali-kali terlibat dalam jaringan radikal.

"Usaha keluarga untuk bisa menyadarkan sangat susah. Sudah berusaha keras, tapi kondisi (Sultan) sudah kena pengaruh siapa bisa menahan," kata dia

"Ada propaganda yang nggak semuanya dipahami masyarakat kita, ada iming-iming kesejahteraan, imbalan uang, bahkan rela berangkat (ke Suriah) jual harta bendanya untuk jadi modal berangkat," kata Boy menambahkan.

Boy mengungkapkan adanya kelompok teroris yang menyasar pemuda, seperti Sultan. Pasalnya, kata dia, anak-anak muda lebih muda dicuci otaknya.

"Punya keahlian informatika, normal pemuda umumnya. Mencari pekerjaan di perusahaan di bidang IT (Informasi dan Teknologi) itu. Perjalanan itu menjembatani dia. Itulah pengaruh teknologi informasi. saya yakin ilmu pengetahuan mengenai pergerakan ini melalui IT itu," kata Boy.

Sultan kini sudah meninggal dunia. Dia meninggal setelah kehabisan darah usai ditembak polisi setelah menyerang tiga anggota.

BERITA MENARIK LAINNYA:

Ayah: Kalau Arief Bunuh Mirna, Saya Cincang di Depan Otto

Jessica Bilang Kalau Arief Mau Sabar Dulu, Mirna Selamat

Ayah Mirna Jelaskan Misteri Duit

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Wanita Diduga ODGJ Melahirkan di Pinggir Jalan Pematangsiantar, Bayi Meninggal Dunia

Wanita Diduga ODGJ Melahirkan di Pinggir Jalan Pematangsiantar, Bayi Meninggal Dunia

Sumut | Senin, 02 November 2026 | 20:26 WIB

Proteksi Double! 4 Sunscreen Lokal PDRN Ini Bikin Wajah Awet Muda dan Sehat

Proteksi Double! 4 Sunscreen Lokal PDRN Ini Bikin Wajah Awet Muda dan Sehat

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 20:25 WIB

Debut Sistem Skor 3x15 BWF, 707 Pebulu Tangkis dari 8 Negara Siap Bersaing di Superliga Junior 2026

Debut Sistem Skor 3x15 BWF, 707 Pebulu Tangkis dari 8 Negara Siap Bersaing di Superliga Junior 2026

Sport | Senin, 02 November 2026 | 20:24 WIB

Tergiur Bonus Ratusan Juta, 58 Korban TPPO Nyaris Dikirim ke Medan Perang Rusia

Tergiur Bonus Ratusan Juta, 58 Korban TPPO Nyaris Dikirim ke Medan Perang Rusia

News | Senin, 02 November 2026 | 20:21 WIB

Cara Mengaktifkan BPJS PBI yang Tidak Aktif, Ini Langkah Reaktivasi dan Syaratnya

Cara Mengaktifkan BPJS PBI yang Tidak Aktif, Ini Langkah Reaktivasi dan Syaratnya

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 20:20 WIB

Sukses Gelar Konser Solo di Seoul, Onew SHINee Umumkan Comeback Album Baru

Sukses Gelar Konser Solo di Seoul, Onew SHINee Umumkan Comeback Album Baru

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 20:20 WIB

Mary and The Witch's Flower: Kita Tak Butuh Sihir untuk Menjadi Istimewa

Mary and The Witch's Flower: Kita Tak Butuh Sihir untuk Menjadi Istimewa

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 20:15 WIB

PMI Manufaktur Melonjak, Menperin Berharap Berdampak ke Lapangan Pekerjaan

PMI Manufaktur Melonjak, Menperin Berharap Berdampak ke Lapangan Pekerjaan

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 20:14 WIB

Indeks CFX10 Menguat 0,31%, TRON Jadi Kripto dengan Kenaikan Tertinggi

Indeks CFX10 Menguat 0,31%, TRON Jadi Kripto dengan Kenaikan Tertinggi

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 20:12 WIB

Awas, Patah Tulang Pertama Bisa Jadi Awal Dari Bencana Berikutnya! Ini Kata Ahli

Awas, Patah Tulang Pertama Bisa Jadi Awal Dari Bencana Berikutnya! Ini Kata Ahli

Health | Senin, 02 November 2026 | 20:10 WIB

×