Ahli Kebencanaan Indonesia Ungkap Penyebab Banjir di Bandung

Yazir Farouk

Selasa, 25 Oktober 2016 | 02:29 WIB
Ahli Kebencanaan Indonesia Ungkap Penyebab Banjir di Bandung
Banjir Pasteur. [Twitter]

Suara.com - Ketua Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI), Prof. Sudibyakto menilai banjir yang terjadi di Bandung pada 24 Oktober kemarin merupakan banjir terparah sejak 10-20 tahun terakhir. Menurut dia, banjir semacam ini hampir selalu mengancam kota-kota besar di Indonesia.

"Lebih-lebih secara geomorfologi, kota Bandung berupa cekungan yang dikelilingi oleh banyak pegunungan di sekitarnya," kata Sudibyakto melalui siaran pers yang diterima suara.com.

Lebih lanjut kata dia, sebagai satu kesatuan sistem hidrologis, air hujan yang jatuh di atasnya akan mengalir melalui sistem sungai dan sistem drainase kota menuju ke "single outlet". Kemudian, lanjutnya, limpasan permukaan tersebut menuju ke sungai dan waduk Saguling, waduk Cirata, dan waduk Jatilihur.

"Adanya tiga waduk besar dalam satu sistem DAS tersebut dapat mengurangi risiko banjir di bagian hilir DAS Citarum seperti Purwakarta dan sekitarnya," ujar dia menjelaskan.

Adapun faktor-faktor penyebab banjir di Bandung menurut dia ada 3, yakni faktor cuaca, kondisi permukaan lahan, dan faktor manusia.

"Hujan dengan intensitas sangat tinggi berlangsung singkat akan menyebabkan kemampuan lahan tidak mampu menyerap lebihan air hujan. Sehingga kapasitas infitrasi tanah lebih kecil daripada intensitas hujan," ujarnya.

Sudibyakto mengatakan lantaran curah hujan berlangsung sangat singkat, itensitas sangat tinggi dan merata kejadiannya, akan menyebabkan debit sungai dan saluran drainase kota terlampaui. Sehingga, terjadi banjir besar yang mampu menerjang apa saja yang dilewatinya.

"Sistem drainase kota Bandung yang bertopografi miring mendukung sistem pengatusan banjir, sehingga banjir berlangsung cepat," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Banjir Bandung Makan Korban 1 Tewas

Banjir Bandung Makan Korban 1 Tewas

News | Senin, 24 Oktober 2016 | 18:42 WIB

Banjir di Bandung Perlu Penanganan Total

Banjir di Bandung Perlu Penanganan Total

News | Sabtu, 27 Desember 2014 | 13:46 WIB

Tanggap Darurat Banjir

Tanggap Darurat Banjir

Foto | Selasa, 23 Desember 2014 | 18:15 WIB

Terkini

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:24 WIB

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:39 WIB

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:28 WIB

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:39 WIB

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:59 WIB

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:37 WIB

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:35 WIB

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:05 WIB

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:54 WIB

×