Ngeri! Aksi Perampokan Terjadi di dalam Tol

Ardi Mandiri | Suara.com

Minggu, 30 Oktober 2016 | 06:24 WIB
Ngeri! Aksi Perampokan Terjadi di dalam Tol
Ilustrasi perampokan. (Shutterstock)

Suara.com - Polisi mengamankan empat orang yang hendak melakukan percobaan perampokan di Rest Area 101/102 B Tol Cipali, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Sabtu.

Kepala Bidang Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, aksi percobaan perampokan itu menimpa seorang pengemudi, Tri Wibowo (46) warga Karanganyar, Jawa Tengah, yang sedang beristirahat di dalam mobil.

"Pelaku tersebut sudah diketahui oleh petugas keamanan bernama Sugianto dan kemudian diketahui oleh pengunjung rest area yang lainnya, kemudian diteriaki maling," kata Yusri.

Ia menyebutkan identitas pelaku yang diamankan yakni Arif Hidayatulah (27) pengangguran warga Kabupaten Tasikmalaya, pelaku lainnya Kardi (57) warga Kota Cilegon, Dudung Suryana (33) warga Kota Cimahi, dan Hardi warga Pulo Merak.

Para pelaku tersebut, kata Yusri, berbeda peran saat menjalankan aksi kejahatannya di dalam tol tersebut, pukul 02.30 WIB dengan sasaran korban sedang beristirahat di mobil.

"Dua orang pelaku, Arif Hidayattullah sebagai eksekutor, Kardi yang mengamati sekitar lokasi dan Dudung menghampiri mobil Avanza, melihat pemilik mobil tidur," katanya.

Yusri menyampaikan, peristiwa itu bermula ketika korban bersama keluarganya singgah untuk beristirahat di Rest Area 101/102B di kawasan parkir Rumah Makan Piring Sewu.

Korban menggunakan kendaraan jenis Avanza warna silver nomor polisi AD 9471 TD duduk di dalam mobil dengan kondisi pintu tidak terkunci dan kaca mobil pintu tengah terbuka setengah.

Selanjutnya dua orang dalam mobil Innova warna silver nomor polisi F 1645 FM itu turun, lalu pelaku lain mengamati situasi sekitar parkir.

Aksi pelaku itu diketahui oleh petugas keamanan dan pengunjung rest Area lainnya, selanjutnya diteriaki maling hingga para pelaku kembali masuk ke mobilnya untuk melarikan diri.

"Pelaku balik lagi ke mobil Innova dengan maksud untuk melarikan diri, namun mobil tersebut sudah terkepung oleh massa, kemudian massa menghakimi pelaku," katanya.

Yusri menyampaikan, kasus percobaan perampokan itu masih dalam penyelidikan polisi lebih lanjut.

Polisi telah menahan para pelaku berikut mengamankan barang bukti berupa stik panjang berukuran 80 cm dan kendaraannya.

"Tindak lanjutnya akan dilakukan pengembangan," kata Yusri. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Empat Tersangka Kasus Perampokan Pondok Indah Segera Disidangkan

Empat Tersangka Kasus Perampokan Pondok Indah Segera Disidangkan

News | Rabu, 26 Oktober 2016 | 09:07 WIB

Seorang WNI Ditembak Perampok di Vanimo, Papua Nugini

Seorang WNI Ditembak Perampok di Vanimo, Papua Nugini

News | Senin, 24 Oktober 2016 | 06:12 WIB

Terkini

Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi

Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:09 WIB

Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM

Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:04 WIB

Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya

Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:59 WIB

Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden

Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:55 WIB

33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme

33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:48 WIB

KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta

KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:42 WIB

Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan

Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:14 WIB

Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!

Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:55 WIB

Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup

Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:37 WIB

PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar

PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:34 WIB