Jelang Demo 4 November, Muncul Ajakan #DoaUntukBangsa 3 November

Siswanto Suara.Com
Senin, 31 Oktober 2016 | 11:41 WIB
Jelang Demo 4 November, Muncul Ajakan #DoaUntukBangsa 3 November

Suara.com - Di tengah ramainya isu akan berlangsung demo besar-besaran di Ibu Kota Jakarta pada Jumat (4/11/2016), muncul poster-poster yang berisi imbauan agar masyarakat jangan terprovokasi dan ikut terpecah belah.

Poster-poster dengan pesan perdamaian tersebut, saat ini, tersebar luas di media sosial.

Salah satu poster mengajak masyarakat Indonesia untuk aksi doa untuk bangsa pada Kamis (3/11/2016) pukul 18.30 sampai selesai.

"Dimanapun anda berada, apapun agama anda, luangkan waktu sejenak untuk memanjatkan doa yang tulus dan terbaik agar bangsa ini diberi kekuatan untuk terhindar dari perpecahan. Tak ada yang lebih baik dari sebuah doa #DoaUntukBangsa," demikian tulisan poster tersebut.

Selain itu, juga tersebar poster-poster dengan gaya bercanda yang intinya tetap mengajak masyarakat jangan mau diprovokasi dengan mengangkat isu agama.

Rencana demonstrasi 4 November mendapat perhatian serius dari pemerintah, DPR, dan organisasi agama.

Sebelum menemui Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, pagi tadi, Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa demonstrasi merupakan hak demokratis warga, tapi bukan hak memaksakan kehendak dan bukan hak untuk merusak.

Jokowi menambahkan pemerintah akan menjamin hak menyampaikan pendapat, tapi juga akan mengutamakan ketertiban umum.

"Aparat keamanan sudah saya minta bersiaga dan melakukan tugas secara profesional jika ada tindakan anarkis oleh siapa pun," kata Kepala Negara.

Anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Hendrawan Supratikno meminta semua elemen masyarakat jangan membesar-besarkan isu demonstrasi.

"Kita percaya kepolisian sudah siapkan mengantisipasi itu. Kan tiap kali begitu wacananya selalu seperti itu. Nggak usah dibesar-besarkan," kata Hendrawan di Kedai Dua Nyonya, Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (30/10/2016).

Menurut Hendrawan ada kalangan yang saat ini sengaja terus menerus menghembuskan isu demo besar-besaran agar pilkada Jakarta terganggu.

"Ini bukan yang pertama, yang begini-begini waktu pilpres juga begini. Seakan akan demokrasi indonesia akan tutup buku," kata dia.

Salah satu alasan demo nanti adalah untuk meminta aparat penegak hukum memproses Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang dianggap menghina agama.

Hendrawan yang duduk di Komisi XI DPR yakin polisi bertindak profesional menangani kasus itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI