Ini Salah Satu Alasan Maraknya WNI Disandera Kelompok Abu Sayyaf

Adhitya Himawan, Erick Tanjung

Selasa, 12 Juli 2016 | 12:59 WIB
Ini Salah Satu Alasan Maraknya WNI Disandera Kelompok Abu Sayyaf
Serah terima 10 orang WNI yang sempat disandera kelompok Abu Sayyaf di kantor Kemenlu RI Jakarta, Senin (2/5). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Panjaitan menilai,‎ salah satu alasan maraknya perompakan kapal pengangkut batu bara dari Indonesia karena kapal-kapal tersebut berukuran kecil. Pernyataan itu menyusul terjadinya penyanderaan tiga anak buah kapal (ABK) WNI oleh kelompok milisi asal Filipina Abu Sayyaf‎ pada Minggu (10/7/2016) lalu.
 
"Jadi ini memang mungkin saja karena kapal batu bara kita (Indonesia) kecil, sehingga mudah disandera. Kalau besar tentu agak sulit (dibajak)," kata Luhut kepada wartawan di komplek Istana Kepresidenan, Selasa (12/7/2016).
 
Oleh sebab itu, kata dia, Pemerintah tengah mempertimbangkan agar kepal-kapal pengangkut batu bara tersebut berukuran lebih besar.
 
 "Oleh sebab itu kami lagi mikir untuk mempertimbangkan agar pengangkut batu bara menggunakan kapal yang lebih besar, sehingga ssulit untuk dibajak," ujar dia.
 
Menjadi pertanyaan, kenapa hanya tiga ABK WNI yang disandera oleh kelompok Abu Sayyaf dari ‎kapal milik Malaysia tersebut, sedangkan ABK berkewarganegaraan lain dilepas. Terkait hal itu, kata Luhut, Pemerintah masih menyelidikinya.
 
"Terus terang, kami lahi cari tahu. Kami tidak mau berandai-andai yang nanti malah jadi tidak bagus," tutur dia.
 
‎Apakah mungkin karena dua kali penyanderaan sejumlah WNI sebelumnya berhasil dibebaskan karena membayar uang tebusan, Luhut enggan menanggapi.
 
‎"Saya tidak ingin berandai-andai soal itu," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lapor 3 WNI Disandera, Luhut Menghadap Jokowi

Lapor 3 WNI Disandera, Luhut Menghadap Jokowi

News | Selasa, 12 Juli 2016 | 12:24 WIB

Bupati Flores Timur Desak Pusat Maksimal Bebaskan Tiga WNI

Bupati Flores Timur Desak Pusat Maksimal Bebaskan Tiga WNI

News | Selasa, 12 Juli 2016 | 09:35 WIB

Tiga WNI yang Diculik di Perairan Malaysia Berasal dari NTT

Tiga WNI yang Diculik di Perairan Malaysia Berasal dari NTT

News | Selasa, 12 Juli 2016 | 07:08 WIB

Pasukan Filipina Tewaskan 40 Anggota Abu Sayyaf

Pasukan Filipina Tewaskan 40 Anggota Abu Sayyaf

News | Selasa, 12 Juli 2016 | 03:25 WIB

Upaya Pembebasan Sandera

Upaya Pembebasan Sandera

Foto | Senin, 11 Juli 2016 | 18:52 WIB

WNI disandera di Malaysia, Komisi I: Negara Kita Dilecehkan

WNI disandera di Malaysia, Komisi I: Negara Kita Dilecehkan

News | Senin, 11 Juli 2016 | 15:23 WIB

Komisi I Duga Perompak Suka Culik WNI Karena Dibayar

Komisi I Duga Perompak Suka Culik WNI Karena Dibayar

News | Senin, 11 Juli 2016 | 13:53 WIB

Empat WNI Dibebaskan Abu Sayyaf, Tiga Lainnya Masih Ditahan

Empat WNI Dibebaskan Abu Sayyaf, Tiga Lainnya Masih Ditahan

News | Minggu, 10 Juli 2016 | 23:01 WIB

Tiga Warga NTT Diduga Korban Penculikan di Sabah

Tiga Warga NTT Diduga Korban Penculikan di Sabah

News | Minggu, 10 Juli 2016 | 22:31 WIB

Sebanyak Tiga WNI di Malaysia Diculik Kelompok Bersenjata

Sebanyak Tiga WNI di Malaysia Diculik Kelompok Bersenjata

News | Minggu, 10 Juli 2016 | 16:45 WIB

Terkini

Masuk 100 Perusahaan Terbesar Fortune Indonesia, InJourney Raih Fastest Growing by Growth in Profit

Masuk 100 Perusahaan Terbesar Fortune Indonesia, InJourney Raih Fastest Growing by Growth in Profit

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 20:33 WIB

4 Low pH Cleanser Berbahan Probiotic Buat Perkuat Skin Barrier Kulit Kering

4 Low pH Cleanser Berbahan Probiotic Buat Perkuat Skin Barrier Kulit Kering

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 20:30 WIB

Antrean Solar Sumsel Belum Reda, Kebutuhan 2,8 Juta KL Hanya Dialokasikan 650 Ribu KL

Antrean Solar Sumsel Belum Reda, Kebutuhan 2,8 Juta KL Hanya Dialokasikan 650 Ribu KL

Sumsel | Rabu, 23 September 2026 | 20:21 WIB

Dari Lapangan Bola Sao Paulo ke Dunia Fashion, Havaianas x KidSuper Hadirkan Koleksi Sandal Unik

Dari Lapangan Bola Sao Paulo ke Dunia Fashion, Havaianas x KidSuper Hadirkan Koleksi Sandal Unik

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 20:16 WIB

Pasokan KRL PT INKA Terlambat, Dirut KAI Buka-bukaan di DPR

Pasokan KRL PT INKA Terlambat, Dirut KAI Buka-bukaan di DPR

News | Rabu, 23 September 2026 | 20:15 WIB

Ada Retakan di Rangka Bawah, PT KAI Tarik Kembali 7 Rangkaian KRL Buatan INKA

Ada Retakan di Rangka Bawah, PT KAI Tarik Kembali 7 Rangkaian KRL Buatan INKA

News | Rabu, 23 September 2026 | 20:15 WIB

Gen Z dan Conscious Unbossing: Saat Karier Tidak Harus Naik secara Vertikal

Gen Z dan Conscious Unbossing: Saat Karier Tidak Harus Naik secara Vertikal

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 20:15 WIB

Pidato Trump di Sidang Umum PBB Menyesatkan: Klaim Akhiri 8 Perang dan Musnahkan 97 Persen Narkoba

Pidato Trump di Sidang Umum PBB Menyesatkan: Klaim Akhiri 8 Perang dan Musnahkan 97 Persen Narkoba

News | Rabu, 23 September 2026 | 20:10 WIB

KPU Sebut Permohonan Denny Indrayana Cs Soal Ijazah Gibran Tak Penuhi Syarat PHPU

KPU Sebut Permohonan Denny Indrayana Cs Soal Ijazah Gibran Tak Penuhi Syarat PHPU

News | Rabu, 23 September 2026 | 20:09 WIB

Bosan dengan Rutinitas? Festival Spesial Ini Ajak Kamu Bahagia Tanpa Perlu Tunggu Momen Besar

Bosan dengan Rutinitas? Festival Spesial Ini Ajak Kamu Bahagia Tanpa Perlu Tunggu Momen Besar

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 20:07 WIB

×